
Setelah sampai di parkiran apartemen. Mereka berjalan menuju apartemen derren. Betapa terkejutnya derren ketika dia sudah sampai di depan apartemennya. Di depan ada seorang gadis yang duduk meringkuk dan memeluk lututnya. Gadis itu nampaknya sedang tertidur.
"dia siapa der?" tanya Tiara
"dia sahabat Nisa kak. Dia selingkuhan yang aku maksud. tapi aku sudah putus darinya" jelas derren.
Mendengar langkah kaki mendekatinya membuat sella terjaga dari bangunnya. Dia mendongakkan kepalanya. Dan benar orang yang ada dihadapannya sekarang adalah pujaan hatinya derren.
"derren" lirihnya
Sella langsung berdiri. Dia hampir memeluk derren. Tapi tubuhnya seperti didorong seseorang. Dan benar saja yang mendorong sella adalah Tiara, kakak derren.
"Lo siapa? Lo ada keperluan apa di depan apartemen pacar gue" sentak Tiara
"pacar?" beo sella, sella pun memperhatikan penampilan wanita yang sedang di depan matanya itu. Dia juga melihat beberapa barang dan koper yang dipegang derren.
"ap-apa ini maksudnya der? Kamu menyelingkuhiku" pekik sella tak terima
"kamu yang selingkuhan, harusnya Lo yang sadar diri" tegas Tiara lalu mendorong bahu sella
"Lo berani sama gue" ancam sella
"kenapa gue mesti takut sama bocah ingusan kaya Lo" menggulung lengan bajunya. Bersiap untuk bertempur.
tiba-tiba tangan Tiara di tahan oleh derren.
"udah kak, jangan urusin dia. Ayo kita masuk. Kakak pasti lelah seharian bekerja dan berkemas tadi" derren pun merangkul pundak Tiara. Dia membuka pintu apartemen itu dan menyuruh Tiara untuk masuk duluan.
"kakak duluan masuk aja ya. Kakak langsung mandi. Nanti biar barang-barangnya biar derren yang masukin semuanya. Dan biar satu orang ini biar derren yang urus" berbicara dengan nada lembut.
"tapi kamu jangan tergoda sama cewek gatel ini ya der. Yasudah kakak masuk dulu ya sayang" Tiara pun masuk melewati sella yang masih terpaku dengan pemandangan yang ada didepannya lagi.
"apa maksudnya der? Gue selingkuhan? Sejak kapan?" pekiknya
__ADS_1
"sejak gue pacaran sama Nisa. Apa Lo kurang paham kalau hubungan kita itu udah selesai sel. gue udah ga mau berhubungan lagi sama Lo. So Lo jangan ganggu hidup gue lagi" tegas derren.
"ga ga.. Gue ga mau jauh dari Lo der. Gue sayang sama Lo. gue cinta" memohon mohon
"ga sel. gue salah. Gue udah dosa. Harusnya gue ga selingkuhin Nisa. Harusnya gue setia sama dia. Gara-gara kehadiran Lo hubungan gue sama nisa jadi mustahil" derren menolak mentah-mentah permohonan sella.
"apa karena tante-tante yang masuk tadi? punya hubungan apa Lo der sama tante-tante itu?" menahan air mata yang terbendung.
"dia bukan tante-tante sel. Jangan Lo ungkit-ungkit dia. Kita sudah selesai"
"dia bakal tinggal sama Lo ya der.lo tega der sama gue. Kenapa Lo giniin gue der"
"karena emang seharusnya Lo ga ada di kehidupan gue sel. Jadi gue tegaskan jika hubungan kita udah berakhir dan Lo pergi dari sini atau gue panggil keamanan" ancam derren.
tangisan sella pecah. Dia sudah tidak bisa menahan bendungan air matanya. Dia menangis sejadi-jadinya. Derren yang melihat itu hanya melewatinya dan masuk ke apartemen itu dengan membawa barang-barang yang dibawanya tadi.
Tangan derren di tahan sella. Namun derren menepisnya dan berjalan lagi masuk kemudian masuk ke apartemen.
Saat dia ingin menutup pintu derren berkata kepada sella untuk memperingatinya "jika Lo masih ganggu gue.gue ga segan lapor polisi" ancam derren.
"kenapa der. Setelah pengorbanan yang gue lakuin. Lo malah mutusin hubungan ini. Dan siapa cewek yang masuk ke apartemen Lo tadi. Apa itu pacar lo der?. Gue ga terima der diginiin. Gue udah kehilangan Nisa. Sekarang gue juga kehilangan Lo" lirihnya.
sebenarnya sella tidak mau membunuh Nisa. Namun karena obsesinya terhadap derren dia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan derren. Termasuk mengkhianati dan membunuh Nisa.
sella akhirnya pergi meninggalkan apartemen derren. Dia memasuki mobilnya. Dia mengendarai mobil dengan ugal-ugalan.
Kemudian dia menuju club malam. Dia memesan banyak minuman beralkohol. Dia merasa frustasi. Dia benar-benar tidak bisa kehilangan derren. Dia sangat terobsesi dengan pria sahabatnya itu.
"akhhh.. Gue muak.. gue pengen berhenti mikirin lo der. Tapi kenapa Lo selalu ada di otak gue. Lo kenapa selalu ada dipikiran gue der" teriaknya dalam keadaan yang sudah mabuk berat.
"kembalilah padaku derren sayang. Aku sangat mencintaimu" gumamnya
tiba-tiba seorang pria tampan yang bekerja di club itu menghampiri sella.
__ADS_1
"kamu tidak papa nona? anda sudah terlalu banyak minum. Anda sudah mabuk berat. Apakah kamu mau beristirahat di ruang VIP, memesan hotel atau di antar pulang?" tawar pekerja itu
"diam kau bodoh. Jangan ikut campur. Aku sedang meratapi nasibku. Aku di telantarkan dan di putuskan pacarku" jawabnya nyolot.
"anda sudah sangat mabuk nona. Saya akan mengantarkan anda di hotel dekat sini" pria itupun menopang tubuh sella. kemudian dia membawanya ke hotel yang tak jauh dari club itu.
"kenapa kau membantuku bodoh. Biarkan aku minum lagi. Aku masih kuat minum beberapa gelas lagi" ucap sela
"diamlah nona. Anda sudah mulai mabuk" memesan hotel ke resepsionis.
Setelah selesai memesankan hotel itu. Pria itu pun menggendong sella. Karena sejak dari tadi sella sangat rewel dan membuat pria itu yang tadinya sabar menjadi geram.
Setelah memasuki kamar yang dipesannya. Pria itu pun menjatuhkan tubuh sella ke tempat tidur.
"baiklah nona. Aku sudah memesankanmu hotel. Dan minumanmu tadi sudah ku tanggung. Besok pagi saya kesini lagi. Saya akan menagih total bonnya" tegas pria itu.
Namun tiba-tiba lengan pria itu di tarik sella.
"kenapa nanggung. Kamu temani aku sekalian malam ini"
"apa maksud anda nona"
"kamu layani aku. Aku sudah frustasi. Aku ingin lebih melayang lagi" menarik pria itu sampai diapun terjatuh di atas tubuh sella.
"lepas nona. Anda sedang mabuk. Anda tidak boleh seperti ini" mendorong tubuh sella agar berjauhan.
"memangnya kenapa? Aku sudah kepakai kok. Mantan kekasihku yang masih kusayangi itu yang memakainya. Jadi apa salahnya jika kita melakukannya saat ini. Kamu juga ga rugi"
"anda ngelantur nona. Maaf saya bukan pria panggilan jadi jangan semaunya"
"bodoh. Kamu bukan pria panggilan tetapi kamu kerja di club malam. Apa bedanya?"
Sella menbali menarik tubuh pria itu sehingga tubuhnya berdekatan kembali.
__ADS_1
"kamu cukup layani aku. Nanti aku akan memberikanmu bonus besar. Aku adalah orang yang tidak pernah kekurangan uang. Aku hanya orang yang kurang kasih sayang" membelai wajah pria yang ada di atas tubuhnya itu.