Rahimku Milik Tuan Zayn

Rahimku Milik Tuan Zayn
Episode 24


__ADS_3

Zayn keluar dari dalam rumah dengan di antar oleh istrinya. "mas pamit ya sayang, kalau ada apa apa segeralah hubungi mas" carissa mengangguk sambil tersenyum, ini memang bukan kali pertama carissa di tinggal kan keluar kota oleh suaminya jadi sudah tak aneh lagi bagi Carissa.


"kalau bosen di rumah sendiri, sebaiknya kamu nginap di rumah mama aja, " ucapnya lagi.


"nanti biar aku sendiri yang pergi ke rumah mama, udah lama juga aku gak berkunjung ke sana, kamu hati hati ya mas, segera hubungi aku saat sudah sampai di sana"


"iya sayang," Zayn mengecup kening istrinya, setelah itu dia segera melangkah masuk kedalam mobil yang di dalam nya sudah ada arka yang menunggu.


"berangkat sekarang tuan?"


"iya " ucapnya singkat, Zayn melihat ke arah istrinya yang melambaikan tangan juga tersenyum dengan begitu manis kepadanya.


mobil itu pun melaju meninggalkan halaman rumah carissa. "jaga kantor selama saya tidak ada, saya paling hanya pergi selama 3 hari " ucapnya. Arka mengangguk, dia bisa apa selain menyetujui kemauan atasan nya, mau menolak pun dia tak punya kuasa.


Sampai di depan rumah Sky Zayn keluar dari dalam mobil dan masuk kedalam rumah, di belakangnya Arka membawakan koper milik tuan nya. "ini di taruh di mana tuan?"


"di situ saja" ucapnya. setelah menyimpan koper nya Arka segera pamit untuk pergi ke kantor karena akan sangat banyak perkerjaan yang harus di handle nya saat tuanya tidak berada di tempat.


"nyonya di mana bi?" tanya Zayn yang tak melihat istrinya menyambut dirinya datang.


"ada di kamar, sepertinya sedang mandi"


Zayn pun segera melangkah ke arah kamarnya terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi, Zayn pun duduk di sopa dalam kamar itu menunggu istrinya selesai mandi.


Sky yang sudah selesai mandi pun keluar dari dalam kamar mandi dengan mengenakan handuk sky terhenyak saat keluar dari kamar mandi sudah ada suaminya yang tengah duduk dengan anteng menunggunya di sopa.


"kapan datang mas?" tanya nya dengan gugup.

__ADS_1


"baru saja, kamu segera lah bersiap kita akan pergi keluar " ucapnya. Sky masih terdiam di tempat nya, mencerna ucapan suaminya..


"hei ko malah bengong sih" Sky langsung sadar dari lamunan nya. "kita mau kemana mas?"


"bulan madu"


"hah?" Sky mengerutkan keningnya.


"kenapa? saya ingin segera mempunyai bayi maka dari itu kita harus bulan madu" Sky mengangguk kan kepalanya. tanpa banyak bertanya Sky langsung masuk ke dalam ruang ganti dan memakai baju, juga menyiapkan baju untuk dia bawa pergi.


satu jam menunggu istrinya bersiap, Sky pun sudah siap dengan penampilan nya juga koper yang akan di bawanya.


"sudah siap? tanya Zayn.


" sudah mas, lain kali kalau mau pergi jangan ngasih tau dadakan dong kan aku nya jadi kaya di buru buru gini" ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya.


"maaf, mas baru kepikiran kemarin buat bikin rencana ini, ya sudah kalau sudah siap kita berangkat sekarang, karena jarak yang akan kita tempuh lumayan jauh"


"ke Ciwidey bandung, di sana ada tempat yang sangat cocok untuk kita bulan madu, di sana juga banyak tempat wisata nanti kita bisa sambil liburan" Sky yang tengah suntuk berada di rumah terus pun menjadi senang, matanya berbinar bahagia mendengar ucapan suaminya yang akan mengajaknya untuk liburan.


"ya udah yu mas" ucapnya gak sabar, Zayn yang melihat sky begitu antusias dan bersemangat pun hanya menggelengkan kepalanya.


"bibi kami pergi dulu, mungkin akan keluar selama beberapa hari,"


"iya tuan, nyonya hati hati di jalan" ingin rasanya pelayan itu bertanya ingin pergi kemana dua majikan nya itu, tapi dia takut di bilang kepo, akhirnya hanya diam pelayan itu dapat menebak kalau majikan nya akan pergi keluar kota terlihat dari barang bawaan mereka yang sampai dua koper.


Zayn dan Sky pun masuk kedalam mobilnya, setelah semua nya siap Zayn menjalan kan sendiri mobilnya tanpa bantuan seorang supir karena dia ingin privasi dengan istrinya terjaga.

__ADS_1


"Seneng mau di ajak jalan jalan?" tanya Zayn sambil tersenyum ke arah Sky. sky di berikan senyuman manis dari suaminya pun menjadi malu dan salah tingkah.


"seneng banget lah mas, aku di rumah udah bosen gak ada kegiatan," ucapnya.


"ya sudah nanti mas akan Luangkan waktu untuk menemani kamu liburan biar gak suntuk di rumah terus " Sky mengangguk antusias mendengar ucapan suaminya, memang ini yang dia mau, bolehkah dia egois untuk saat ini, dia ingin Zayn hanya pokus pada dirinya dulu. tapi apalah daya Sky hanya seorang istri simpanan dia tidak berhak menuntut apapun dengan suaminya.


"kita akan di Ciwidey berapa lama mas?" tanya nya.


"paling tiga hari, tapi mungkin bisa lebih kita lihat nanti saja oke" Sky pun mengangguk tak lagi bertanya.


merasa bosan dalam perjalanan yang lumayan jauh, Sky memejamkan matanya dan tertidur dengan pulas di kursinya, Zayn yang melihat istri kontrak nya tertidur dengan nyenyak meski dalam posisi yang kurang nyaman itu pun tersenyum di buatnya.


setelah menempuh perjalanan yang lumayan memakan waktu cukup lama itu pun, kini Zayn juga Sky sudah sampai di kota kembang Bandung. Sky sudah terbangun dari tidurnya, dia melihat ke arah luar jendela pemandangan kota bandung yang lumayan indah di mata Sky, terbiasa tinggal di ibu kota, hanya bisa melihat gedung gedung tinggi pencakar langit, dan sekarang di bawa ke daerah bandung yang di mana tempatnya begitu adem menyejukan.


"mas, apa kamu pernah ke sini sebelumnya?" tanya nya penasaran.


"pernah sekali dulu sama client, dan sekarang yang kedua kalinya kalau dulu mas datang ke sini untuk bekerja, sekarang kita datang ke sini untuk bekerja membuat baby" Sky langsung tersipu saat mendengar ucapan Zayn.


"besok dan lusa mas akan bawa kamu untuk melihat kebun teh di daerah Rancabali, kita juga akan main ke kawah putih" Sky yang mendengar itupun bersorak gembira.


"aku jadi gak sabar, terus sekarang apa tempat untuk kita menginap masih jauh mas?" tanya nya.


"enggak, hanya tinggal beberapa kilo meter lagi, penginapan nya terletak di tempat wisata juga, mas sudah memesan penginapan khusus untuk kita honeymoon, tempat nya ada di glamping, kamu pasti akan suka" ucapnya.


Sky melihat ke arah luar,kaca mobil nya sengaja ia buka untuk menghirup udara yang masih terasa begitu segar, dengan pemandangan yang masih asri, sekeliling jalanan di tumbuhi oleh pohon pohon tua yang terlihat begitu memanjakan mata.


"mas, tempat nya indah sekali " Sky berdecak kagum melihat hamparan kebun teh yang terlihat hijau.

__ADS_1


"kamu suka?


" sangat mas"


__ADS_2