
Hari ini aku sudah bertekad untuk berbicara kepada bos secara langsung tentang pemberhentian aku dari sini. Sebenarnya sudah lama aku ingin berhenti, sejak usiaku menginjak 30 tahun, sekarang usiaku sudah 32 tahun, tidak perlu ku jelaskan lagi, alasan aku ingin berhenti dari pekerjaan ini, sekretaris yang hampir setiap hari bersama bos dan merencanakan jadwal untuknya, dimana aku tidak bisa menemui pria lain selain dia dan klien-klien serta rekan-rekan kami, bagaimana kehidupan romansa ku? Usiaku sudah tidak muda lagi, sudah 10 tahun aku mengabdi di sini.
Aku memang bukan dari keluarga miskin, keluarga ku terbilang cukup mampu, ditambah karirku yang cemerlang, semua orang pasti menganggap aku sangat beruntung dan akan bertanya-tanya mengapa aku ingin berhenti, padahal bisa-bisa saja aku berkencan walau aku seorang wanita karir, tapi.. bukan itu, bukan hanya itu alasannya, bos dan aku yang telah bersama 10 tahun? Apakah kalian tidak ganjal? dan menemukan titik terang mengapa aku ingin mengakhiri ini sedangkan kami lajang dan normal.
__ADS_1
Aku menyerahkan surat itu, surat pengunduran diri, seperti yang aku duga, ekspresi bos, sangat murka, dia tidak akan terima, suratku diabaikannya, dia mulai berbicara, "Mengapa?" tanyanya, "Aku.. Aku ingin punya kehidupan yang normal" jawabku mantap, "Maksudmu selama ini kehidupanmu tidak normal?" tanyanya lagi, "Bukan seperti itu pak, usiaku tidak muda lagi" jawabku pelan, "Lalu? Kenapa kalau kamu tidak muda lagi? Saya tidak keberatan, kamu masih terlihat muda" ucap pak Rio, Rio Ariyanto, "Bukan itu maksud saya pak, saya juga ingin seperti wanita-wanita lain, menikah dan mempunyai anak" jelasku lugas. Entah kenapa, sekarang aku tidak bisa membaca ekspresi bapak, dia terlihat lebih murka dan risau? Tapi kenapa? Aku bingung. Tiba-tiba bapak mengambil surat itu yang entah ingin dia apakan, aku mulai panik. Surat itu dia lempar keluar jendela, seketika aku langsung berlari ke arah jendela, dan melihat surat yang jatuh ke bawah. Aku mulai marah dan kami mulai cek-cok. Lalu aku tidak ingat lagi.
Aku sedikit membuka mataku. Aku masih hidup? Bunyi ini seperti tidak asing, ambulan? Gelap, tapi aku tidak asing dengan bau ini, kenapa aku dibawa mobil ambulan? Darah? Kenapa tanganku berlumuran darah? Apa yang terjadi? Kenapa rasanya tidak bisa berangkat? Tubuhku sangat berat untuk bangkit. Kenapa orang-orang di sekitarku menangis? Kenapa mereka semakin terisak?
__ADS_1
Aku ingat ... Terakhir aku berkelahi dengan pak bos, tapi kenapa aku sampai di bawa ke rumah sakit? Aku tidak ingat apapun. Sekarang aku tidak bisa membuka mata ataupun merasakan apapun, tapi aku masih hidup dan tidak tahu aku sedang dimana, aku ingin bangkit tapi sulit sekali, tidak bisa, mengapa aku seperti ini? Aku masih hidup, siapapun tolong aku! Aku ingin bangun, aku masih hidup! Aku ingin menjalani kehidupan normalku! Bagaimana ini? Aku sudah mencoba berteriak dan bergerak, kenapa tidak bisa? Aku terbaring dan terbujur kaku? Aku dimana? Siapa saja tolong! Aku ingin hidup normal, aku masih ingin hidup! Tidak peduli sebagai siapapun, aku ingin kembali!
__ADS_1