Rahimku Milik Tuan Zayn

Rahimku Milik Tuan Zayn
Episode 14


__ADS_3

Sky membuka dan mengucek pelan matanya di lihat nya jam sudah menunjukan pukul 6 lebih. dia pun segera bangun dan langsung keluar dari kamar.


saat sky keluar wangi makanan sudah tercium sangat harum menusuk indra penciuman nya membuat cacing cacing di perut Sky jadi memberontak ingin segera di kasih makan.


"mas" sapanya sambil berjalan ke arah Zayn yang sedang memasak dengan menggunakan apron, Zayn terlihat lebih mempesona kalau sedang berpenampilan seperti sekarang ini.


"sudah bangun?" Zayn melirik sekilas kemudian pokus lagi pada wajan di hadapannya.


"kenapa tidak membangunkan ku, kan tadi aku yang akan memasak untukmu, kenapa sekarang jadi kamu yang masak" ucapnya sambil tertunduk malu. harusnya di hari pertama menikah dia yang melayani suaminya bukan sebaliknya.


"terus kalau aku yang masak memang nya kenapa, ini tugasku bukan. tugasmu hanya melayani ku, dan memberikanku anak" Zayn mematikan kompornya dan menghadap ke arah sky yang masih menunduk dengan wajah yang memerah.


"ayo bantu aku bawa makanan ini ke meja makan dan kita makan bersama" ucapnya. Sky pun mengambil piring yang sudah terisi makanan dan membawanya ke meja makan.


setelah membawa semua makanan dan menata nya di atas meja makan Sky duduk di kursi samping Zayn. "mas aku ambilin makanannya ya" zayn pun mengangguk.


setelah selesai Sky meletakan makanan itu di hadapan suaminya, dia pun mengambil makanan untuk dirinya sendiri dan duduk kembali di kursi nya untuk menikmati makanan nya.


"kamu ada rencana apa buat kedepan nya sky?" tanya nya. sambil mengunyah pelan makanan di dalam mulutnya.


"aku mau kuliah mas, terus bikin usaha buka toko bakery " jawabnya dengan antusias.

__ADS_1


"boleh, nanti mas akan dukung kamu sepenuhnya kamu gak usah khawatir masalah biaya mas akan bantu kamu sampai kamu bisa mewujudkan impian kamu " ucapan sambil menatap sky yang Tengah pokus dengan makanan nya.


"Terima kasih ya mas" Sky menatap zayn dengan tatapan lembut. zayn pun mengangguk dan menghabiskan makanan nya.


Selesai makan sky membereskan piring juga gelas kotor lalu membawanya ke dapur dan mencucinya. setelah selesai Sky menyusul suaminya yang sudah lebih dulu masuk kedalam kamar .


Dilihatnya zayn tengah menyender di kepala ranjang sambil pokus dengan laptop di pangkuan nya. mendengar suara pintu terbuka zayn pun menengok dan tersenyum ke arah sky yang masuk kedalam kamarnya.


Sky yang di tatap suaminya pun menjadi salah tingkah. "aku ke kamar mandi dulu" ucapnya sambil buru buru masuk kedalam kamar mandi. Zayn tersenyum geli melihat tingkah Sky yang malu malu.


setelah menutup pintu Sky segera menguncinya dan memegang dada sebelah kanan nya yang sedang berdebar debar. "ya Tuhan, kenapa baru di tatap seperti itu saja aku sudah salah tingkah padahal waktu dengan kak Rayyan tidak seperti ini malunya" Sky menutup wajah nya dengan menggunakan kedua tangannya sambil menggelengkan kepala.


Seteleh di rasa tenang sky pun membuka pintunya dan keluar dari kamar mandi di lihat nya Zayn sudah tidak ada di sana. Sky menghela nafas lega setelah melihat Zayn tidak ada di dalam kamar dia langsung merebahkan Tubuh nya dan menutup nya dengan selimut.


"eh enggak mas, hanya kedinginan saja" ucapnya bohong, sebetulnya Sky sangat gugup kalau Zayn akan meminta hak nya malam ini.


Zayn yang tau Sky gugup pun mendekat dan duduk di samping nya, dengan lembut Zayn mengelus rambut Sky " kenapa kamu gugup?" tanyanya. dengan polosnya Sky langsung mengangguk sampai membuat Zayn terkekeh pelan.


"bukan nya sudah pernah melakukannya dengan kekasih mu kenapa masih gugup?"


" dulu aku melakukannya dengan kekasihku, kami sudah saling kenal 6 tahun lamanya" ucapnya dengan sedih. "tapi sekarang aku harus melakukannya dengan suamiku yang baru ku kenal belum ada satu bulan" sambung nya lagi.

__ADS_1


"bukan kah rasanya akan sama saja " Zayn mendekatkan wajah nya ke arah Sky, Sky yang tau apa yang akan suaminya lakukan pun hanya bisa pasrah menerima.


Zayn terus memberikan rangsangan pada tubuh Sky agar Sky bisa menerima nya saat ingin melakukan hubungan suami istri. setelah terdengar suara leguhan kecil Zayn pun semakin gencar melakukan aksinya.


"Mas, tolong pelan pelan aku takut" ucapnya saat setengah kesadaran nya sudah menghilang karena ulah Zayn yang membuatnya melayang. tapi Sky masih teringat bagaimana rasanya saat di bobol pertama kali oleh Rayyan.


Zayn mengangguk dan melanjutkan aksinya lagi setelah beberapa saat melakukan pemanasan entah sejak kapan mereka sudah sama sama bertubuh polos, Sky pun akhirnya menyerahkan semuanya dan melayani suaminya.


Setelah selesai Zayn segera bangkit dari atas tubuh Sky dan langsung menuju ke kamar mandi, Sebetulnya sky sedih dengan keadaan nya tapi dia juga tidak mau terlalu terbawa perasaan, dia tau dirinya sebagai apa dalam kehidupan Zayn apa yang harus dia harapkan.


Sky berpikir mungkin jika ia menikah dengan Rayyan semuanya tidak akan seperti ini, selesai bercinta akan ada obrolan candaan juga kecupan manis di keningnya. air mata sky pun tanpa terasa menetes di ujung matanya dia sangat ingin melupakan Rayyan dalam hidupnya tapi mengapa sangat susah.


saat Sky tengah menangis terdengar suara pintu kamar mandi terbuka dan mucul Zayn dari balik pintu dengan penampilan yang sudah sega sepertinya Zayn sudah membersihkan tubuhnya.


"kamu langsung mandi mas?" tanya nya.


"iya, aku tidak bisa tertidur dengan keadaan berkeringat " ucapnya terkekeh. Zayn sungguh sangat heran dengan Carissa istrinya saat berhubungan badan tidak pernah sampai mengeluarkan keringat sebanyak ini. tapi dengan Sky tubuhnya sampai basah seperti orang yang habis mandi.


Sky pun mencoba bangkit dari kasur dan berjalan dengan perlahan ke kamar mandi, " mau kemana ?" Zayn langsung berjalan mendekat ke arah Sky yang terlihat kesulitan saat berjalan, "mau ke kamar mandi mas" ucapnya. meski masih terasa sakit tapi Sky paksa kan untuk masuk ke kamar mandi membersihkan sisa sisa percintaan mereka.


"mas bantu yah, apa masih sakitnya? " tanya nya. sky menggeleng meski sakit tapi sky gak mau memberi tahu Zayn kalau bagian sensitif dirinya sangat perih dan gak nyaman.

__ADS_1


"gak sesakit yang pertama mas" ucapnya sambil masuk kedalam kamar mandi.


"apa aku terlalu kasar tadi main nya? tapi dia sangat beda dengan Carissa " gumamnya pelan.


__ADS_2