
Semenjak insiden pot bunga yang secara misterius jatuh dari lantai atas,perlahan bencana kecil seolah terus saja menguntit Vanessa..
apapun jenis nya dari yang masuk akal,hingga di luar nalar pun semakin sering menghantui Vanessa.
Ditambah lagi dengan kembali nya si Zean ke kelas Vanessa,pasti sudah bisa dipastikan bahwa itu akan
menimbulkan gelombang keributan baru di sekolah itu..dan juga tmpak nya Zean juga sangat berusaha keras agar kembali bisa lebih dekat secara jarak dengan Vanessa.
Ya, Zean memang menyuruh LiBird untuk melakukan sesuatu pada Kepala Sekolah agar bisa memutus kan kembali nya Zean ke kelas semula seperti sebelum nya..dengan begitu Zean akan lebih mudah untuk mengganggu Vanessa dan bermain-main dengan nya.
Keputusan mengejutkan daru Kepala Sekolah tentu sajat tidak bisa di ganggu gugat oleh siapa saja..tidak seorang pun..sedangkan Vanessa hanya bisa mendengus,berbanding
terbalik dengan para penghuni kelas yang rata-rata penggemar atau fans Zean yang kembali merayakan kepulangan Zean ke kelas mereka.
Para ZeaN'er kelas 2 pun mulai mengadakan pesta di kantin meski Zean tidak menanggapi undangan mereka untuk datang..toh tetap
saja sikap dingin Zean itu masih
merupakan pesona tersendiri bagi
__ADS_1
pemuja nya.
Sudah dikatakan sebelum nya,bahwa berbagai insiden aneh terus menerpa Vanessa dan Zargas jiga tau persis ulah siapa itu..contoh nya saja seperti saat pelajaran olah raga,ada latihan voli untuk kelas Vanessa.
Ketika murid lelaki masih bermain voli dengan para murid wanita.. mereka berkerumun di samping lapangan outdoor,namun tiba-tiba saja ada bola dari spiker yans semesti nya melaju lurus menukik, tiba-tiba saja bisa berbelok tajam ke
arah penonton,ke spot di mana Vanessa duduk bersama Marina di pinggir lapangan.
DHUAK!!
Tak dinyana,bola itu diterjang oleh Zargas tepat waktu sebelum bola itu menghantam keras ke wajah Vanessa..namun,gara-gara Zargas
Semua menahan napas ketika menyaksikan adegan uwu itu..para Zalover dari Zargas pun merasakan hati mereka seperti sedang diremas erat karena terpaksa melihat kejadian tersebut.
Dalam angan terliar mereka,mereka berharap itu bukan Vanessa namun mereka sendiri..sedangkan para Zean'er fans Zean hanya bisa
mencibir saja merasa idola mereka kalah pamor.
"Hehee,hay Ness" ujar Zargas yang hanya bisa memberikan cengiran tampan nya pada Vanessa yang
__ADS_1
sudah melotot galak dan selanjut nya Vanessa pun mendorong Zargas kuat-kuat hingga pria berwajah oriental itu terguling kecil di rerumputan.
"Cih dasar Vanessa gaya nya aja selangit" umpat lirih salah satu Zalover yang ada di dekat Vanessa yang masih menatap sirik pada si tomboy itu.
"Iya ish,harus nya kan dia ngucapin makasih atau apa lah sama Zargas" Zalover lainnya pun menimpali
dengan aura kecemburuan yang jelas pekat tercium.
"Biasa lah,mungkin dia golongan pemalu,atau...munaffuck mungkin.. hihihihi...." siswi lain nya juga makin mengobarkan api perang tanpa malu-malu lagi.
Biasalah,fans bisa dibayangkan bukan seperti apa jika fans fanatik disulut api kecemburuan..apalagi jika idola mereka disakiti,di senggol saja mereka siap perang.
Ah,padahal Vanessa kan hanya mendorong Zargas saja,itu pun tidak menimbulkan luka atau apapun pada sang idola..emang siallan si siswi ganjen itu.
Banyak terdengar gumaman miring dari para Zalover di kelas 2 yang sangat tidak mengenak kan di dengar oleh kuping Vanessa.
"Heehh,kalian para cabe,bisa gak sih gosipin gue nya di empang aja biar sama-sama baunya kayak kalian tuh ,bau taii" bentak Vanessa yang langsung menghardik para fans idola siallan mereka.
Dia melotot kejam pada para Zalover yang masih menatap keji kearah nya.
__ADS_1