QUEEN OF CAMBION

QUEEN OF CAMBION
Ep_22.. Makhluk Buangan


__ADS_3

"Awww Argas,kamu tadi keren banget loh" puji salah satu siswi dengan gaya centil nya.


"Iya Ar kamu itu udah kaya Batman yang langsung main tarik aja tapi itu cool banget.. mau dong di gituin juga"


"Haha..iyakah berarti aku hebat dong?" timpal Zargas tergelak karena merasa lucu dengan para fans nya itu.


"Iya dong,kamu itu hebat banget malahan..harus nya kamu itu dapet penghargaan atau predikat idol of the year tau nggak..pokok nya kamu tuh amazing tau nggak"


"Hahaha,astaga kalian ini bisa aja..kebetulan doang kok tadi" ujar Zargas yang malah kian nyaring tertawa nya setelah mendengar celotehan siswi di kelas nya.


Sementara siswi di depan nya hanya bisa menatap dengan tatapan memuja karena ketampanan Zargas meningkat berkali-kali lipat setelah tertawa..ah sungguh ingin sekali para fans itu memakan si idola.


Zalov adalah sebutan untuk fandom atau kubu Zargas,mereka kini bisa


menepuk dada di depan para Zean'er sebutan bagi fandom atau kubu Zean.


Sepulang sekolah, Zargas pun masih berusaha untuk menawarkan diri menjadi pengawal Vanessa


namun sayang sekali dia ditolak mentah-mentah bahkan sangat tegas oleh gadis tomboy itu.


"Ck,astaga kampret satu ini nyebelin banget sih..nggak usah berungkali lebay kek gini bisa nggak sih..hihhh?" sembur Vanessa saat dia berada di depan pintu kelas ketika ia akan keluar bersama Marina bestie nya.


Yah meskipun Zargas sudah menjadi penyelamat nya,tapi bukan berarti dia bisa semena-mena dong pada Vanessa sampai sebegini nya..apa dia sangat nge-fans sama Vanessa.


"Vaness" ujar sahabat nya dengan lembut sambil menggoyangkan tangan Vanessa, Marina kini tengah berusaha untuk bisa meredakan emosi gadis yang tadi hampir saja


celaka.


"Huftt rupa nya kamu itu masih belum percaya juga ya padaku" ujar Zargas sambil mendesah pelan lalu berkata lagi.


"Baiklah tidak apa-apa,kalau begitu semoga saja setelah ini kamu baik-baik saja" lanjut nya di sertai dengan gaya genit nya yaitu mengedipkan satu mata nya pada Vanessa yang kini tengah melotot ke arah nya.


Setelah itu kemudian Vanessa pun mulai berjalan dengan gontai

__ADS_1


keluar dari kelas nya..rupa nya kalimat yang Zargas ucapkan tadi malah membuat Vanessa menyelipkan rasa heran di benak Vanessa.


Kenapa si bule Asia itu berujar demikian..apa dia cenayang yang bisa tau kejadian yang akan datang..entah lah Vanessa sangat bingung dan ingin melupakan masalah nya.


#


Malam ini Zargas sudah menuju ke tempat dimana monster sombong itu berada..Ya Zean si monster tak tau diri..jujur sedalam-dalamnya diri nya sangat amat lah tidak terima atas apa yang monster siallan itu lakukan hingga membuat Vanessa hampir celaka bahkan dengan cara yang sangat lah murahan begitu.


Zargas sangat tau persis itu adalah ulah si Zean siallan.. bajjingan sekali bukan si Zean itu,dia bahkan berani mencoba untuk mencari gara-gara dengan Tuan Putri-ku..sungguh sampai kapan pun dia takkan sudi menerima kelakuan gila si monster tak tau diri itu.


Apa dia masih juga tidak paham,atau dia memang tidak tau


diri sehingga berani sekali dia mengejar Tuan Putri-ku yang begitu rupawan..bukankah seharus nya dia sudah tau bahwa dia itu sangat lah


terlarang untuk menyentuhkan tangan nya pada tuan putri-ku..dia


boleh mengincar target lain,tapi tidak dengan tuan putri-vanessa.


Apakah tidak ada makhluk sejenis dia yang memberitahukan pada nya bahwa eksistensi seperti tuan putri Vanessa-ku adalah sosok yang amat sangat terlarang bagi nya untuk di sentuh.


Dan kini,di sinilah Zargas,dia sedang melayang di depan balkon apartemen mewah nya yang ada di dunia manusia..cih,dasar monster tidak tau diri..hidup nya bahkan bermewah-mewah di dunia manusia, padahal dia hanya lah sekedar makluk rendahan,makluk buangan yang tak akam mungkin untuk diterima oleh surga maupun neraka.


Cih..tidak tau diri sekali dia.


PRANGGG...


Sungguh mahkluk yang tak tau di untung masih bisa-bisanya berlagak hebat..benar-benar tak tau diri bukan,bahkan tak tau derajat.


Hanya dengan gerakan tangan yang sederhana,Zargas sudah bisa membuat kaca balkon di apartemen si mahkluk sok hebat tersebut


pecah berkeping-keping..hahaha mari kita lihat bagaimana dia ingin bermain dengan nya..huhhh apa dia pikir Zargas ini takut padanya.


Jangan harap.

__ADS_1


Tampak Zean dengan segera langsung memburu ke tempat dimana Zargas berada bersama


asisten nya yaitu LiBird..wajah nya sangat lucu dan membuat Zargas tersenyum miring melihat nya.


"Dasar iblis laknat!!" umpat Zean memberikan sumpah serapah pada Zargas begitu dia mengetahui apa


yang sudah Zargas lakukan pada tempat tinggal nya.


Tapi bukan nya kesal atau marah dengan umpatan si mahkluk tak tau diri itu,dia justru memberikan seringai terbaik nya sembari tubuh nya yang masih tetap melayang di depan balkon apartemen Zean.


Zargas memang melayang dan itu adalah suatu hal yang sangat mudah bagi nya,ya bagaikan bernapas saja karena saking mudahnya.


"Aku memang laknat,tapi kau..hahaha kau hanya makhluk


terkutuk yang tak tau diri..haha" ujar Zargas sangat santai dengan sebuah seringai yang begitu jelas terpatri di wajah tampan khas lelaki asia timur milik Zargas.


Bukan kah si mahkluk buangan itu sangat suka untuk memprovokasi tuan putri-nya,maka kini dia akan menuai provokasi yang sangat manis dari Zargas.


Tampak Zean kini sudah akan menggerakkan tangan nya dengan penuh amarah,namun LiBird segera


memegang tangan tuannya itu dan


menggelengkan kepala seolah dia sedang mencegah tindakan sang majikan.


"Arghhhhhh.. sialannnn!" teriak Zean dengan sangat gusar sembari


menurunkan tangan nya kembali ya lebih tepatnya sih menyentak nya.


"Hahah,kenapa tuan tidak tau diri yang terhormat,apa kau takut jika kekuatan mu bisa saja terendus oleh kaum penjaga" kata Zargas mengejek Zean dengan kekehan


nyinyir yang mana malah menghasilkan tatapan membunuh dari tuan tidak tau itu.


Hahaha Zean tau kenapa

__ADS_1


LiBird segera menghentikan aksi Zean, karena dia tidak ingin para kaum penjaga yang keberadaan nya tersebar di bumi manusia ini akan bisa mengendus kekuatan Zean,dan hal itu tentu saja malah akan berakibat lebih buruk bagi si tuan sok hebat itu.


__ADS_2