
"siapa gadis itu?" tanya nya pada Azfer yang masih asik memperhatikan kegiatan sang mama dengan gadis yang baru saja di bawa mamanya itu.
"kakak gak tau, kata mama namanya sky. kakak baru pertama kali melihat wanita itu" pak Damar langsung terdiam.
"oh jadi dia gadis yang di ceritakan mama mu, cantik sepertinya dia juga baik dan tulus " ucapnya.
"papa sudah tau?"
"enggak papa gak tau, waktu itu mama cerita tentang gadis itu sama papa, tapi papa baru tau sekarang orangnya. ya sudah papa mau mandi ada kerjaan juga yang harus papa kerjakan." ucapnya.
"apa kamu hanya akan melihat mereka memasak kak?" Azfer langsung salah tingkah.
"kakak juga mau mandi" ucapnya sambil bangkit dan melangkah naik ke lantai atas di mana kamar nya berada.pak Damar sampai menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak sulung nya. Dia pun melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar nya untuk membersihkan dirinya.
"wah akhirnya bolu keju kukus nya sudah jadi ya sky" ucapnya sumringah.
"iya bu, cobain dulu deh enak apa enggak nya"
"kelihatan nya aja udah enak, pasti enak ini " bu Rachel mengambil sendok kecil dan mulai menyendok bolu itu lalu memasukan nya ke dalam mulut.
"emm, ini luar biasa enak banget sky"ucapnya. Sky pun tersenyum bahagia mendengar ucapan bu Rachel berarti resepnya berhasil lagi.
" tinggal nunggu kue keringnya jadi, setelah itu baru kita masak" ucapnya.
mereka terus menguprek di dapur sambil bercanda tak jarang sampai terdengar suara tawa bu Rachel dari arah dapur, tak terasa waktu pun sudah sore, Sky sudah selesai membantu bu Rachel membuat kue kering, bolu, juga memasak makanan khas Sunda sesuai keinginan nya karena waktu sudah hampir maghrib Sky pun pamit undur diri dia gak bisa ikut makan malam dengan bu Rachel juga keluarga nya karena sky gak mau pulang terlalu malam.
"bu, pak, sky pamit pulang yah sudah hampir malam, maaf sky gak bisa makan malam bersama dengan kalian" ucapnya.
"yah padahal ibu pengen banget kenalin kamu dengan anak ibu yang kedua juga istrinya," bu Rachel tampak menunjukan raut wajah kecewa nya.
"maaf ya bu, sky gak bisa pulang terlalu malam mungkin lain waktu sky bertemu dengan anak ibu yang kedua" bu Rachel pun akhirnya pasrah melepas sky untuk pulang.
"biar nanti kamu di antar Azfer ya nak, kamu gak bawa mobil kan? tanya pak Damar.
__ADS_1
" gak apa pak, biar sky naik taksi online saja lagian jarak dari sini ke rumah sky itu tidak terlalu jauh" ucapnya.
"enggak, ibu gak setuju kamu pulang naik taksi online. itu bahaya sky nanti biar kamu pulang di antar Azfer saja" tutur bu Rachel. Sky pun hanya mengangguk dia sudah kalah berdebat pun tidak ada guna nya.
"bentar ibu panggilkan Azfer dulu yah" bu Rachel berjalan menaiki satu persatu anak tangga menuju ke kamar anak nya.
"kakak, " panggil bu Rachel dari balik pintu.
pintu terbuka muncul Azfer dengan muka bantalnya "ada apa ma?"
"ya ampun ni bocah, tidur di waktu maghrib itu gak boleh kakak, sudah sana cuci muka mama mau minta tolong" Azfer pun dengan patuh masuk kedalam kamar mandi dan membasuh wajahnya, setelah setelah selesai Azfer keluar dan turun kebawah untuk menemui orang tuanya.
"mama mau minta tolong apa?" tanya nya sambil berjalan dengan sempoyongan.
"duduk dulu kakak" tegur pak Damar yang melihat anaknya belum juga sampai sudah bertanya.
"mama mau minta tolong, tolong antarkan sky pulang ya nak dia tadi gak bawa mobil "
"boleh, mau pulang sekarang apa nanti ?" tanyanya.
"ya udah kaka ambil dulu jaket sama kunci mobilnya"
"iya, jangan lama ya kakak" ucap bu Rachel. Azfer mengangguk dan segera bangkit dari duduknya.
"makasih banyak ya sky, kamu sudah mau datang ke rumah ibu, bantu ibu masak makanan khas Sunda, juga buatkan ibu kue kering dan bolu" Sky tersenyum ke arah bu Rachel.
"sama sama bu, jangan sungkan gitu kalau sky lagi gak ada kerjaan sky pasti mau, sky juga seneng bisa bantu ibu di sini" ucapnya.
"kamu gak kepikiran mau bikin toko kue sky?" tanya pak Damar.
"ada rencana pak, tapi entah kapan akan terwujudnya" ucapnya.
"kamu sangat berpotensi untuk menjadi orang sukses sky, kue buatan kamu ini sangat enak, saya dukung kamu 100 persen kalau kamu mau buka toko, dan saya akan jadi pelanggan setia di toko kamu nantinya"
__ADS_1
"do'akan saja ya pak,"
"ayo sky, saya sudah siap" ajak Azfer yang sudah siap.
"sky pamit pulang ya pak, bu" sky menyalami keduanya.
"sering sering main ke sini, biar ibu ada yang nemenin " ucap bu Rachel.
"siap bu" sky bangkit dan segera melangkah keluar dari dalam rumah mewah itu. di luar Azfer sudah menunggunya dalam mobil. setelah sky masuk Azfer melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
setelah mobil Azfer keluar, mobil milik zayn pun masuk kedalam pekarangan dan berhenti tepat di depan pintu masuk. "turun duluan sayang, biar mas yang bawa buah tangan untuk mama dan papa" Carissa mengangguk kemudian keluar dari dalam mobil.
carissa berjalan beriringan dengan suaminya masuk kedalam rumah bu Rachel. "Assalamu'alaikum ma, pah"
"Wa'alaikumussalam, " sahutnya barengan.
"akhirnya kalian datang juga, mama kira gak akan datang " ucap bu Rachel. Carissa pun segera menyalami kedua mertuanya dan duduk di samping bu Rachel.
"gimana kedaan kamu sayang?" bu Rachel mengusap lembut rambut menantunya.
"alhamdulilah sehat ma, mama sama papa sendiri bagaimana?
" kami juga sehat nak" tutur pak Damar. zayn menatap kue kue yang ada di meja seperti gak asing dengan bentuknya.
"mama beli kue ini dari mana?" tanya zayn yang langsung mengambil kue kering itu dan memakan Nya rasanya sama dengan buatan sky, pikirnya.
"mama gak beli, itu di buatkan oleh teman baru mama enak yah?" zayn mengangguk, masalah rasa bisa sama apalagi kue kering gini banyak di luaran sana yang bisa buat juga pikirnya menyangkal.
"Ris cobain deh, kue kering sama bolu nya, beda dari yang lain, rasanya ngalahin bolu bolu sama kue dengan brand ternama"
Carissa yang penasaran pun, mengambil satu potong bolu dan memakan nya, "ini enak banget ma, siapa yang buat?" tanya Nya penasaran.
"ada teman mama yang buat dia baru saja pulang barusan di antar oleh kakak mu"
__ADS_1
"yah kita telat mas, aku pengen deh ketemu sama temen mama itu, pengen belajar buat kue yang enak seperti ini"
"nanti mama kenal kan oke "