
Sampai di tempat yang di tuju, Sky di buat terpana melihat pemandangan sore hari di kota ciwidey. "Selamat datang di Ciwidey,"
"wah mas, bagus banget tempat nya. ini apa nama tempat nya?" tanya nya.
"namanya Rancabali, tempatnya dingin cocok untuk buat dede" Sky langsung tersipu malu saat mendengar ucapan suaminya.
"kita akan masuk kedalam, mas sudah pesan penginapan untuk kita di dalam " Sky pun hanya mengangguk tanpa berucap apa apa.
sampai di dalam Sky di buat takjub lagi dengan pemandangan yang begitu memanjakan matanya, di sana terlihat ada sebuah kapal di atas perbukitan kebun teh. " mas itu tempat apa?" tanya nya..
"itu restoran, nanti kita makan di sana"
Sky terus mengembangkan senyumnya matanya terus melihat ke setiap arah pemandangan di hadapan nya. sampai mobil pun berhenti di tempat parkir Sky langsung keluar dari dalam mobilnya dan merentangkan tangan nya sambil menghirup udara sore hari yang begitu segar.
"ayo masuk dulu, nanti kita main lagi, besok juga bisa main sepuasnya " Sky pun mengekor di belakang suaminya yang sudah berjalan lebih dulu sambil menyeret dua koper milik mereka.
Zayn menemui penjaga penginapan di sana dan menujukan tiket nya, dia pun di arahkan pada kamar yang sudah zayn pesan sebelumnya, kamar khusus untuk pasutri yang sedang bulan madu.
"silahkan tuan, nyonya"
"Terima kasih"
setelah orang yang mengantarnya pergi mereka pun masuk kedalam "wah mas, bagus banget ya kamarnya, mirip seperti tenda " ucapnya sambil melihat setiap sisi kamar yang mereka tempati.
"mas mau mandi dulu, baru nanti kita main" Sky mengangguk dia pun merebahkan tubuhnya di atas kasur besar yang terasa begitu empuk. saat suaminya di kamar mandi terdengar ponsel Zayn yang terus berbunyi Sky pun mengambil dan melihatnya, tertera nama my wife, tahu itu panggilan dari istri pertamanya Zayn Sky kembali meletakkan ponselnya ke tempat semula.
"ada apa sky?" tanya nya, Zayn yang baru keluar pun menatap heran pada istrinya.
"ah, itu, anu mas maaf tadi sky lancang lihat ponsel mas, karena terus berbunyi, seperti nya itu dari istri mas" ucapnya gugup.
" oh iya gak apa, biar nanti aku telpon balik "
setelah memakai pakaian nya dan memakai jaket, karena cuaca yang begitu dingin Zayn pun mengajak Sky untuk makan di restoran yang ada di atas bukit dengan di kelilingi kebun teh.
__ADS_1
"kamu mau makan apa?" tanyanya.
"apa saja mas, samain sama kamu aja"
Zayn pun memesan beberapa menu makanan juga minuman hangat yang bisa menghangatkan tubuh mereka. setelah makanan tiba mereka pun makan dengan tenang tanpa ada yang bersuara.
"gimana suka sama makanan nya?"
"suka mas, makanan nya kaya ada ciri khas nya gitu, nanti aku akan buat sendiri di rumah " ucapnya sambil terkekeh pelan.
selesai makan meraka pun berjalan jalan santai, sambil menikmati waktu yang terus berputar dan sekarang siang pun sudah berubah menjadi malam.
Zayn mengajak sky untuk masuk ke kamar mereka karena udara semakin terasa dingin. "di sini dingin sekali mas" ucapnya sambil menggosok gosong telapak tangan nya.
"memang dingin, mas sengaja pilih tempat ini untuk bulan madu kita, " ucapnya sambil tersenyum.
waktu semakin larut malam mereka pun duduk di atas kasur king size itu Zayn mengelus dengan lembut perut rata Sky, "cepat tumbuh di sini ya, papa sudah tidak sabar ingin melihat mu" Melihat kelakuan suaminya sky sampai terkekeh di buatnya.
"kenapa terkekeh, ada yang lucu?"
Entah siapa yang mulai, mereka pun kini sudah bergumul dalam kamar itu, udara yang tadinya begitu terasa dingin menusuk sekarang telah berubah menjadi panas dan mengeluarkan peluh yang membasahi tubuh keduanya. suara ******* juga lenguhan terdengar saling bersahutan, sampai akhirnya ******* panjang pun terdengar menandakan kalau keduanya sudah sampai pada puncaknya.
"Terima kasih sky" ucapnya sambil mendekap tubuh mungil Sky yang masih mengatur nafasnya yang tersengal sengal.
"mas, kamu bilang apa sama istri pertama kamu, ko bisa sampai kamu keluar kota mengajak aku berbulan madu"
"mas bilang ada kerjaan di luar kota, dia sudah biasa mas tinggal keluar kota, bahkan keluar negri"
"oh , pantesan begitu gampang mas minta izin" Sudah tak terdengar suara sahutan dari suaminya, hanya dengkuran halus dan nafas yang teratur yang sky dengar.
"ya ampun, di ajak ngobrol malah tidur" ucapnya..
tak lama kemudian Sky pun menyusul suaminya, untuk segera berkelana ke alam mimpi.
__ADS_1
___
pagi Harinya Zayn terbangun lebih dulu, di lihatnya Sky masih meringkuk di sebelahnya terlihat jelas kalau istrinya begitu kelelahan setelah melayaninya sampai 3 kali malam tadi, entah apa yang terjadi dengan Zayn sampai dia terus menerus menyerang sky seperti orang yang baru merasakan berhubungan badan.
Setelah mengumpulkan sisa sisanya nyawanya yang masih tertinggal di alam mimpi, Zayn menyelimuti istrinya, lalu berjalan ke kamar mandi dengan keadaan tanpa mengenakan pakaian. Zayn memakai boxer nya lalu memakai jubah mandi dan keluar dari dalam kamar untuk berenang.
Sky mengerjapkan matanya saat sinar matahari menerobos masuk dan mengenai wajah cantiknya, "hoammm, sudah pagi ternyata. kemana perginya mas Zayn?" Sky mengedarkan pandangan nya tapi tak ada suaminya dalam kamar ini, kamar mandi pun terdengar sunyi.
Sky bangkit dari kasurnya dan berjalan dengan terseok-seok menuju ke kamar mandi, kakinya begitu terasa lemas, tubun nya terasa ngilu dan tak ada tenaga setelah Zayn menggempur nya tadi malam. sky menyalakan air dalam bathup lalu menuangkan sabun juga aroma terapi. setelah di rasa cukup Sky masuk kedalam bathup dan berendam di dalam sana.
tak terasa setengah jam sudah Sky berendam, saat Zayn masuk kedalam kamar di lihatnya kasur masih berantakan dan tak ada sosok istrinya di sana.
"Sky" Zayn mengetuk pintu kamar mandi yang terkunci dari dalam.
"iya mas, bentar sky keluar " sahutnya dari dalam. Sky pun keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan handuknya.
"cepat bersiap ya, kita sarapan abis itu kita jalan jalan"
"tapi aku gak ada tenaga mas, lemes" ucapnya.
"maafkan mas ya sky, entah kenapa mas tadi sampai kaya orang kesetanan" ucapnya sambil terkekeh.
"sudah kewajiban ku untuk melayani mu mas"
"ya sudah pakai bajunya, nanti kita sarapan di sini saja" Sky mengangguk, dan segera memakai pakaian nya.
semantara Zayn menekan tombol nomor telpon untuk meminta pelayan membawakan makanan ke kamar mereka.
ponsel Zayn pun berbunyi kembali, di lihatnya Carissa yang menelpon "hallo sayang"
"mas kamu kenapa gak ngasih kabar, aku gak bisa tidur tadi kamu belum kasih aku kabar sama sekali" ucapnya.
"maaf sayang mas lupa, kecapean kemarin dan langsung tertidur"
__ADS_1
"aku mau video Call mau lihat kamu mas"