
sesampainya di tempat yang di tuju Zayn langsung memarkir kan mobil nya di depan club malam yang terkenal di kotanya.
Zayn keluar dari mobil nya dan berjalan masuk kedalam club malam, dia mengedarkan pandangan nya mencari tiga cucunguk yang sudah mengganggu waktu berdua dengan istrinya.
setelah menemukan nya Zayn berjalan dengan muka masam dan duduk di sopa di samping David.
"wah, ceo kita datang nih bro" ucap Marcel sambil menyiku lengan Andra.
"apa kabar bro?" Andra mengulurkan tangan nya. Zayn menyambut uluran tangan sahabat nya yang baru saja sampai di Indonesia.
"tadi sebelum kalian nelpon keadaan ku baik baik saja, tapi setelah kalian nelpon mood ku hancur" ucapnya dengan mencebikan bibirnya.
ketiga sahabatnya tertawa mendengar ucapan Zayn. "sepertinya kita menelpon di waktu yang kurang tepat bro" ucap David sambil melihat ke arah Zayn tersenyum mengejek.
Zayn memalingkan wajah nya dia masih kesal dengan sahabat nya. "sudahlah bro kita nikmati saja dulu kebersamaan kita ini, kita di sini hanya 1 minggu sebelum kita balik lagi ke Inggris" ucap Marcel sambil menepuk pelan bahu Zayn.
"makan nya kalian tuh segera lah menikah, agar kalian tau gimana rasanya meninggalkan istri yang lagi tanggung" ucapnya.
"masalah itu tak perlu di jelaskan kami sudah tau bagaimana rasa nya ya gak bro" David menatap Marcel juga Andra, mereka pun mengangguk.
Zayn pun sudah mulai bisa berbaur dengan sahabat nya. saat mereka tengah asik mengobrol seorang pelayan pun datang membawakan mereka minuman.
"waow, pelayan nya cantik, namanya siapa mba?" tanya David sambil tersenyum nakal.
"nama saya Sky tuan, silahkan di nikmati saya permisi" Sky bangkit dari duduk nya dan hendak melangkah keluar.
"tunggu,! Marcel menghentikan langkah Sky yang hendak keluar. Sky pun berbalik dan menatap 4 laki laki di hadapan nya.
__ADS_1
" ya tuan, ada yang bisa saya bantu lagi?" tanya nya ramah.
"temani kita di sini" Sky mulai berubah mimik wajah nya menjadi ketakutan "kita tidak akan ngapa ngapain mba hanya ingin di temani minum sambil ngobrol" ucapnya.
tak ada pilihan lain Sky pun menuruti keinginan para tamunya.
sky melayani mereka semua menuang kan minuman ke gelas nya masing masing, dan duduk dengan manis mendengar kan obrolan pria dewasa. jujur sky merasa risih mendengar obrolan mereka tapi mau keluar pun tidak bisa.
waktu sudah menujukan jam 12 malam, sky pun bisa keluar terbebas dari bahasa bahasa absurd 4 pria dewasa tadi.
"Sky kemana aja lo?" tanya marina sambil merapikan pakaian nya.
"tadi itu ada beberapa tamu yang minta di temani minum dan mengobrol. ya udah aku temani lumayan dapat uang tip dari salah satu om om, namanya David kalau gak salah" ucapnya santai.
"wah serius lo, di kasih berapa?" tanya nya kepo.
"nanti traktir ya" ucapnya sambil cengengesan.
"gampang itu" selesai berganti pakaian sky keluar dari ruang ganti dengan menenteng tas.
"Sky gue pulang duluan ya, udah di jemput doi di depan" ucapnya.
"oke kak" Sky berjalan tanpa melihat ke kanan dan ke kiri tiba tiba tangan di tarik secara kasar oleh tangan besar, sky di seret keluar dari dalam club.
"lepas, lepasin saya siapa kamu " Sky memukul mukul langan yang mencengkram dengan keras lengan nya.
sampai di tempat parkir Sky di dorong dengan kasar sampai tubuh mungil nya membentur mobil.
__ADS_1
"kau wanita sialan yang sudah berani menampar saya waktu itu, dasar ******" ucapnya sambil menatap tajam ke arah Sky yang tengah meringis menahan sakit pergelangan tangan nya.
"maaf tuan, tapi waktu itu saya reflek melakukan itu karena anda kurang ajar sama saya " ucapnya sambil memegangi lengan nya yang sangat terasa sakit.
"sesuci apa dirimu hah, sampai bisa menolaku, aku yakin dirimu sudah tak suci lagi jadi jangan sok jual mahal" ucapnya dengan senyuman iblis nya. laki laki itupun semakin mengikis jarak dengan Sky, Sky sekuat tenaga menendang tulang kering laki laki di hadapan nya.
"akhhh, gadis sialan berani kau melawan ku hah" saat Sky berniat untuk lari laki laki itu menarik tas slempang yang di pakai sky sampai sky terjungkal ke belakang. Sky berusaha bangkit tapi laki kali di hadapan nya melayangkan sebuah tamparan yang cukup membuat pipinya ngilu. "ini balasan karena kau sudah berani menampar ku kemarin" ucapnya. dia menarik tangan sky dengan kasar lalu mendorong nya masuk kedalam mobil dengan kasar .
bughhh
laki laki yang mendorong Sky tadi jatuh terkapar tak sadarkan diri.
"Terima kasih tuan, tuan sudah menolong saya, kalau tidak ada tuan entah mungkin saya sudah di siksa sampai mati" sky terisak mengingat kejadian barusan yang menimpanya. Zayn masih menatap sky yang untuk bangkit saja sangat kesulitan .
Sky pun bangkit dari duduknya, dia mencoba berdiri tapi sangat sulit karena kakinya terasa sakit sepertinya keseleo. tanpa aba aba Zayn langsung menggendong ala bridal style membawa Sky masuk kedalam mobilnya. untung Zayn datang tepat pada waktunya, karena tadi Zayn ketinggalan ponsel di dalam club jadi Zayn memutus kan untuk kembali masuk kedalam pas Zayn keluar dari dalam terdengar suara orang yang sedang merintih kesakitan sambil memohon ampun. ternyata memang benar terlihat wanita mungil yang menemani nya minum tadi yang sedang di siksa oleh seorang laki laki parubaya.
setelah meletakan sky di kursi sebelah kiri, dan memasangkan seatbelt kepada Sky, Zayn pun masuk kedalam mobil dan duduk di kursi kemudi.
"di mana alamat mu?" tanya nya. tak ada sahutan ternyata Sky pingsan. Zayn pun mengambil tas sky dan memeriksa KTP nya. setelah tau alamat nya ada di mana Zayn melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
tiba di depan rumah kontrakan Sky, Zayn melihat ke arah rumah yang terlihat kumuh, kontrakan yang kecil juga terlihat kotor di luarnya. dia pun mengambil kunci pintu rumah kontrakan Sky dan membuka pintunya. setelah pintu terbuka Zayn membawa Sky masuk kedalam rumah dan langsung meletakan sky di atas kasur kapuk yang sudah lepek. Zayn memperhatikan sebentar wajah Sky terlihat cantik natural. meski pipi sebelah kanan nya memar tapi tak mengurangi kadar kecantikan nya. takut kelepasan dan melakukan hal yang tak di inginkan Zayn pun keluar dari rumah sky dia langsung masuk kedalam mobilnya dan tanjap gas menuju rumah nya.
1 jam perjalanan zayn sampai di rumah, dia langsung masuk kedalam kamar yang sudah sepi.
"kamu baru pulang mas? " Carissa bangkit dari kasur dan melihat ke arah suaminya.
" kenapa bangun hemmm, kamu mau melanjutkan yang tadi sempat tertunda?" tanya nya usil.
__ADS_1