Rasa terlarang

Rasa terlarang
malam yang panjang


__ADS_3

*****


kamal angkasa


akhirnya kami tiba dirumah dengan keadaan basah kuyup,cia begitu kedinginan.


"cia kamu mandi pake air anget dlu biar gg masuk angin, " ucap ku


"iiah bg,yaudah aku mandi duluan iah"ucap cia


"ia sayang"ucap ku lagi


setelh cia mandi ,bergantian giliran ku yang mandi.usai siap mandi ,tiba tiba angin begitu kencang ,dan lampu padam


aku mendengar suara teriakan cia ,aku pun menghidupkan lampu senter di hp ku,bergegas aku mencari cia.


"aaaaaaaaa... gelaaapppp.. bg ,bg kmaaallllll" cia berteriak kencang


"iaaaa... bentr sayang tunggu"ku susuli segera sepertinya dia dikamar nya.

__ADS_1


aku menemukan cia,dia begitu ketakutan, iah yang aku tau dia memang memiliki rasa trauma dengan kegelapan ntah apa yang membuat nya bgitu trauma dengan kegelapan . aku langsung memeluknya


"cia,,, hey syg kamu gg papa kan,tenang iah disini ada aku"ucap ku memeluknya dan menenangkanya


"bg aku takut hikksss...hiksss.."cia menangis di bahu ku.


"tenang sayang bentar lagi hidup kok lampunya"ucap ku


"aku...aku takut bg...hiks hiks hiks...."cia menangis


(tpi cia trus menangis ketakutan aku begitu khawatir dengan keadaannya.lalu aku memeluknya dengan nyaman,membelai rambutnya yg panjang dan tiba2 tangis itu terhenti,mungkin dengan kupeluk rasa takut cia hilang)


aku mencium kening cia.


"sayang jangan nangis lagi,ini lampu nya udah hidup" ucapku sambil mengecup keningnya


"iiah bg "cia tersenyum dan dia membalas pelukan ku.


aku kaget ketia cia membalas pelukan ini begitu erat,sejenak kulepas pelukan ini,lalu ku tatap mata cia ,begitu pun cia juga menatap mataku,ya kami saling bertatapan,bermain dengan mata .

__ADS_1


tak sanggup aku menahan aroma tubuh cia yang begitu wangi,ku lihat bibirnya,masih terbayang dan teringat kelembutan tadi pagi,aku ingin merasakanya lagi,sepertinya aku mulai berfikir tidak waras.


perlahan kudekati wajah cia,lalu aku mengecup bibirnya,cia semakin pandai membalas kembali kecupan ku,kami saling menelan siliva,kami lupa waktu,dan yang tidak seharusnya terjadi malam ini,telah terjadi.


kami melakukan hal yang dilarang,bejat nya nafsu ku pada saat itu,ya setan merasukiku.


*****


cia larisa


usai aku mandi,tiba tiba lampu mati,aku takut..begitu takut dengan gelap,kegelapan ini membuat ku sesak,mengingat masa lalu yang membuat ku trauma,entah apa itu yg jelas aku tak mengingat nya,tapi rasa takut itu slalu ada ketika kegelapan menemani ku,seolah olah trauma ini ada tapi tak ingat penyebab nya.


aku berteriak kencang,memanggil bg kamal


kemudian bg kamal menghampiri ku,dengan membawa cahaya kecil,ya cahaya dari ponselnya,tetapi aku masih merasa ketakutan,dan terus menangis,bg kamal pun memeluku,dia juga membelai rambut ku,membuat ku nyaman,tenang,aku melupakan rasa takut itu seketika.lalu tak lama lampu pun hidup,aku kaget karna kami saling berpandangan ketika lampu menyala.membuat jantung ku terus bedegub kencang sekencang nya,aku takut dan malu jika bg kamal mendengarnya.


deg..deg..degg...


jantung ku terus berdegub ,aku ingin menghentikan waktu saat ini,rasa ini begitu hangat dan nyaman,perlahan bg kamal pun mendekati wajahnya lalu dia mengecup bibir ku,aku pun membalas kecupan lembut dari nya,kami saling menelan saliva,bukan sampai sni saja ,bahkan malam ini kami melakukan yg tak seharus nya kami lakukan.aku lupa pada waktu karna pada malam ini bg kamal membuat ku begitu nyaman seolah terbang ke langit ke tujuh,dan sampai kami terlelap bersama......

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2