Rasa terlarang

Rasa terlarang
rasa


__ADS_3

******


kamal angkasa


aku keluar dari kamar cia aku berlari menuju kamar ku,aku salah tingkah,ketika cia tadi menatap ku,aku malu jantung ku berdetang kencang sungguh .aku merenungi dikamar ku rasa apa ini,apakah aku menyukai cia,tidak tidak ini bukan rasa suka ,tapi cinta.hah cinta?, aku mencintai adik ku sendiri,tidak ini tidak bisa rasa ini salah ini bukan cinta ahhhhh teriakku .aku tak ingin memikirkan ini lagi.mungkin ini hanya rasa suka kupada cia ku akui cia cantik,iah mungkin aku hanya kagum pada nya lupakan rasa ini kamal .


******


cia larisa


hah aku tak menyangka semua ini terasa seperti mimpi, ya tuhan sungguh hari ini hari yang menyenangkan,bagaimana tidak bg kamal membuatkan susu coklat panas kesukaan ku dan bubur ayam,i'm happy sungguh... susu coklat ini begitu nikmat dibuat oleh orang yang aku sayang.tak lama kemudian ponsel ku berdering...


^hidup ku tanpa mu takkan pernah terisi sepenuhnya karna kau separuh ku^


ini fino yang menelpon ,aku langsung menjawabny


"hallo sayang,bagaimana keadaan mu ,ap bg kamal msih marah pd mu sayang ,aku sungguh khawatir mengapa dri tadi kau tak menjawab telfon ku?" ucap fino dengan suara serak dan penuh kekhawatiran


"sayang aku baik baik saja ,tak usah khawatir"aku menjawab pertanyaan fino ,


aku tidak mungkin menceritakan hal yang terjadi tadi pagi,aku takut dy tambah khawatir gumam hatiku.


"sayang bisakah besok kita bertemu,sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu,bahwa lusa aku akan berngkat pulang,aku...aa.aku masih merindukan mu " ucap fino

__ADS_1


"eummm bagaimna ia sayang,baiklah akan ku coba bicara pada bg kamal nanti"jawab ku ,dan berfikir aku bingung apakah bg kamal memberikan izin atau tidak.


"ok sayang,kamu udah makan blum? " tanya fino


"udah sayang , "jawab ku dengan tersenyum dan terlintas diingatan ku bubur ayam yg bg kamal buatkan tadi .


"yaudah kalo gtu aku tutup dlu ya sayang ,sepertinya nenek memanggil ku"kata fino


"iah sayang,"aku pun menutup telfon nya.


****


tak terasa matahari sudah terbenam ,kini bintang dan bulan mulai menderang,ku lihat bulan yang begitu indah,aku duduk sendiri di depan teras rumah ,dan bg kamal datang menghampiri ku.


******


kamal angkasa


"hai cia,kamu ngapain diluar begini apa tidak kedinginan nanti masuk angin loh"ucap ku pada cia


"ah bg kamal,aku sedang memandang bintang yang berkilauan dan juga bulan itu,coba deh bg kamal lihat bulan sabit itu indah bukan" ucap cia tersenyum sambil menunjukkan bintang dan melihat ke arah ku


aku pun menatap bulan tersebut ,ia bulan itu begitu indah ,gumam hatiku.

__ADS_1


"indah sih cia,tapi tak seindah wajah mu..wkwkwk hahahah"aku mencoba gombalin cia ,mencoba membuat suasana penuh tawa di keheningan malam ini.


"cih... gwmbel lu bg...ieyy dasar ni cowok.."ucap cia sambil menggelitik ku...


"hahaha aduh geli cia nanti ku balas nih"aku membalas mnggelitik cia


"ahhahaahhahah,sudah2 bg geli tau,"ucap cia yg tak sanggup lagi tertwa.


"kamu sih yang duluan menggelitiku"ucapku lagi


"oh ya bg,bisakah besok aku jalan sama fino,soalnya dia mau berangkat pulang dari medan"ucap cia menunggu jawaban ku dengan penuh harapan.


hati ku seperti sakit mendengar cia ingin jalan bersama pacarnya ,kenapa aku ini..aku khawatir terjadi sesuatu pda cia ,bagaimana aku harus memberi nya izin,gumam hatiku mencoba berfikir apa yang harus ku jawab..tiba tiba ide gila muncul dikepala ku


"baiklah tapi ada syarat"ucap ku


"huh bg kamal pake syarat segala,apa syaratnya? " ucap cia dengan kekesalan


"kamu bisa pergi denganya tapi aku harus ikut,atau tidak pergi sma sekali,silahkah dipilih," ucap ku hahah aku rasa ide gila ku akan berhasil


"apah? ... huhhh apa tidak ada syarat yg lain ,misalnya bg kamal nitip apa gtu biar cia beliin "jawab cia yg berharap aku meberikan syarat lain.


" eitsss....no.no.no " jawab ku simple

__ADS_1


"huh reseg yaudahlah bg kamal boleh ikut,"cia menjawab dan menyetujui dengan penuh keterpaksaan.


bersambung...


__ADS_2