
******
kamal angkasa
dikeheningan malam yang begitu dingin ini sungguh aku merasa anak yang paling buruk,yang paling jahat terjadap ayah ku,karna diriku ayah dibawa ke rumah sakit malam ini,maaf kan kamal yah,kamal memang anak durhaka ,cia menghampiri ku, lalu mengenggam erat tangan ku,iah dia memberi semangat dan kekuatan untukku, terimakasih sayang setidak nya saat ini kamu memberi ku kekuatan sehingga membuat ku tegar,gumam hati ku.
tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan UGD langsung ku hampiri dokter yang sedang berjalan ...
" dokter.... dokter... gimana ayah saya? dia enggak kenapa kenapa kan dok?" tanya ku khawatir akan ayah
"dokter gimana keadaan abg saya?"tanya paman yandi pula
"pasien hanya terkena serangan jantung kecil,untung saja segera dibawa kesini,jika tidak mungkin akan lebih parah dan berakibat fatal," jawab dokter
"tapi..tapi ayah saya udah ngak kenapa kenapa kan dok? " tanya ku pda dokter
" ia ...pasien sudah membaik ,saran saya jangan membuat pasien emosi atau marah dulu,dan jangan buat pasien terlalu berfikiran ,pasien juga harus istirahat yang banyak , untuk malam ini biarkan pasien istirahat disini dlu,besok sudah boleh pulang,saya akan memberi kan vitamin untuk pasien." jawab dokter pada kami semua
"maksih dok," ucap kami semua
"ia saya permisi dlu" dokter meninggal kan kmi
kami semua menuju keruangan ayah
__ADS_1
ketika aku mendekati ayah,kulihat wajah nya yang sedih saat menatap ku
" ayah maafkan kamal yah ,kamal salah,kamal tak pantas menjadi anak ayah...hikks...hiks.. maafkan kamal ayah,ayah boleh usir kamal tapi kamal mohon yah restui hubungan kamal dengan cia"ucap ku menangis dan mencium tangan ayah yg sedang di infus .
semua menatap ke arah kami,....
"bg jangan dipikir kan dulu ,besok kita pikirkan lagi ,kamu istirahat aja dulu" ucap paman yandi
"tidak yandi,aku sudah tidak kenapa napa lagi,aku baik baik saja,tapi bagaimana pun msalah ini harus kita selesaikan, dan maaf kan aku yandi hiks....hikss maafkan aku hikss...hiksss... sebab karna aku tak becus mendidik anak ku...hikk..hikss...hikss..sehingga cia menjadi korban nya.... " ucap ayah sambil menangis kepada paman yandi
"ini bukan salah mu bg,aku rasa aku juga tidak berhasil mendidik anakku," ucap paman yandi.
"tidak tidak yandi,ini memang salah ku,aku gagal menjadi seorang ayah yandi hiks..hiks..." ucap ayah lagi
suana menjadi haru,semua yang ada diruang menangis, paman yandi menangis meskipun dia menahan air mata nya terjatuh,bibi nia juga menangis ....sungguh ini sebuah kepedihan bagiku,melihat keluarga ini menjadi seperti ini...
malam ini sungguh malam yang panjang ....
kami semua tidur diruangan ini....
*****
suara kicauan burung yang merdu membangunkan ku ,jam masih menunjukkan pukul 6 pagi,
__ADS_1
perlahan aku membangunkan cia, yang tidur di samping bibi nia, aku ingin mengajak nya menghirup udara segar sejenak diluar dan membeli sarapan untuk mereka ...
"husstt ...cia ..cia bangunn" aku membisikkan pada telinga cia
tapi cia tidak bangun dia han membalikkan badanya yang tadi ke arah bibi nia,sekarang ke arah ku, melihat muka polos nya yg sedang tertidur,dan bibir nya yg imut,membuat aku segera tak sabar menjadikan nya istriku.
ku lihat arah sekeling ku lagi,semua masih tertidur .. ku coba mencium bibir cia
dan cia terbangun membuka matanya...
"bg kamal ... ieyhhhh"ucap nya yg ingin teriak
"hustttt... jangan ribut ayo kita keluar sebentar" ucapku menutup bibir nya dengan jari telunjuk ku agar dia tak berisik
"buat apa? " cia membals bisikan ku
"sudah ayo ikut saja" bisiku lagi
kami pun jalan perlahan lahan berjalan dan membuka pintu sepelan pelan nya agar mereka yang tidur tak terbangun...
kami menuju ketaman rumah sakit ....
bersambung
__ADS_1