
"Lo tahu bry. Kenapa gue ngejar-ngejar derren. Karena gue tahu derren adalah cowok yang hangat. gue suka sama dia semenjak dia pacaran sama sahabat gue Nisa. Derren memperlakukan gue dengan hangat. Mungkin karena gue sahabat pacarnya.Dia menghargai setiap apa yang gue lakuin. Dia juga dukung gue saat gue lagi down. gue tahu gue salah suka sama pacar sahabat gue sendiri. Tapi itu perasaan yang baru pertama kali bagi gue. Perasaan hangat yang belum pernah gue rasain dari siapapun"
"makanya gue jadi ngejar-ngejar dia. Gue kaya pengen banget miliki dia bry. apa gue salah?" tanya sella
"Lo salah sel. Itu udah ga bener" jawab bryen tegas.
"trus gue harus gimana? Gue ga bisa lupain dia. Utah terlanjur dalam gue sayang sama dia"
"gue bakal bantu Lo buat lupain dia perlahan" menunduk ke bawah dan menyelipkan rambut sella yang menutupi wajahnya ke telinganya.
Sella mendongak ke atas menatap mata bryen. "Lo mau di bayar berapa?" tanya sella
"ga usah di bayar sella. Gue ikhlas kok.. yaudah. Lo tidur gih. Besok pagi gue ke sini. ambil duit check in hotel sama uang minuman Lo yang belum di bayar"
"lah kenapa ga sekarang aja. Kenapa harus nunggu besok pagi"
"Lo masih mabuk sel. Gue ga berani nyentuh barang-barang Lo. Takutnya salah paham" jelas bryen.
"tapi gue percaya Lo kok bry"
"udahlah.. Tidur sana" membaringkan tubuh sella lalu menyelimutinya. "ya udah gue balik dulu"
Sella menggangguk pelan. Lalu bryen meninggalkan kamar hotel itu.
...****************...
"oppa.. Kupasin udangnya. Lisa mau udang" menunjuk makanannya.
"bentar ya Lis. Aku mau ngupasin buat Tiara dulu" ujar Arya.
"ish oppa ini" ngambek
"sini biar oppa derren yang kupasin gadis manja" memindahkan udang ke piring lalu mengupasnya.
"hehe. Makasih oppa der" tersenyum sumringah
"your welcome dear" membalas senyum Lisa.
"oppa Arya kapan mau nikahin kak Tiara. Ga sabar deh" cletuk Lisa.
"sabar ya sayang. Aku juga nunggu keputusan Tiara ini" Arya melirik Tiara.
"emm.. Gimana kalau Minggu depan kalian ke rumahku?" tawar Tiara.
"boleh. Tapi maaf yah kalo yang Dateng cuman aku sama Lisa aja" ujar Arya
"iya ga papa kok. Oh iya dari tadi aku ga liat orang tua kamu, kemana emangnya?" tanya Tiara sambil celingak-celinguk.
"orang tua kita udah bahagia kak. Mereka udah di surga" Jawab Lisa dengan mimik wajah sedih.
Sebenarnya Lisa tidak merasa kehilangan kedua orang tuanya. Mengingat dia sebenarnya Nisa bukan Lisa. Dia berpura-pura bersedih untuk menghayati peran Lisa.
"maaf ya Lis. Kakak ga tahu" ujar Tiara.
"iya kak.. no problem. Lisa ga papa kok" tersenyum
"besok sehabis pulang kantor aku ajak kamu nengokin orang tua aku ya sayang. Nanti aku jemput di perusahaan kamu" Arya menggenggam tangan tiara dan mengelus punggung tangan Tiara dengan ibu jari dengan lembut dan tersenyum ke arah Tiara.
__ADS_1
"oke" menggangguk dan membalas senyum
"good" jelas Arya.
...****************...
Di hotel
"pagi sell.. Bangun" ujar pria itu membangunkan sella dari tidurnya nyenyaknya.
"bentar ya sayang. 15 menit lagi" berbicara namun matanya masih terpejam.
"soyang sayang. Gue bryen" mengguncang-guncangkan tubuh sella
"iya bry. Aku tahu kok kalo itu kamu" matanya masih tertutup.
"ayo cepat bangun. Ini udah jam delapan" menepuk-nepuk pipi sella.
"aku ga ada kelas pagi bry. Biar aku tidur lebih panjangan" berbalik tengkurap.
"hiss. Emang susah kalau harus bangunin kebo" berdiri lalu melipat kedua tangannya di dada.
Sella mendongak ke atas dan membuka salah satu matanya melirik bryen. "cantik gini di bilang kebo"
"lah. Cantik kok di tolak mentah-mentah" ejek bryen.
sella langsung mengubah posisinya menjadi duduk. "udah berani ya bry sama aku" melipat kedua tangannya di dada dan melototi bryen.
"kenapa mesti takut. Cewe juga" terkekeh
"bangun trus mandi sella. ayo aku ajak jalan-jalan. Buat ga gamon Mulu"
"kamu ga beliin aku baju ganti?" tanya sella.
"itu udah aku taruh dekat ranjang. Makanya bangun. Matanya di buka lebar. Paper bag segitu gedenya ga keliatan" mengejek sella.
Sella menepuk jidatnya pelan. "owh iya.. Hehe maaf. Ya udah aku mandi dulu ya sayang" membawa paper bag ke kamar mandi.
"jangan panggil aku sayang" teriak bryen
Sella melirik bryen sebentar dan terkekeh lalu melanjutkan berjalan menuju kamar mandi.
"cepetan jangan lama-lama" titah bryen.
"iya sayang" berteriak dari dalam kamar mandi.
"hiss.. Dia memanggilku sayang dengan seenak jidatnya" gumam bryen.
Bryen duduk di pinggir ranjang. Dia memainkan handphonen nya. Membuka Instagram. Mengetik nama 'sella Anggraini'. bryen tanpa sadar tersenyum. "dia cantik juga" ucapnya tanpa sadar.
Melihat foto sella satu demi satu. (kenapa orang secantik kamu bisa gamon coba sel) batin bryen.
Seseorang berjalan dari kamar mandi. Melihat bryen yang sedang asyik bermain handphone. Melihat ke arah handphone yang di pegang bryen. Wanita itu pun tersenyum.
"stalking aku ya" ucap wanita itu.
"iya" sepontan. tersadar. Membelalakkan matanya. Menengok ke arah suara. "ehh.. Sella" ucap bryen gelagapan.
__ADS_1
"ga papa kok. Aku juga sadar aku ini cantik bry" tegas sella.
"iya kamu cantik" puji bryen.
Entah mengapa mendengar pernyataan bryen jantung sella berdegup kencang.
(ada apa dengan jantungku. Kaya mau meledak aja) batin sella.
wajah sella tiba-tiba memerah. "ah kamu bisa aja bry"
"I'm serious" jawab bryen.
"makasih loh" malu-malu.
"sini aku bantuin keringin rambut kamu" tawar bryen.
"emang boleh"
"boleh. Sini" mengambil hair dryer.
"oke" berjalan mendekati bryen.
"rambutnya wangi" sanjung bryen.
"emm.. Makasih" mengganguk pelan.
"udah selesai?" tanya bryen.
"udah"
"pastiin ga ada yang ketinggalan yah"
"Iyah. Udah dipastiin kok tadi"
"okey yuk jalan" menggandeng tangan sella tanpa sadar.
"yuk" jawab sella.
Mereka memutuskan untuk pergi ke taman.
"kita di sini aja ya" duduk di kursi taman
"okey"
"eh aku ke sana sebentar yah" menunjuk ke arah warung.
Sella hanya menggangguk pelan. Lalu memperhatikan bryen berjalan.
Setelah dari warung, bryen kembali menghampiri sella. Dia tampak membeli dua cup es krim.
"kamu mau rasa apa?" tanya bryen.
"emm.. Yang ini aja deh" mengambil es krim rasa strawberry.
"kamu suka strawberry?"
Sella menggangguk. "aku suka es krim strawberry. Aku juga suka cake strawberry. Aku suka semua hal yang berbau strawberry" menyendok es krim lalu memakannya.
__ADS_1
"bagus deh kalo suka" memerhatikan sella sembari memakan es krimnya