Rasa terlarang

Rasa terlarang
syasya


__ADS_3

******


kamal angkasa


masih dimna dimalam yang paling berkesan bagiku,kami semua merayakan kemenangan juara 2 ini,tapi dari tadi mata ini tak henti henti nya menatap cia,sesekali aku mencuri pandang dari matanya.


"gimana kalo akhir pekan ini kita bakar bakar ikan "ucap syasya


"wah boleh tu kk ,kamu gmna cia?" tanya tia


"kalo aku sih tergantung bg kamal aja kalo dia mau," cia pun melirik pada ku


"boleh ,tapi bakar bakar ikan nya dimna?"tanya ku


"dirumah aku aja mal"ucap syasya.


"ok kalao gtu" semua pun setuju.


******


tibalah dimna akhir pekan hari sabtu,malam minggu aku dan cia pergi ke rumah syasya,sampai disana kami pun menyiapkan semua alat dan perlengkapan,tia pun ada disana.


aku dan cia mengipas ikan nya,sedangkan syasya dan tia membuat bumbu ikan nya.tak lama kemudian ikannya pun matang,kami makan begitu lahap,ikan bakarnya begitu lezat,usai makan tiba tiba syasya menarik tangan ku ,entah kemna dia ingin membawa ku,cia dan tia pun melirik ke arah kami.

__ADS_1


"kita mau kemana sya? kenapa kamu seperti ini"ucap ku pada syasya


dan syasya berhenti di dapur rumahnya,dia menarik ku kedalam....


"mal aku ingin bilang sesuatu sma kamu" ucap syasya


"bilang apa sya? kenpa mesti didapur disni,kenapa tidak smping cia dan tia"tanya ku begitu penasaran.


"mal sebenarnya aku pingin ungkapin apa yang aku rasain selama ini sma kamu,selama kita bareng bareng dari pertama kuliah,


mal aku sukak sama kamu,aku sayang sma kamu mal,aku cinta kamu kamal" ucap syasya dan tiba2 dia memelukku erat.


ketika syasya mengungkap kan perasaan nya dan dia memelukku tiba2 sontak aku kaget,ternyata cia pun berada di belakang syasya ,dan melihat semua nya,dia pun berlari ,aku bergegas mengejar cia.ku hiraukan syasya....dan ternyata cia mengajak tia pulang.aku pamitan kepada syasya,aku seperti merasa bersalah kepada cia.entah kenapa ini.dan sepertinya cia udah salah paham dengan pelukan syasya pada ku.


"tapi mal,kamu belum jawab yang tadi,dan bukan kah cia itu udah besar kenapa kamu harus kahawatir padanya dan tia pun kawan baiknya"lagi lagi syasya memelukku erat dan dia menangis


seolah syasya tetap ingin aku ada disini.


"sya lepaskan,gimana pun cia itu adikku"aku melepas pelukan syasya dengan paksa


"mal,jangan bilang kamu suka sama dia" ucap syasya smbilan terus menangis


kuhiraukan ucap syasya,mungkin benar aku menyukai cia.aku langsung berlari dan menaiki motor ku .mencari cia dia pasti ke tempat kos nya tia.

__ADS_1


******


cia larisa


ketika usai makan,kk syasya menarik tangan bg kamal dan membawa bg kamal msuk kedalam,aku begitu penasaran,aku pun mengikuti mereka,dan tiba tiba aku melihat kak syasya sedang berpelukan dengan bg kamal ,sreekkkk.... hatiku sakit,patah benar benar sakit,air mataku mengalir ,aku pun lari ,aku mengajak tia pulang,aku ingin tidur di kos tia malam ini.


"tia ayo kita pulang hiikkz...hikkzz " tak bisa ku bendung air mata ku


"cia,kamu kenapa,kenapa kamu menangis" tanya tia


kuhiraukan ucapan tia langsung aku menariknya..tiba kami di kos nya tia.


"cia,sebenarnya ada apa? kenapa kamu nangis,ada apa sebenarnya,kamu cerita aja" ucap tia yg sambil membelai kepala ku


aku tak bisa menjawab pertanyaan tia,aku tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya,bahwa aku menyukai bg kamal.


ketika aku sedang asik menangis dipangkuan tia, ponsel ku berdering dan itu panggilan dari bg kamal,aku tak ingin mengangkatnya


"cia,ponsel mu berbunyi,ini bg kamal,kenapa kamu tidak mengangkatnya"ucap tia


lagi lagi aku tak menjwab pertanyaan tia aku terus menangis,20 kali bg kamal menelfon aku tak mengangkatnya..


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2