
******
cia larisa
usaai makan malam ,kami semua berkumpul di ruang tamu,dapat ku rasakan bagaimana ayah dari anakku sekarang sedang gemetaran ,keringat dingin yg bercucuran,aku tau itu bg,jantung ku juga tak karuan,bagaimana kira kira reaksi paman danu jika dia tau ini,aku takut calon ayah dari anakku di sakiti ... aku ... aku juga khawatir bg ..gumam hati ku
ayah ku pun mulai berbicara ....
"bg danu,aku sudah memberi tau pada mu sebelum nya kan bahwa cia sakit" ucap ayah ku
"iia yandi,bukan kah hal ini yang membuat mu memaksa ku untuk kesini,memang nya cia sakit apa? ? " tanya paman danu
"bg, cia ...cia hamil" ucap ayah terbata bata dan singkt
"ahahahah lelucon apa ini yandi,hei nia kamu liat suami mu bergurau yang tidak tidak,mungkin dia menginginkan cucu,apakah anak dari ika tidak cukup bagi mu? sehingga kamu menginginkan dari cia ..hahahaha kamu ini ya , cia hahah coba lihat ayah mu itu,apakah cucu nya dri kkk ika kmu itu tidak cukup.. hahahaha kamu kan bru saja melanjutkan study mu" ucap paman danu yang tertawa menanggapi ucapan ayah.
kami semua tercengang saat paman danu tertawa,bagaimana jika paman danu tau jika ini bukan lah sebuah canda.
"bg danu yg dibilang sma bg yandi benar bg hikss...hiks..." ucap mama dan menangis
__ADS_1
ketika paman danu melihat mama menangis disitu lah dia percaya bahwa ucapan ayah bukanlah sebuah candaan
"apa.....? kmu benran nia..... siapa yang udah ngelakuin ini semua pada ponakan ku....jawab nia... yandi siapa cowok brengs*k itu.." ucap paman danu .sambil memukul meja
kami semua terkejut dengan pukulan meja paman danu
mama semakin menangis seolah tak kuasa menyebut nama cowok itu,dan gimana jika paman danu tau jika cowok brengs*k itu adalah anak nya
"ayah... sebenarnya cowok itu aku" ucap bg kamal pula
sontak aku kaget dengan ucapan bg kamal, dia yg coba menjawab pertanyaan ayah nya
"hahahahaha candaan apa lagi ini,kamal ini semua gara2 kamu gak becus jaga adik mu sendiri,seharus nya kamu ngelarang cowok itu buat dekatin cia,dia kan harus fokus sm study nya ini juga salah kamu,tapi bukan bearti kamu mengakui yg ngelakuin itu kamu." ucapa paman danu dia tak percaya ucapan bg kamal
"hehh ... maksud mu benar ,benar apa yan?" tanya paman danu lagi
"bg danu yang ngelakuin itu adalah.....kamall hiks...hiks...hikss.. ayah gimna ini yah..hiks..hiks " ucap mama dan menangis pda pangkuan ayah.
om danu diam sejenak lalu dia memegang dada nya sekitar jantungnya lalu dia berteriak dan terbaring di sofa
__ADS_1
"aaaaaaaarrggggg arrrgggg" teriak paman danu kesakitan
"ayah.....yah... ayah... ayah kenapa yah
.. maafinn kamal yah..ayah " teriak bg kamal khawatir
kami semua khawatir dan takut ,
"bg...bg yandii .... " ucap mama
"sepertinya kita harus bawa kerumah skit,kamal kamu siap kan mobil cepat " ucap ayah saat itu berbicara pda bg kamal
bg kamal berlari dan menyiapkan mobil,lalu ayah membantu paman danu berjalan dan menuju ke mobil .
kami semua langsung menuju ke rumah sakit terdekat ...
setiba di ruang UGD paman danu diperiksa oleh dokter ,kami menunggu diluar,kami menuggu dokter keluar,kutatap wajah bg kamal yg begitu khawatir dan tampak tetesan air mata dipelupuk matanya,aku mencoba mendekatinya,menggenggam tangan nya,aku tak peduli mama dan ayah, yg aku tau saat ini bg kamal lebih membutuhkan kekuatan ,dan aku yakin bisa memberinya kekuatan ini...
saat aku genggam tangannya
__ADS_1
dia melihat ke arah ku, lalu membalas mengenggam tangan ku,dan mencoba menghapus air matanya, iah dia tidak ingin aku melihat air mata itu, dia tidak ingin melihat ku tambah khawatir padannya...
sementara itu tak lama kemudian dokter pun keluar ...