Rahimku Milik Tuan Zayn

Rahimku Milik Tuan Zayn
Episode 09


__ADS_3

Sesampainya di rumah Sky langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur lepek miliknya. " kak sepertinya malam ini aku gak masuk kerja dulu" ucapnya dengan lemah.


"ya sudah gak apa,nanti gue bilang sama momy Linda, sekarang istirahat aja gue mau masakin lo nasi dulu" setelah meletakan tas juga obat milik Sky Marina langsung berjalan keluar dari kamar Sky.


Sky melihat ke arah fotonya dengan Rayyan 6 tahun yang lalu saat dirinya baru masuk kelas 1 smp mereka bertemu dan mulai meresmikan status pacaran mereka setelah kenal 3 bulan, mereka selalu berhubungan secara umpet umpetan saat orang tua Devan ada di dalam negri, beruntung kedua orang tua Rayyan tinggal di Melbourne dan jarang pulang jadi mereka bebas bersama untuk beberapa tahun. tapi sekarang mereka sudah jelas berpisah menurut informasi yang dia dapat dari teman teman Rayyan kalau Rayyan sudah di bawa ke Melbourne untuk sekolah juga menikah di sana.


"kenapa kita harus bertemu sih kak, kalau akhirnya kita harus berpisah seperti ini, aku juga sudah kehilangan kehormatan ku demi kamu, apa yang harus aku persembahkan nanti untuk suamiku kak" air matanya menetes kembali teringat kenangan manis mereka. Sky gak ada rasa benci sedikit pun pada Rayyan meski Rayyan sudah ingkar janji dan meninggalkan nya di sini.


"Sky, kenapa nangis, ada yang sakit sini gue obatin" ucapnya dengan panik.


"emm gak ada kak, semua aman baik baik aja " ucapnya bohong.


"kamu inget laki laki bajingan itu lagi?" tanya nya dengan geram. "sudah lah Sky lupain laki laki modelan gitu masih banyak laki laki yang lebih baik dari dia, kamu harus bisa move on dan cari laki laki lain aku yakin kamu pasti bisa" ucapnya dengan percaya diri.


"kakak enak bicara seperti itu, tapi jadi aku itu gak mudah kak, bayangkan kita sudah pacaran selama 6 tahun lebih begitu banyak kenangan manis saat kita bersama kak, di tambah aku sudah menyerahkan kehormatan ku pada dia, aku takut nanti kalau aku cari pasangan lagi dia gak akan bisa menerima aku apa adanya kak" ucapnya sambil terisak. Marina akhirnya diam dia mau bicara pun rasanya percuma saja karena Sky lagi patah hati ucapan nya gak akan masuk.


"ya udah lah, terserah lo aja. itu nasi udah gua masakin di dalam Ricecooker terus lauknya juga udah gua taruh di lemari tempat makanan, sekarang udah sore gue pulang dulu. maaf gak bisa nemenin lo di sini soalnya nanti malam kan gue kudu kerja " Sky mengangguk mengerti. "gak apa kak, makasih banyak ya sudah bantuin aku "


marina mengangguk setelah pamit dengan Sky marina pun pergi keluar dan pesan gojek untuk mengambil motor pacarnya yang dia tinggal di rumah sakit tadi.


***

__ADS_1


Di kantor nya Zayn sudah bersiap untuk pulang tiba tiba pikirannya teringat dengan perempuan yang dia tolong tadi malam. Zayn pun berniat akan melihat nya sebentar.


"Arka kau pulang lah duluan, biar aku bawa mobil sendiri aku ada urusan sebentar" ucapnya sambil masuk kedalam mobilnya. Arka pun sama masuk kedalam mobil yang selalu Stay di kantor untuk nya pulang kalau bos nya tiba tiba ingin pulang sendiri.


Zayn melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, setelah sampai di depan kontrakan Sky Zayn tidak turun dari dalam mobil dia hanya melihat dari dalam mobilnya. terlihat Sky sedang berjalan dengan tertatih karena kakinya yang keseleo sambil membawa piring juga segelas air putih Sky duduk di kursi pelastik yang ada di ruang tamu nya sambil makan.


melihat gadis itu yang sudah lebih baik Zayn pun pergi melajukan mobilnya kembali untuk segera pulang.


****


"Ah, lebih cepat sayang" desahnya sambil meremas rambut Azfer. Kamar hotel yang tadinya sepi dan dingin sekarang menjadi panas juga berisik dengan suara ******* juga leguhan dari kedua insan yang tengah melakukan ritual menyatukan tubuh nya.


Setelah terdengar suara ******* panjang kamar itu pun mendadak sunyi kembali hanya terdengar suara nafas yang ngos-ngosan seperti sudah lomba maraton.


"Terima kasih sayang, kalau kau butuh jasa ku lagi jangan sungkan menghubungi ku oke" ucapnya dengan centil.


"hemm" hanya itu jawaban dari Azfer.


dia pun segera memunguti pakaian yang tergeletak naas di lantai. dan memasukan nya kedalam tong sampah. buat apa di bawa, toh sudah tidak bisa dipakai lagi karena bajunya sudah di robek oleh Azfer tadi.


selesai membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian baru dia memoles sedikit wajahnya setelah itu keluar dan pergi dari hotel itu. "akh sial, kenapa setiap perempuan yang aku temui selalu rasanya tidak nikmat, hambar" ucapnya sambil bangkit dari ranjang king sizenya dan masuk kedalam kamar mandi untuk mengguyur tubuhnya dengan air dingin. begitulah Azfer dia selalu merasa tidak puas. itulah kenapa dia tidak suka memakai wanita yang sudah pernah di coba nya.

__ADS_1


***


Sesampainya di rumah Zayn di sambut antusias oleh istrinya. "tumben pulang nya agak malam Mas," di lihatnya waktu sudah menunjukan pukul 8 malam.


"iya sayang tadi ada sedikit urusan di luar, tapi kamu tenang saja sekarang urusan nya sudah selesai". zayn langsung merangkul istri nya dan berjalan menuju ruang makan.


" kamu mau makan pake lauk apa mas?" tanya nya sambil memegang sendok.


"pake ayam bakar, sama sambal yang itu saja sayang " ucapnya sambil menunjuk lauk apa yang dia inginkan.


setelah istrinya ambilkan Zayn pun makan dengan lahap karena memang dirinya sudah lapar.


"mas, aku minggu depan ada pemotretan di luar kota boleh gak aku pergi?" tanyanya dengan hati hati. takut menerima respon tak mengenakan dari suaminya.


Zayn menatap istrinya dengan lembut, Zayn tau carissa bukanlah orang rumahan yang bisa diam makannya pasti Carrisa bosan kalau di rumah terus apalagi tanpa adanya anak dalam keluarga mereka.


"boleh boleh aja sayang, tapi nanti disana jaga diri yang baik yah, jaga mata juga hati " ucapnya sambil terkekeh pelan.


"kamu serius izinin aku mas?" tanya nya dengan mata berbinar bahagia, Zayn pun mengangguk pasti.


"pergilah" ucapnya lembut.

__ADS_1


"makasih mas, aku akan jaga kepercayaan kamu, kamu tenang aja ya mas" Carrisa bergelayut manja di lengan suaminya. Zayn pun mengangguk sambil mengecup kening istrinya.


"ya udah masuk kedalam kamar yuk, udah malam waktunya kita istirahat" ucapnya.


__ADS_2