QUEEN OF CAMBION

QUEEN OF CAMBION
Ep_13..Orang Baru.


__ADS_3

"Maaf Ness..aku akan pelan-pelan" kata Marina menatap Vanessa yang meringis karena terkena Betadine atau cairan anti septik yang di oleskan oleh nya.


"It's ok bestie..tenang aja" balas Vanessa sambil tersenyum pada sang sahabat yang tampak begitu khawatir.


"Ok.. selesai" dan akhir nya sendiri sudah Marina mengobati dan membalutkan perban pada lengan Vanessa.


Tampak luka Vanessa sudah terbungkus sempurna dengan perban yang Marina balutkan..ah benar-benar si BESTie nya itu adalah calon istri idaman setiap pria.


"Makasih BESTie ku" ucap Vaness setulus hati.


"Iya sama-sama bestiku..yuk ke kantin mau makan apa aku traktir deh" balas si Marina tersenyum balik pada Vaness sambil menangkup kedua pipi Vanessa dengan telapak tangan nya.


"Aishh bestie marry me yuk..meleleh aku tuh" kata Vaness sambil bangun dan dia apit lengan Marina tanpa memberikan celah.


Mereka keluar dari UKS menuju kantin dengan Vanessa yang masih mengapit lengan Marina,hal itu tentu saja sudah menjadi pemandangan biasa bagi para siswa siswi yang melihat..Vanessa memang terang-terangan menunjukan bahwa dia memang memuja si Marina lebih dari yang lainnya memuja Marina..dia tidak perduli meski gosip semakin mencuat membuat kuping panas,kedua nya menanggapi gosip itu dengan santai bahkan seolah bodoh amat.


Jam pelajaran baru saja di mulai,para guru pun mulai memasuki kelas masing-masing untuk memulai pelajaran nya..namun berbeda dengan kelas yang Vanessa huni,kelas itu malah di masuki oleh kepala sekolah yang pastinya akan memberikan mereka semua pengumuman..entah apa mari kita dengarkan.


"Perhatikan anak-anak..kalian akan mendapatkan teman baru di kelas ini" kata Bu gempal memiliki pangkat sebagai kepala sekolah.


Kenapa kepala sekolah harus gemuk jika wanita..apa mereka terlalu banyak makan.


Sontak pengumuman dari kepala sekolah kini menjadi aksi gosip ala para siswa-siswi di kelas itu..mereka mulai bertanya-tanya siapa yang akan menjaga d teman baru mereka apakah tampan ataukah cantik.


Masih banyak lagi krasak krusuk yang terdengar di kelas itu..kelas yang tadi nya bak gersang seperti di padang pasir kini terasa bagai tengah di siram hujan yang menyejukkan.


"Anak-anak harap tenang" ujar si kepala sekolah di bantu wali kelas yang memang sejak tadi mengawasi saja.


Setelah semua murid terdiam dan tak lagi terdengar bisik-bisik di telinga,kepala sekolah tersenyum manis menatap para siswa yang sangat imut jika sedang diam dan berterimakasih juga kepada wali kelas yang sudah membantu nya menenangkan para siswa itu.


"Begini anak-anak,teman baru kalian ini adalah murid pindahan dari Eropa meski begitu dia tetap mengerti bahasa yang kita gunakan,jadi ibu harap kalian bisa menerima nya dan berteman dengan baik dengan nya mengerti?" jelas Bu kepala sekolah sedikit menerangkan bahwa murid baru itu bukan dari daerah atau negara mereka melainkan luar negeri.

__ADS_1


"Mengerti Bu" jawab semua siswa bersamaan.


Setelah nya kepala sekolah pun menyuruh murid pindahan itu masuk ke dalam kelas karena sejak tadi dia menunggu di luar..begitu si siswa masuk,suara gosip pun kembali terdengar bahkan lebih keras dari bisikan ghoib sekalipun.


"Woahhhj,cakep banget"


"Bule gaes o em ji"


"Anjayyy ada Mr Mr nyasar kemari"


"Cih muka bule aja pada heboh"


"Abang adek mau dong jadi pacar bang bul"


"Hilal jodoh gue udah keliatan di depan mata"


Masih banyak lagi dengungan yang terdengar semakin krasak krusuk di telinga kedua guru itu..kedua guru itu semakin sulit untuk mengatur pada siswa nya yang sudah kesurupan jin gosip.


"Diammmmm" ujar Bu kepala sekolah dan seketika membuat semua siswa menjadi diam tak bergeming.


Kaget cuy.


Setelah semua muridnya diam Bu kepala sekolah berdehem lalu membenarkan posisi kacamata milik nya yang sedikit miring karena hidung nya kan datar bukan seperti prosotan.


"Bagus,oke anak-anak semakin ibu tinggalkan teman baru kalian di kelas ini,ingat jangan usil dan berteman lah sewajarnya" pamit Bu kepsek lalu keluar dari kelas itu.


"Baik Bu" jawab semua siswa bersamaan mengiringi keluarnya Bu kepala sekolah.


"Baik anak-anak,kami silahkan perkenalkan diri kamu" kata wali kelas itu menyuruh si anak baru itu memperkenalkan diri.


Tampak si anak baru itu mengambil spidol di atas meja guru lalu mulai menggores papan putih itu dengan tinta spidol hitam dan menuliskan nama nya di papan itu.

__ADS_1


Zeander Renshaw


Dan lagi,lagi suara bisik-bisik kembali terdengar ketika semua siswa melihat nama si bule anak baru itu.


Sedangkan si tomboy hanya mendengus merasa malu dengan para teman kelas nya.. bagaimana tidak,bayangkan saja baru melihat yang kinclong begitu saja sudah heboh seolah itu adalah hal yang sangat spektakuler yang patut di perbincangkan.


Setelah selesai menuliskan nama nya si bule anak baru itu menoleh ke arah guru yang kini sudah duduk di kursi nya mungkin lelah dia.


"Mana tempat duduk ku pak?" tanya si bule anak baru itu tanpa peduli dengan suara-suara siswa yang memuja bahkan sitik dengan nya.


Oh iya bapak sampai lupa..itu di pojok baris ke tiga ada satu bangku kosong,kamu bisa duduk di sana" jelas si guru pada Zeander murid baru itu sambil menunjuk kursi kosong yang di maksud.


Ternyata oh ternyata yang pak guru tunjuk adalah tepat di belakang si tomboy..mau tidak mau si tomboy pun hanya diam membiarkan bangku kosong yang tak berpenghuni itu di tempati oleh anak baru.


Saat si guru menunjuk ke arah belakang bangku tempat Vanessa seketika tatapan nya dan Zean beradu..eh jangan salah sangka,jangan pikir kedua nya falling on love pada pandangan pertama ya..no and big no.


Vanessa hanya menatap malas pada Zean karena bagi nya Zean tidak lah seistimewa yang para siswa pikirkan..dia bahkan tidak perduli dengan wajah tampan,body gagah,macho bahkan tinggi dan atletis..semua yang ada pada diri Zean tak mampu membuat Vanessa kelabakan atau kelojotan seperti teman nya yang lain.


Di saat Vanessa hanya memandang malas pada Zean, Zean malah memandang Vanessa dengan tatapan tajam nya..Vanessa tak mengerti mungkin itu anak memang mempunyai mata tajam kali jadi begitu,bule kan begitu kebanyakan.


Srreettttt


"Arkshhhh" lagi dan lagi Vanessa meringis kesakitan dan dia rasa sepertinya luka goresan di lengan nya berdenyut lagi.


'Sialannn banget sih' batin nya mengumpat.


Vanessa tidak tau kenapa bisa luka goresan nya kembali berdenyut,padahal dia sudah merasa baikan setelah di obati oleh Marina.


"Ness kenapa?" tanya Marina pada Vanessa.


"Gak tau bestie, nyut-nyutan lagi" jawab Vanessa sambil melirik ke arah Zean.

__ADS_1


__ADS_2