
pagi harinya rumah Sky di ketuk oleh seseorang, karena pintu gak di kunci diapun leluasa masuk kedalam kontrakan kecil sky.
"Sky, ko sepi sih mana pintu gak di kunci ceroboh banget tu anak" gerutunya. Marina masuk ke dapur tapi di dapur belum ada tanda tanda kalau dapur itu sudah ada yang memasuki.
"Sky" teriaknya sambil memasuki kamar. Marina terbelalak kaget melihat keadaan Sky yang tak sadarkan diri. "Sky ya ampun lo kenapa seperti ini, Sky bangun" Marina terus mencoba membangun kan Sky namun Sky masih betah memejamkan matanya.
Marina lari keluar rumah untuk mencari pertolongan, pas keluar rumah kebetulan pak rt lewat di depan rumah kontrakan Sky.
"pak, pak tolong pak, temen saya pingsan di dalam tolong bantu bawa kerumah sakit pak" ucapnya dengan suara serak dan tubuh gemetar.
pak rt menelpon istrinya untuk membawa mobil kerumah sky setelah mobil tiba dengan sigap pak rt juga para warga membawa Sky yang tak sadarkan diri dengan tubuh penuh luka memar. di pipi pergelangan tangan, pergelangan kaki juga di bahu dan betisnya.
Marina mengikuti kendaraan pak rt yang melaju di depan nya sementara marina mengikuti dari belakang menggunakan motor pacar nya, karena mobil miliknya di pake oleh pacar nya.
sesampainya di rumah sakit Sky langsung mendapat penanganan pertama, dari dokter.
"keluarga pasien" panggil suster. marina pun berjalan mendekat ke arah suster.
"saya kakak nya Sus" suster mengangguk. "anda di panggil dokter Rendy, silahkan masuk" Marina langsung masuk kedalam ruangan tempat Sky di periksa. di sana sky masih terbaring lemah tapi kesadaran nya sudah kembali terlihat dia menoleh ke arah marina saat terdengar pintu terbuka. Marina pun menghela nafas lega melihat sahabat nya sudah siuman.
"silahkan duduk mba" Marina pun mendudukan bokongnya di kursi berhadapan dengan dokter Rendy.
"gimana keadaan adik saya dok?" tanya nya langsung pada intinya.
"kondisi nya stabil, tidak ada yang perlu di khawatirkan. sepertinya dia kemarin habis di pukulin orang, apa adik anda punya kekasih atau suami mungkin?"
"adik saya masih jomblo dok" ucapnya. dokter pun mengangguk.
"baiklah, karena pasien tidak ada masalah yang serius, hanya memar bagian luar saja jadi pasien tidak perlu di rawat inap dia hanya kelelahan dan kakinya keseleo nanti oleskan saja krim yang sudah saya resep kan, di sini ada krim untuk memar nya juga.smoga lekas sehat kembali" ucap dokter Rendy.
__ADS_1
"baik dokter, Terima kasih" dokter Rendy mengangguk lalu pamit keluar dari ruang tempat Sky di periksa. setelah dokter keluar Marina berjalan ke arah bangsal di mana sky terbaring lemah di sana.
"Sky gimana udah baikan" Sky mengangguk lemah. rasanya badan nya seperti tak bertulang begitu terasa lemas.
"Sky sebenernya apa yang terjadi sama lo kemarin? kenapa bisa seperti ini?" tanyanya dengan penasaran.
sky mencoba membangun kan tubuh nya, dan menyender di bantal yang sudah marina susun supaya Sky lebih nyaman.
"sudah nyaman? Sky mengangguk.
" makasih ya kak" ucapnya.
"sekarang coba ceritakan apa yang sebenarnya terjadi sampai membuat tubuh lo menjadi memar memar begitu, ini juga pipi lo sampai membiru begini seperti bekas tamparan siapa yang menampar kamu?" Sky sampai pusing mendengar rentetan pertanyaan dari marina.
"Jadi kemarin itu sempat ada insiden kecil, aku kan pernah cerita waktu itu ada yang sempat ingin melecehkan ku terus aku tampar dia, aku kira dia tidak akan memperpanjang masalah tapi ternyata malam tadi setelah kaka pulang dia mencegat aku, dan memaksa ku untuk melayani nya, jelas aku tolak tapi dia malah menyiksa ku tanpa ampun" jelas nya. menjeda ucapan nya.
"kemarin pas aku di paksa naik kedalam mobil pria tua itu ada orang yang menolongku kak, dia pukul tengkuk pria yang menyiksa ku sampai pingsan. dan membawa ku masuk kedalam mobil nya. setelah itu aku gak ingat apa apa lagi" ucapnya.
"tega banget tu orang, nolong ko setengah setengah kenapa gak nungguin kamu sampai siuman dulu atau coba menelpon ku gitu" gerutunya. "berarti kamu pingsan dari semalam dong? " tanyanya.
"enggak kak, tadi pagi aku sempat bangun tapi tiba tiba kepala ku pusing dan gak ingat apa apa lagi,
udah lah kak, dia sudah membawa ku pulang juga udah alhamdulillah, nanti kalau sampai aku bertemu lagi dengan laki laki itu aku akan berterima kasih padanya" ucapnya.
"hemm ya sudah lah, sekarang udah baikan belum kuat gak buat jalan ke depan?" Sky mengangguk "aku kuat ko kak"
Marina meminta kursi roda pada salah satu perawat di dekat ruangan mereka. setelah mendapat kan kursi rodanya, marina mendorong Sky menuju ke apotek untuk menebus obat.
******
__ADS_1
"Assalamu'alaikum ma" Zayn masuk kedalam rumah orang tuanya yang terlihat sepi. dia terus berjalan masuk kedalam mencari orang yang di carinya.
"bi, mama kemana?" tanya nya pada salah satu pelayan di rumah mamanya.
"nyonya ada di taman belakang, lagi main sama Hiro dan angela" ucapnya. Zayn pun mengangguk dan berjalan menghampiri sang mama yang tengah asik bermain dengan anabul kesayangan nya.
"ma, pantesan Zayn panggil panggil gak nyaut ternyata di sini" ucapnya. sambil mendekat ke arah sang mama dan megecup pipinya.
"tumben main ke sini, masih ingat rumah?".
" masih ma, cuma ya gimana namanya sudah memiliki istri ya Zayn jadi harus pandai mengatur waktu, papa kapan pulang ma? tanya nya.
"paling 5 hari lagi, kenapa?
" kalau mama kesepian mama nginap di rumah Zayn saja, biar ada Carissa yang menemani mama" ucapnya.
"gak usah lah, mama di sini juga gak kesepian ko, ada Hiro juga Angela yang menemani mama, iya kan sayang sayangnya mama" ucapnya sambil menciumi kucing kucing kesayangan nya.
"ma, kapan sih mama berhenti main dengan hewan menjijikan itu, Zayn geli melihat nya" Zayn sampai bergidik ngeri.
"sampai kamu bisa memberi mama cucu Zayn, mama sudah menantikan kehadiran cucu selama 7 tahun, sebenarnya mama ingin mengeluh tapi mama gak mau menyakiti hati kamu juga Carissa" ucapnya sendu.
"maafkan Zayn ya ma, belum bisa memberikan mama cucu, Zayn akan usahakan secepatnya memberikan mama cucu" zayn langsung merangkul bahu sang mama.
"bagaimana caranya zayn, mama sudah tau dari kenan kalau Carissa tidak akan pernah bisa hamil selamanya" ucapnya..
Deg
rahasia yang dia akan simpan sampai waktu yang belum di tentukan akhirnya terbongkar lebih awal oleh sang mama.
__ADS_1