Rasa terlarang

Rasa terlarang
gelisah


__ADS_3

******


kamal angkasa


sesaat hati ku senang menghirup udara segar,,hati mulai sedikit tenang,meskipun nanti aku harus menghadapi ayah dan mama.kemudian aku kembali ke ruang cia,ketika aku ingin membuka pintu terdengar seperti ada suara lelaki yg sedang menangis,perlahan ku buka pintu dan ternyta lelaki itu fino.aku mengintip dri celah pintu dan sedikit menguping pembicaraan mereka,aku melihat fino benar2 menangis,ia aku mengerti bagaimana perasaan fino yg mencintai cia selama 3 tahun ,ini pasti sulit bagi dia ,,,,,


dan lebih kagetnya lagi aku mendengar ketika cia mengucapkan pda fino bahwa dia mencintai ku sudah selama 10 tahun bearti selama dia masih kecil dia sudah mulai menyukai ku...


ketika aku mengetahui hal ini ,membuat aku semakin cinta sama cia,,,,


aku tak ingin mereka berlarut dalam kesedihan,aku pun membuka pintu seolah tidak tau apa apa ......


"hei fin ada kamu ia ternyata" ucap ku


fino segera menghapus airmata nya dan begitu pun cia..


aku sengaja pura2 tak melihat air mata mereka.


"iiah bg, aku kesini membuka tali infus cia, dan kata dokter juga cia udah bole pulang sore ini" ucap fino


"oh gtu fin,mksih iah" ucapku


" kalo gtu aku mw tugas dlu ia cia" ucap fino


"ia fin,mksih ia" balas cia...


fino pun keluar,kini aku ber dua dengan cia


" hei sayang,nih aku bawain sarapan buat kamu dan baby kita " ucap ku


"wah apa itu bg? " tanya cia

__ADS_1


"bubur ayam kesukaan kamu,nih aku beli 2 ,kamu makan yg banyak iah,supaya baby kita gg kelaparan syg" ucap ku


"wah enak nih,cia juga laper bnget bg," ucap cia yg sepertinya memng begitu lapar.


aku menyuapi cia ...


" gg usah bg,aku bisa sendiri kok" ucap cia mengambil bubur itu dri tangan ku.


kuperhatikan dia makan begitu lahap ... bagaimana tidal sudah 2 hri ini cia hnya makan cairan infus.


"bg, cia mw lgi"jwab nya dan tersenyum


"nih sayang aku memang beliin 2 buat kamu" ucap ku


ketika cia sedang mkn bubur nya,lalu tiba2 dia berhenti


"bg,, ayo aaaap bukan mulut nya cia suapin,abg pasti blum makan" ucap nya polos


"ih ... cia tau abg pasti blum makan,kalo abg gg mau cia suapin,cia gk mw makan lgi ia bubur nya." ucap cia ketus ...


"hmmm,,, kamu ngancem balik iah ,baby liat mama kamu ini ngancam ayah deh.."aku mengelus perut cia


"ia dong ayah,mknya ayah harus mkan , nanti biar ayah sehat waktu baby liat ayah...ia nak ia" ucap cia juga mengelus perutnya


" iaudah deh syg suapin aku" ucap ku agar cia segera melwnjut makan bubur nya.


"aaappp ...." cia menyuapi ku


tak terasa jam menunjukan pukul 3...


paman dan bibi pun datang menjemput kami,,

__ADS_1


msih bisa kurasakan emosi paman dan bibi yang saat ini kurang berbicara pada ku..


"mama.... " ucap cia


"iah cia,kami kesni menjemput mu,tdi fino kabari mama bahwa kmu sore ini udah boleh pulang" ucap mama


"ia dan kamal,paman sudah menghubungi ayah dan mama mu,sbntr lagi mereka tiba" ucap paman pada ku namun tak melihat ke arah ku ......


"iah paman" ucap ku menunduk


lalu aku pun membereskan barang cia,setelah menebus obat cia kami pun pulang....


dia tengah perjalanan hanya ada suasana hening di mobil,aku dan cia saling melirik


ia kami tau mereka msih marah


tapi semua ini memang butuh proses


belum lagi jantung ku semakin ta karuan,rasa gelisah menghampiri ku,aku berfikir bagaimana nanti menghadapi mama dan ayah ku, apa mereka sudah tau,apa paman dan bibi sudah bercerita semuanya pda mereka..


kenapa mama dan ayah tak menlfon ku,jangan2 mereka sudah tau..


ahhhhh aku tak tau lgi hrus berfikir bagaimana.


tak terasa kami pun tiba dirumah ..


bersambung


hei readers setia ku,jangan pernah bosan dukung novel ini iah, terus like tekan tombol ❤ juga ia reader ku ...


sayang kalian 😘😘😘😍

__ADS_1


__ADS_2