Rasa terlarang

Rasa terlarang
terbongkar


__ADS_3

******


cia larisa


ketika semuanya masuk dikamar,ayah langsung mengajukan pertnyaan pda ku,dia menanyakan siapa lelaki itu,sepertinya mereka sudah tau jika aku sedang mengandung,bagaimana ini,aku pasrah mungkin inilah waktu yg tepat untuk mengakui semuanya,sesaat ketika ayah menanyakan pda ku,bg kamal datang ,aku takut bg kamal mengungkap kannya ,aku takut jika orang yang kucintai terluka,aku takut jika ayah melukainya nya....tapi bagaimna pon ini semua harus terselesaikan,aku siap jika ayah mengusirku,


dan yg kutakutkan terjadi bg kamal mengakui nya..... aku menggengam erat tangannya memberi dia kekuatan padahal saat itu aku pun lemah....


******


kamal angkasa


ketika aku sudah mengatakan bahwa cowok itu adalah aku,semua tercengang mata menatap menuju ke arah ku,dan paman pun berjalan perlahan mendekatiku....


"apa? paman salah dengar tadi mksud kamu apa kamal?" tnya paman melotot pada ku


"kamal kamu jangan becanda ini lagi serius"ucap bibi pula


"paman,bibi aku serius,ini salah ku,aku tidak bisa menjaga cia,kami sama sama menyukai dan saling mencintai ,dan maaf kan aku paman aku menghianati janjiku,"ucap ku lemah tpi jelas


"apa,kamu becanda kan mal?"tanya bibi


kemudian bibi pingsan ...


"ma..ma bangun ma,ayah mama pingsan"ucap rana


" tante bangun tan..."ucap tia juga


lalu paman meletakkan bibi di sofa ,lalu menghampiri ku lagi


fino segera mengecek keadaan bibi...

__ADS_1


suasana benar terasa mencekam bagiku,dan panas keringat dingin keluar tiada henti dari tubuh ku ..... aku siap menerima jika paman membunuhku..


ppaaammmmm....


pammmmmm...


paaaaa...mmmmm


paaaaam.....


paman menampar ku 4 kali.... sungguh skit tapi aku tau ini tak sesakit hati paman dan bibi rasakan ...


"kamuuuuu.... beraninya menodai anaakku,,,saling cinta? kenapa kamu lakuin ini semua pada adikmu sendri..." ucap paman begitu marah pada ku


"ayah cukup yah,ayah tampar cia aja,ini semua salah cia yah,bukan bg kamal,cia yg dlu mencintai nya yah,hiks...hiks...iah sedari kecil cia mengaguminya,dan ...dan ternyata bg kamal juga mencintai cia...hiks...hiks.... ini salah cia yah hiks...hiks...." ucap cia


paammmm...


paammmm


" mmaf kan kamal paman" ucap ku lagi tiada henti meminta maaf.


"apa yang harus ku katakan pada ayah mu...sekarang bagaimna dengan ankku benih itu sedarah dengan ku,apa yg kalian lakukan,kalian benar2 membuat keluarga ini hancur" ucap paman lgi menahan tangis dan duduk disofa smping bibi


paaaaammmm...


paaaammmm


aku menerima tamparan itu lagi ,dan ternyata itu fino yg menamparku


ketika fino ingin menampar ku lagi ternyata cia bangun dan menghentikan tangan fino....

__ADS_1


" lepaskan cia ,aku juga ingin memberikan pelajaran padanya,teganya dia menghancuri adxnya sendiri" ucap fino


"cukup fino...cukup ...hikss...hiks....ini bukan kesalahan dia,ini juga salahku,aku yg dlu mencintai nya,iah benar aku memutuskan mu saat itu krna dia juga mencintai ku ... hhikss..hikss...tolong jangan skiti dia lgi" ucap cia terus menangis


dan cia terus menggenggam erat tangan ku...


"kamu liat ini mama kamu cia,ini semua gara anak seperti mu" ucap paman lgi.


tia mendekati cia,seolah dia tak tega melihat ini semua yg terjadi pd cia,dan dia pamit untuk pulang pd cia ...


tak lama kemudian bibi sadar...


rana memberika segelas air putih pada bibi


"yah...tadi mama cuma mimpi kan yah,ini semua gg benar kan yah" tanya bibi pada paman


"ma,ini semua benar bagaimna pun kita harus menghadapinya" ucap paman memeluk bibi


"apa salah dan dosa kita ia yah,kenapa ini semua terjadi pda keluarga kita , apa salah mama yah hiks...hiks...hiks..." bibi terus menangis


fino pun keluar bertugas lgi memeriksa pasien yg bru dtang...kini hanya aku cia ,paman bibi,dan rana didalam ruang ini.


seketika hening ....


cia terus ingin berada didekatku tangan ku tak pernah lepas dari genggaman nya ...


lalu paman pun bicara,


" ma,sepertinya aku harus hubungi abg ku ,dan dia harus tau masalh ini.."ucap paman


sontak aku kaget ,paman ingin menghubungi ayah dan mamaku...

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2