QUEEN OF CAMBION

QUEEN OF CAMBION
Ep_17..Masih Didera


__ADS_3

Pagi nya seperti biasa,Vanessa dan Marina kini sudah berada di kelas mereka..tak ada drama menodong PR dan itu membuat Vanessa bagai terguyur hujan yang menyegarkan..tak dia biarkan teman sekelas nya merengek meski merengek pun dia tak perduli..sakit hati nya membuat nya menjadi kejam dan tak berperasaan hanya pada mereka tidak dengan Marina.


"Ness kamu liat bulpoin ku nggak?" tanya Marina yang masih mengobrak abrik isi tas nya.


Vanessa menoleh ke arah Marina yang masih setia mengorek isi tas nya.


"Nggak bestie..lah emang kamu taro dimana..makannya jangan kebanyakan nonton kartun" ejek Vanessa meledek Marina.


"Ck apa nggak ingat semalem aku kan repot sama luka kamu yang ngeluarin banyak darah" bantah Marina tak mau kalah di tuduh. nonton kartun terus.


"Hahaha aku lupa bestie" dan Vanessa hanya bisa nyengir karena tidak mengingat nya.


Semalam mereka sangat heboh dan panik sendiri karena luka Vanessa terus saja mengeluarkan darah dan tak mau berhenti hingga Marina berinisiatif untuk membawa Vanessa ke rumah sakit,namun si tomboy itu tak mau dan malah mengancam nya.


"Kalo kamu bawa aku ke rumah sakit aku bakal minggat dan nggak mau kenal kamu lagi bestie" pekik Vanessa semalam yang membuat Marina menyerah.


Dan akhirnya kedua nya pun mengobati luka itu dan kamar Marina yang bersih semalam sudah penuh dengan tisu bekas darah..satu box tisu habis untuk menyeka dan mengelap darah Vanessa..saking banyak nya.


Namun Marina juga merasa aneh sekaligus lega meski darah yang keluar sangat banyak tapi Vanesss tidak terlihat pucat atau merasa pusing dia cukup takjub dengan daya tahan tubuh sahabat itu yang begitu kuat.

__ADS_1


Dan berkat kejadian semalam dia juga tau bahwa si Vannessa ternyata takut dengan jarum suntik..dia tertawa sampai menangis mendengar hal itu.


"Yayyy ketemu juga..ishhh ternyata nyelip di buku sejarah" deru nya dengan wajah sumringah karena berhasil menemukan bulpoin nya.


"Dasar pikkun" kini gantian Vanessa yang mencubit hidung Marina.


"Nesss,awaw..sakit ishhh" pekik Marina saat hidung nya di tarik oleh Vanessa.


Saat Vanessa dan Marina sedang bergurau dengan aksi masing-masing, tiba-tiba Vanessa memekik merasakan sakit di lengan nya.


Srreettttt....


Marina dengan sigap menoleh ke arah lengan Vanessa,dia khawatir luka itu akan terbuka lagi setelah semalam mereka berjuang menghentikan pendarahan nya dengan obat seadanya.


Wushhhh...


Zean lewat di dekat bangku kedua gadis yang kini sedang repot sendiri untuk mengobati luka Vanessa..netra nya hanya melirik sekilas ke arah Vanessa di iringi seringan yang mampu Vanesa tangkap.


Brakkkkk....

__ADS_1


Vanessa hendak bangkit dari duduknya namun dengan sigap Marina menahan nya dan memaksa Vanessa agar tetap duduk..rupa nya kini dugaan Vanessa semakin yakin bahwa memang kuakui yang dia miliki ada kaitan nya dengan si bule siallan itu..tapi entah bagaimana si bule itu melakukan nya.


Vanessa hanya memenuhi curiga bahwa Zean menggunakan ilmu hitam dan sebagainya.


"Nesss,udah jangan gitu..jangan berurusan sama dia firasat ku nggak baik tentang dia" kata Marina menatap Vanessa dengan tatapan memelas.


"Tapi dia___" belum selesai Vanessa berujar Marina sudah memberikan nya senyuman manis yang mampu membuat emosi dalam diri Vanessa mereda.


"Hufttt" Vanessa hanya bisa menggeram tertahan lalu melirik ke arah Zean yang malah sedang tersenyum namun senyuman nya itu senyum penuh ejekan.


Melihat itu emosi Vanessa kembali naik namun lagi dan lagi Marina mampu membuat emosi Vanessa mereda.


"Apa kau anjiiiing hanya bisa menggeram dan menggonggong?" ujar Zean memprovokasi Vanessa secara terang-terangan namun dengan suara lirih.


"Bajjingan lu siallan" pekik Vanessa yang nyaris melayangkan tinju nya ke arah Zean.


"Nesss udah..stop jangan di ladenin" Marina lagi dan lagi hanya bisa menahan Vanessa yang kian tersulut emosi oleh Zean.


"Bukan kah ada pepatah yang mengatakan biarkan anjing menggonggong" tambah nya sambil tersenyum hangat mengusap lengan Vanessa.

__ADS_1


"Hahha bener katamu bestie..dia kan emang lagi menggonggong kaya anjiing nya pak RT" balas Vanessa yang merasa senang karena sahabat nya malah memberikan kalimat yang tepat untuk Zean.


__ADS_2