Rasa terlarang

Rasa terlarang
tamparan keras


__ADS_3

kami pun tiba dirumah,lalu aku melihat bg kamal terus berjalan mendekatiku,


plaaaaakkkkk,suara tamparan ,bg kamal menampar ku aku kaget,sakit pipi ku memerah tak tahan airmataku pun menetes


"cia dari mana aja kamu?" tnya bg kamal dengan marah


"kmu kenapa menampar adikmu sendri"fino marah dan ingin menampar bg kamal kembali tapi bg kamal menahan tangan fino dan menjatuhkan nya


"Cukup cukupppp.... fin kamu pulang aja "


aku berteriak dan berlari masuk kedalam sambil memegang pipi ku yang memerah dan kesakitan.


Fino pun pulang dan bg kamal langsung mengikutiku.


"Cia maaf aku ,aku tak sengaja menampar mu ,tau kah kamu aku khawatir,bukan kah sudah ku katakan jangan kemana mana tapi kamu malah pergi bersama lelaki itu."


Ucap bg kamal


"cukup bg, bukan kah aku sudah menelfon mu beberapa x dan mengirim pesan pada mu,tapi kamu tak membalas nya.dan asal kamu tau bg dia itu fino pacarku."jawab ku dengan emosi air mataku terus mengalir.


"ciaa...tunggu aku aku..."ucap bg fino terbata bata.


aku tak mendengar lagi apa yang bg kamal ucapkan aku terus berlari menuju kamar ku dengan isak tangis ku.

__ADS_1


******


Kamal angkasa


aku menyesal kenapa aku harus menampar cia tadi ,tangan ku begitu lancang,dan Aku terkejut mendengar bahwa lelaki yang bersama cia tadi adalah kekasihnya


Rasanya hati ku sakit sesak,seperti ada duri yang menancap,rasa apa ini mengapa hati ku sakit se x ketika cia mengatakan itu.. aku menyesal telah menampar cia aku harus minta maaf padanya ,sungguh tangan ku begitu lancang,maaf kan aku cia,aku menyesal seandainya waktu bisa berputar kembali,aku egois menampar cia tanpa menanyainya lebih dlu .brengsek aku begitu kejam ,cia maaf maaf kan bg kamal.


****


Cahaya matahari pun memancarkan sinarnya hingga terpantul di wajah ku ,seolah mengganggu tidur ku,aku terbangun dan sontak aku mengingat cia bergegas aku bangun menuju kekamar cia.


Tok..


Tok..


Tok..


Dia tidak menjawab,aku terus mengetok pintu kamar cia


Tok..


Tok..

__ADS_1


Tok..


"Cia... cia.. buka pintunya.." cia juga tak membuka pintu nya.


"cia apa kah kmu masih marah pada ku,maaf kan bg kamal cia,aku janji takkan mengulanginya "teriakku,aku terus berteriak .


Aku khawatir dengan keadaan cia mengingat peristiwa yang semalam,aku terus mengotok pintu kamar nya dan berteriak...hati ku tak karuan ,tak tenang ,gelisah,apakah aku harus mendobrak pintunya ,tidak nanti cia akan marah lagi padaku .


"cia ...cia... bukalah pintunya aku mohon" aku terus berusaha membujuk nya.


tapi cia juga tak membuka pintu nya.aku mencoba mendobrak pintu kamarnya dengan sekuat tenaga ku..aku khawatir terserah jika dia marah pada ku


Brughhh ...bruggh...brugghh


Pintu nya tidak terbuka aku mencoba lagi


Bruggg...bruughhh... pintu ya terbuka,


Aku melihat cia dibawah tempat tidur nya ,segera ku hampiri cia.


Cia..cia bangun,badan nya begitu panas dan berkeringat dingin ternyata dia pingsan , aku segera menelfon taxi online dan membwa cia ke rumah sakit.


Bersambung...

__ADS_1


Hai readers ku sayang,aku mengharap kritikan dan saran kalian.agar thor tau dimana kekurangan cerita ini jangan lupa di like juga iah 😘 readers ku agar aku semakin semngat ....love you ❤


__ADS_2