QUEEN OF CAMBION

QUEEN OF CAMBION
Ep_7..Perih Yang Tersimpan.


__ADS_3

"Ishhh biarin aja oma..itu kan juga sebagai bayaran karena aku juga di repotkan oleh mereka" jawab Vanessa dengan mulut penuh makanan menjawab ucapan oma nya.


"Nih anak ya astaga..telan dulu makanan nya sayang nanti kalau tersedak bagaimana,dan jangan lupa loh sisakan untuk opa juga lauk nya" kata oma menegur lembut karena Vannessa memang kebiasaan kalau makan selalu begitu.


Entah nurun dari siapa kebiasaan buruk nya itu.


"Ada apa sih" kata opa yang baru kembali dari belakang setelah mencuci tangan nya lalu berkata lagi.


"Lah,kenapa lauk nya tinggal dikit..astaga" lanjut opa sambil terbelalak melihat lauk kesukaan nya tinggal sedikit karena cucu nya juga suka dengan kesukaan nya.


"Sorry opa..hehe abis opa lama jadi Vaness libas juga kan sayang makanan seenak ini nunggu kelamaan" kata Vanessa mengelak dan membuat sang opa hanya berdecak karena kelakuan cucu nya itu sangat seenak nya.


"Ini anak udah berapa kali oma bilangin hm..telan dulu makanan nya baru bicara..lihat tuh nasi nya berhamburan keluar dari mulut mu itu loh..astaga" tegur sang oma lembut karena dia memang sesayang itu dengan Vanessa cucu nya.


"Yes mam" balas Vanessa dan langsung dia telan semua yang ada di mulut nya hingga di piring tampak tandas tak tersisa sebutir nasi pun.


Setelah nya dia pun mengambil minum yang ada di teko yang tersedia di samping bakul nasi lalu dia tuangkan air teh manis itu dan dia minum hingga membuat rasa seret di tenggorokan nya hilang seketika.


"Aahhh segarnya" kata Vanessa sambil duduk menyandar di kursi dengan mengusap perut nya yang kekenyangan.


Sang opa dan oma nya hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan cucu semata wayang nya..sedangkan yang di perhatikan hanya bisa nyengir tak berdosa memperlihatkan ketengilan nya di depan dua orangtua itu.

__ADS_1


Dalam hati Vanessa menjerit memendam rindu terhadap sosok orangtua kandung nya..dia sangat ingin memiliki sosok ayah yang mampu membuat nya merasa aman dan nyaman..dia juga ingin memiliki ibu yang bisa membuat nya tenang di kala dia sedang gundah..menjadi tempat curhat terbaik nya seperti kebanyakan anak di luaran sana.


Meski opa dan oma nya terus melimpahkan kasih sayang nya pada Vanessa namun hati terkecil Vanessa masih saja merasa kurang karena tak ada orangtua kandung nya..bukan dia tidak tau terimakasih tapi meski begitu tetap saja ada rasa berbeda yang dia rasakan ya karena Memnag pada kenyataan nya adalah mereka berdua bukan kah ayah dan ibu yang dia rindukan,melainkan hanya nenek dan kakek nya.


Meski begitu dia tetap bersyukur karena masih ada yang menyayangi nya setulus hati..tanpa ayah dan ibu dia tak kekurangan kasih sayang ya meski berbeda sih tapi sudah lah cukup dia pendam sendiri saja agar tak membuat kakek dan nenek nya itu sedih.


#


#


Oma selalu ingin menangis setiap dia melihat senyum cerah di wajah Vanessa nya..sejak dia lahir ke dunia ini,dia bahkan belum pernah tersentuh tangan kedua orangtua kandung nya..ibu nya yang tiba-tiba saja menghilang sesaat setelah melahirkan nya dan ayah nya yang entah lah sampai kini mereka tak ada yang tau siapa orang itu.


Awal nya sang opa sempat akan membunuh Vanessa ketika tau bahwa setelah melahirkan Vanessa putri nya Nirvia malah menghilang tak tau kemana..di tambah bayi yang waktu itu masih sangat merah yang bahkan tak memiliki detak jantung dan tak menangis kala di lahirkan waktu itu.


Sang opa mengira bahwa Vanessa memang lah anak iblis,waktu itu sang oma rela bersujud di kaki suami nya sembari mendekap bayi mungil nan cantik itu..dia memohon pada suami nya yang saat itu siap melayangkan parang tajam nya untuk menebas makhluk mungil nan suci yang ada di pelukan nya.


"Kumohon jangan yah..demi tuhan yah jangan lakukan hal gila ini..dia tidak bersalah,dia masih sangat suci yah dan dia adalah satu-satunya peninggalan anak kita Nirvia yah..jangan kau sakiti bayi ini apa kau tak ingat betapa keras nya Nirvia berusaha demi bisa melahirkan anak ini,jangan pernah kau menyentuh nya dengan niat tak baik mu itu yah" kata oma yang kalap saat itu ketika Vanessa baru lahir dan Nirvia menghilang.


Benar saja sang opa waktu itu langsung menurunkan parang nya dan membuang nya ke sudut kamar lalu ikut menangis bersama oma.. sungguh kejadian itu tak bisa oma dan lupakan begitu saja karena kejadian itu adalah kejadian dimana kehidupan mereka berubah.


Tepat setelah Vanessa menginjak usia balita,mereka memutuskan untuk pindah ke kota lain yang jauh dari penduduk desa karena mereka tak mau membuat cucu nya terluka oleh penduduk durjana di sana.

__ADS_1


Saat itu mereka menjual semua harta kekayaan yang mereka miliki demi untuk bisa memenuhi hidup mereka di kota sebrang,ya setidak nya orang di kota sebrang tidak seperti penduduk kampung sebelum nya yang suka mencampuri urusan orang lain.


Kedua orangtua itu hanya ingin memberikan kehidupan baru yang nyaman dan aman untuk cucu mereka, satu-satu nya peninggalan anak mereka Nirvia.


Di sini lah mereka hidup dengan sangat sederhana..bukan lagi seperti orang yang berkelimpahan harta seperti sebelum nya..namun di balik semua itu justru hidup mereka semakin tentram dan damai..jika mereka memikirkan lagi bahwa senyum Vanessa ada terselip arti lain di dalam nya.. seperti ada yang tengah dia sembunyikan.


"Oma..hellow..Oma" panggil Vanessa membuat lamunan Oma teruraikan dan langsung dia menatap cucu tercinta nya dengan sebuah senyuman manis.


"Kenapa hm..apa mau nambah lagi?" tanya sang Oma sambil melirik piring lauk yang ada di depan mereka yang bahkan sudah bersih dari segala noda.


"Nggak Oma..bisa meledak perut Vanessa kalau tambah lagi.. Vaness cuma takut Oma kesambet kalau melamun kelamaan hehe" kata Vanessa sambil mengusap-usap perut nya yang penuh dengan makanan.


Sang Oma hanya tersenyum lebar lalu dia usap pucuk kepala cucu kesayangan nya itu dengan lembut.


"Ngelamun juga gak apa-apa,kan gak ada setan yang doyan sama oma,Oma sudah tua" kata oma membuat Vanessa terkekeh.


"Hahaha..bener tapi mereka doyan nya sama aku" balas Vanessa.


"Haha,kamu jangan keseringan melamun biar setan nya gak doyan" sahut sang opa yang di sambut tawa Vanessa.


Mendadak setelah oma mendengar ucapan sang suami seperti ada luka baru yang tergores di hati nya..dia selalu berfikir sampai sekarang bahwa mungkin waktu dulu putri nya di ganggu setan hingga bisa hamil tanpa sebab..padahal dia sangat tau meski putri nya itu kembang desa tapi dia bukan lah perempuan gampangan apalagi suka genit dengan pria lain karena dia sudah memiliki tunangan sendiri waktu itu.

__ADS_1


__ADS_2