
******
kamal angkasa
setiba dirumah,ayah meminta kami semua berkumpul diruang tamu,aku tidak tau apa mungkin ayah ingin mengatakan keputusan .
jujur aku belum siap,bagaimana jika keputusan ayah jika aku dan cia harus berpisah dan aku harus harus kehilangan baby ku
tidak bagaimana ini,aku semakin tak karuan
aku harus tenang,apalagi dihadapan cia,bagaimna pun aku harus menerima nya,
"baiklah,jika semua sudah berkumpul,saya akan mengatakan keputusan bagaimna cia dan kamal anak saya " ucap ayah
kemudian ayah terdiam sejenak,kami semua menunggu ucapan ayah yg selanjutnya..
"menurutku bagaimana pun anak dalam kandungan cia tidak bersalah,cia dan kamal sebaiknya kita nikah kan saja,karna bagaimana pun mereka saling mencintai" ucap ayah
__ADS_1
sontak aku kaget,iah ini keputusan yang aku mau,jujur aku senang dengan keputusan ini ,tapi sejenak ayah melanjutkan pembicaraannya lagi
"tapi...." ucap ayah
"tapi apa bg" tanya bibi nia
"tapi kamal mama mu belum mengetahui hal ini,sebaiknya jangan beritahu dia" lanjut ayah
"apah... bg danu ini gag bisa,mbak elsa harus tau ini semua,ia aku selaku ayah cia menyetujui keputusan mu,tapi bagaimana mungkin mbak elsa tidak tau masalah ini? " tanya paman yandi
"yandi, aku mengerti ,tapi sebaiknya masalah ini elsa jangan tau,karna akhir akhir ini elsa sering sakit,bahkan beberapa akhir pekan ini kami sering kedokter, kata dokter dia tidak boleh terlalu memikirkan masalah,aku takut jika elsa kambuh lagi,apa lagi saat ini dia sedang memiliki pekerjaan begitu cukup banyak,kita akan mengatakan pada elsa tapi tunggu waktu yang tepat, aku akan mengatakan nya" ucap ayah
"bagaimana dengan kuliah cia iia yah"tanya bibi nia kepada paman danu
"soal kuliah cia,dia dapat melanjutkan dan mengikuti final semster ini tapi aku rasa untuk semster genap cia harus memgambil non aktifnya" jawab ayah pada bibi nia,,,
"kapan pernikahan ini akan dilangsungkan ? " tanya paman yandi
__ADS_1
" pernikahan ini akan dilangsung kan besok pagi,saya harap yg berkumpul disini semua cukup untuk tutup mulut,tidak mengatakan kepada elsa maupun kepada siapa pun" ucap ayah.
******
cia larisa
ketika kami semua berkumpul ,ternyata paman danu ingin mengatakan keputusan tentang hubungan ku dan bg kamal,aku berharap keputusan paman danu ,tidak mengecewakan ku,dan semua ini yg terbaik untuk keluarga kami,
dan saat paman danu mengatakan keputusan nya bahwa baby yg diperut ku pantas untuk lahir jujur hati ku begitu gembira,apalagi setelah paman danu melanjutkan keputusan nya dan mengatakan jika aku dan bg kamal harus menikah begitu senang pekiran ku ,aku akan menikah dengan orang yang ku cintai selama ini,ini semua berasa mimpi, meskipun agak kacau,tapi ketika paman danu mengatakan bahwa bibi elsa tidak boleh tahu tentang ini semua,aku kecewa, bagaimana pun aku ingin merasakan perlakuan mertua ku,apalagi mertuaku adalah bibi ku sendiri...
meskipun kata paman danu ini hanya sesaat dan bibi elsa akan diberi tahu,aku tetap saja khawatir, jika nantinya bibi elsa tidak mengakui dan menggap aku dan anak ku sebagai menantunya ....
setelah semua keputusan paman danu, hari begitu cepat berjalan pada hari ini,mama dibantu oleh rana dan aku menyiapkan acara pernikahan besok pagi dirumah ini,,
malam pun tiba begitu cepatt..
ketika aku hendak tidur terdengar suara ketokan pintu ....
__ADS_1
bersambung