
Ini adalah tunas baru yang akan menaikkan derajat keturunan selatan.
Di perguruan tinggi Yanto berhasil menguasai semua mata kuliahnya, bukan hanya teori akan tetapi dia berhasil dalam mempraktekkan nya di tengah-tengah masyarakat. Dari semua sikap dan cara prilakunya di tengah masyarakat seolah-olah ia sudah membaca gerak-gerik prilaku masyarakat, bagaiman berhadapan dengan si A ataupun berhadapan dengan si B, sehingga masyarakat bisa menerima dan mempercayai apapun ucapannya. Dari semua sikap dan caranya itu benar-benar mencerminkan ia adalah seseorang yang berpendidikan tinggi yang sebenarnya di tengah-tengah masyarakat.
Selesai melakoni pendidikan tinggi selama beberapa tahun akhirnya ia lolos sebagai sarjana muda dan mendapatkan nilai tertinggi dan terbaik pada saat itu.
Melihat potensi Yanto yang luar biasa, banyak pejabat ingin menggunakan ke keahliannya untuk mengajar beberapa hal kepada masyarakat, terutama untuk kemajuan daerahnya. Di samping itu perusahaan-perusahaan juga banyak yang menginginkan keahlian seperti yang di miliki Yanto. Belum pernah bekerja saja sudah banyak yang percaya dan yakin dengan potensi yanto, tetapi Yanto tidak terlalu membanggakan diri dan sombong, semua di tolaknya dengan halus dan ia lebih memilih untuk bekerja di perusahaan.
__ADS_1
Yanto bekerja di perusahaan perdagangan, ia di percayai menjadi manajer di perusahaan Sumber Jaya Abadi (SJA). Belum pernah memimpin sebelumnya membuat ia gementar dan kurang yakin dengan potensi yang ia miliki. Perusahaan SJA adalah perusahaan milik ayah dari temannya sewaktu di perguruan tinggi dulu. Dari awal berteman, Danil memang sudah memperhatikan potensi temannya Yanto ini, dan ia sudah lama memperkenalkannya kepada ayahnya untuk di jadikan manajer jika sudah selsai pendidikan nanti. Perusahaan SJA ini akan di wariskan kepada Danil dan ayahnya berharap ia mengolah perusahaan ini dengan baik. Tentu ini akan menjadi beban dan tanggung jawab yang besar bagi Danil, untuk itu ia mulai ingin mencari orang yang tepat untuk membantu mengembangkan perusahaannya, orang yang benar-benar tepat dan dapat percayai yaitu Yanto temannya sendiri. Dalam dunia perdagangan dibutuhkan strategi yang mumpuni untuk bersaing, perusahaan SJA menyediakan berbagai jenis barang, tapi yang paling di utamakan adalah produk pertanian lokal, seperti bahan pokok sehari-hari, seperti beras, sayur-sayuran, perikanan dan peternakan. Untuk menembus pasar internasional di butuhkan produk-produk yang berkualitas, maka dari itu Yanto lebih cocok untuk mengatur strategi di mana produk-produk itu berada. Sebagai anak seorang petani tentu Yanto lebih mengetahui dimana untuk mendapatkan barang berkualitas itu, Atau mungkin ia sendiri yang memproduksi dan mengajak masyarakat bergabung untuk mengajar tata cara memproduksi yang benar. Untuk itulah skill dan strategi Yanto di butuhkan dan di percayai penuh oleh Daniel.
Hanya butuh setahun Yanto melakoninya, perusahaan SJA melesat maju sangat cepat, bukan cuma itu masyarakat yang ikut andil juga ikut terbantu, ilmu-ilmu Yanto yang di terapkan di tengah masyarakat benar-benar sangat berguna, produksi pertanian, perikanan dan peternakan berhasil dengan sempurna. Dengan produk yang bagus dan berkualitas ini banyak sekali pesanan ekspor dari luar negeri, keuntungan yang luar biasa, bukan untuk perusahaan saja tetapi sangat bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.
Nama Yanto sangat terkenal di kalangan masyarakat, lantaran petani makmur berkat dari perjuangan dan pengajaran Yanto secara langsung kepada masyarakat dan juga berani memberikan modal untuk petani-petani yang kurang mampu. Hasil dari petani-petani ini harganya tak pernah anjlok walaupun hasil panennya berlimpah, itu berkat dari sistem yang dibuat oleh Yanto.
Dengan keberhasilannya ini bukan berarti tidak ada saingan yang ingin menyingkirkannya, seperti Marzuki, ia adalah pemimpin di daerah rejang saat ini, ia takut pamornya sebagai kandidat di singkirkan oleh Yanto. Harus di ketahui Yanto sama sekali tidak ingin berpolitik, apa lagi mencalonkan diri sebagai pemimpin di daerah itu, tak ada sedikitpun terlintas di benaknya. Justru Marzuki terlalu sayang sama jabatannya dan takut kalau-kalau Yanto terjun berpolitik dan menyainginya, melihat pamor Yanto sedang naik daun di tengah masyarakat saat ini.
__ADS_1
Suatu hari Marzuki menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki asal-usul Yanto orang yang di takutinya itu. "mirdok dimana kamu?" Marzuki menelpon anak buahnya, " saya lagi di rumah pak, ada perlu apa pak ?" terdengar suara mirdok dari telpon Marzuki. "kamu kesini, ada tugas yang inginku berikan padamu, cepat kesini" sahut Marzuki di telepon kemudian menutupnya. Empat jam kemudian mirdok datang kerumah Marzuki dan masuk lewat pintu belakang, di situ Marzuki duduk bersama ajudannya untuk menunggu mirdok. "lama sekali kamu, dari tadi saya tunggu-tunggu" marzuki bergumam," maaf pak tadi saya menyelesaikan pekerjaan saya, tanggung pak" jawab mirdok. "ya sudah sini duduk" Marzuki menyuruh mirdok duduk. "baik pak" sahut Marzuki sambil menuju tempat duduk. "kamu kenal yang namanya Yanto?" Marzuki menanyakan langsung tanpa basa-basi kepada mirdok. "kenal pak, siapa yang tidak kenal Yanto, dia pengusaha hebat dan juga banyak membantu masyarakat, ia benar-benar hebat pak hehe", mirdok sepertinya bangga dengan prestasi Yanto. "ohh begitu kah?, saya tidak menyuruh kamu memujinya, saya mau tau dari mana asal-usul Yanto itu? Apakah kamu tau?"Marzuki menanyai dengan nada agak keras. "kalau asal-usul nya saya kurang tau pak", "itulah yang ingin saya perintahkan kepada kamu, cari dari mana asal-usul Yanto itu", "untuk apa pak?" tanya mirdok. "ngak usah tanya-tanya cepat bergerak ajak tim mu" kata Marzuki sambil menyuruh mirdok segera berangkat. "siap pak" jawab mirdok.
mirdok mengajak tim nya mencari asal-usul Yanto, ia pergi ke desa orang tua Yanto dan mulai menanyai informasi ke pada masyarakat. Hanya beberapa orang di tanyai semuanya mengetahui asal-usul Yanto, akan tetapi mirdok belum puas, ia juga mencari berkas-berkas nya juga. Tak sampai di situ, setelah berkas-berkas di dapatin, ia segera pergi ke rumah sanak famili Yanto.
"assalamualaikum" mirdok mengetok pintu rumah Ardi kakak dari Tiwi. "wa'alaikumsalam" jawab dari dalam rumah, keluarlah Ardi yang memakai sarung, tanpa baju dan hidup penuh dengan kemiskinan. Dahi yang mengerut dan agak kurus jelas sekali hidupnya penuh dengan kesengsaraan. "apa saya boleh masuk pak"? tanya mirdok sama Ardi. "kalian ini siapa? mau cari apa?" tanya Ardi dengan suara serak dengan nafas agak sesak. "kami dari pendataan penduduk pak, mau mendata bapak", mirdok meyakinkan Ardi agar tidak ketahuan ia berbohong. "ohh... silakan masuk" tanpa rasa curiga Ardi mengajak mirdok masuk.
Sambil pura-pura mendata, tak segan-segan mirdok langsung menanyai asal-usul keturunan Ardi. Di situlah Ardi mulai menceritakan semua riwayat yang menyangkut asal-usul dari keturunan raja rejang.
__ADS_1