
******
Cia larisa
aku terkejut mendengar nada dering kusus ini,iah tiba tiba hp ku berdering,
^hidup ku tanpa mu takkan pernah terisi sepenuhnya karena kau separuhku^
ini adalah nada dering kusus dari fino,lalu aku meninggalkan bg kamal sejenak
"bg cia angkat telfon dlu ia"ucapku smbil berjalan 3 langkah menjauhi bg kamal.
"ok cia jangan jauh jauh nanti diculik kolong wewe"jawab nya meledekku lagi
aku pun mengangkat telfonnya
"halo sayang kamu lagi dimana? "tanya fino
"aku sedang ditaman dengan bg kamal sayang"jawab ku
__ADS_1
" aku ingin memberitahumu bahwa aku malam ini otw medan "jawab fino
"kamu ngapain kesini ?" tanyaku kembali
"loh kamu lupa bukan kah aku memiliki seorang nenek cantik disitu ,aku ingin mejenguk nya sambil melihat mu aku rindu kamu cia" jawab kamal lagi
"bagaimana dengan kuliah mu sayang"tanya ku lgi
"dosen ku keluar kota beberapa hari jadi kami diliburkan"jwb fino
"baiklah sayang aku menunggu mu bye love you " aku pun menutup telfonnya
"wah senyum senyum sendiri ? siapa yang menelpon mu cia? apakah kakek2? tanya nya meledekku
"heumm ada deh mw tau aja lu bg wekk"jawab ku kembali meledeknya.
"yasudah kalo gtu ayo kita pulang skrng udah terlalu malam ."jawab bg kamal
kami pun menuju ke tempat dimana motor bg kamal diparkir sambil berjalan aku begitu kedinginan aku lupa memakai switer ku...tiba tiba bg kamal melepaskat jaket yang ia kenakan lalu memakaikan nya pada ku,tersa panas punggung ku dan jantungku lagi lagi berdebar ini sngat nyaman aku mersakan nya.namun aku hnya tersipu malu.
__ADS_1
"bg nanti kamu kedinginan"ucapku pd bg kamal
"ah tak apa hanya saja aku tak suka melihat seekor kodok kedinginan"jwb bg kamal
"emg aku kodok apa heuhh"jawab ku ketus dann kesal
"hahahahahah,sudahlah ayo cepat sepertinya sebentar lgi mau hujan" bg kamal tertwa
******
Kamal angkasa
setelah cia usai mengobrol entah dengan siapa ,entah siapa yang menelfonnya yang jelas dy terlihat bahagia se x senyum indah merekah diwajah nya bibirnya yg begitu indah ...lalu aku mengajak cia bergegas pulang ,saat kami menuju tempat parkiran aku melihat cia begitu kedinginan,akupun melepaskan jaket yg aku kunakan,lalu kupakaikan pada cia dari belakang,ingin rasanya memeluknya tapi apa daya ,dy pun tersipu lagi kmi bergegas segera pulng krn sebntr lagi sepertinya hujan akan turun.
seketika dijalan pulang benar saja hujan turun akhirnya kami kebasahan mencoba mencari tempat teduh,kmi pun berteduh diteras rumah kosong yang tak ada penghuni sepertinya.
cia begitu kedinginan aku mencoba meraih tangannya lalu ku usap.mata kami pun saling bertatapan hujan pun semakin deras membuat jantung ku takkaruan lagi ,ku tatap mata cia yg begitu tajam lalu tiba tiba wajah kami semakin mendekat lalu aku mencium bibir cia,aku tak tahan melihat bibir nya yg indah ,ku kecup bibir cia aku mersakan betapa lembut bibir cia ,dan dia hanya terdiam pasrah ,tapi tiba tiba dia membalas mengecup bibirku .kmi terbawa suasana dengan keheningan mlm ini bhkan dengan rintikan hujan .kupeluk cia dengan erat.kmi pun merasa hangat satu sma lain.aku tidak tau apa yg kulakukan pada adik ku sendiri saat ini.
bersambung
__ADS_1