
Pangeran kembali lagi malam itu kedalam kamar Ratu secara mengendap-endap, dia melihat diatas ranjang besar Ratu tertidur pulas memeluk guling, Pangeran menatap wajah Ratu dengan lembut, menyibak rambut yang menutupi wajah Ratu.
Malam itu Pangeran tidur disamping Ratu memeluk tubuh Ratu yang tidur membelakanginya sambil mengecup kepala Ratu.
Sampai ditengah malam, Pangeran tetap tidak membangunkan Ratu, hendak berpamitan Pangeran mengecup kening Ratu yang masih memejamkan mata.
"Sayang, mimpi yang indah ya!"ucap Pangeran.
*
Sebelum keluar, Pangeran membaca Note yang ditempel Ratu disana,
"*Sayang, ayah akan menjodohkan ku dengan anak rekan ayah, tolong bawa aku pergi!"
aku takut Pangeran*.
Pangeran menghentikan langkahnya, berbalik menatap kembali Ratu yang tertidur, kemudian mengurungkan niatnya untuk pulang, menunggu hingga Ratu terbangun.
*
Waktu hampir subuh, Ratu mulai membuka matanya, ia merasa tenggorokannya kering, saat matanya terbuka, Ratu menatap pria yang memejamkan mata terduduk di sofa, Ratu bergegas turun dan memeluk si pemilik hati nya itu, gerakan Ratu membuat Pangeran terbangun kemudian tersenyum.
"Ratuku sudah bangun?" tanya Pangeran
"Hmm ." Ratu menganggukkan kepala.
"Bawa aku pergi pangeran.. aku tidak mau dijodohkan!" kata Ratu setengah khawatir tubuhnya mendadak gelisah.
Pangeran tersenyum, "Ratu gak boleh gitu, besok aku akan menghadap ayah Ratu, meminang Ratu untuk menjadi istriku!" jawab Pangeran.
"Bener yaa, aku tunggu pangeran." kata Ratu memeluk lengan Pangeran dengan erat.
"iyaa sayang, sekarang aku harus pulang, sebentar lagi pagi, pasti penjaga pintu sudah bersiap, akan sulit untukku keluar sayang." kata Pangeran
__ADS_1
Dengan berat Ratu mengiyakan dan menatap sayu kepergian kekasihnya,
*
Pagi itu, Ratu sudah rapi, hendak turun dan sarapan, terdengar tawa seseorang di ruang tamu,
"Ahh ini dia putri saya!" kata Ayah Ratu
Deg.
"Ayah?" panggil Ratu. Ratu melihat pria dan sepasang suami istri paru baya yang menemaninya, pikirannya langsung ke perjodohan.
"Ratu, ini Sultan.. putra sulung dari teman ayah, yang rencana ke depannya akan menjadi suami kamu!" kata Ayah
"Ayah, Ratu masih belum mau menikah!" jawab Ratu,
"Ratu, apa yang kamu bilang?" kata ayah,
Ayah mendadak marah dan geram atas sikap Ratu.
"Maafkan Ratu anak saya ya pan! " kata ayah Ratu
"tidak masalah, kalo memang mereka berjodoh pasti akan bertemu!" katanya.
"Kalo begitu kami pamit yaa, " kata Panji dan keluarga yang langsung berdiri dari duduk mereka.
"Mari saya antar ke depan!" ucap ayah Ratu.
*
Setelah kepergian keluarga Sultan, Ayah Ratu kembali menghampiri putri nya, "Apa maksud kamu menolak lamaran Sultan? hah?!!" tanya Ayah dengan nada kesal.
"Maaf yah, Ratu hanya belum siap untuk menikah!" ucap Ratu sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Apa karna lelaki miskin itu!" tanya Ayah lagi
"Tolong jangan membandingkan Pangeran dengan Sultan ayah, mereka sangat berbeda.!" jawab Ratu
"Yaahh mereka memang berbeda, namun, kamu sudah termakan rayuan Pangeran kan!" kata Ayah lagi, perdebatan keduanya semakin sengit, bahkan saat Ibu Ratu datang pun, yang dibela adalah pernyataan suaminya.
"Ayah benar Ratu, kamu harus pikirkan baik-baik lagi, karena Sultan sangat berbeda dengan Pangeran, ibu yakin kalo Sultan adalah yang terbaik, bahkan setelah kamu menikah dengannya Perusahaan Ayah akan semakin berkembang pesat." ucap Ibu Ratu,
Hati Ratu begitu sakit mendengar ucapan kedua orangtua, yang sama sekali tidak mengerti perasaannya, Ratu menangis.
Malam hari ketika semua terlelap, Ratu hanya menangis dan menangis, Ratu berpikiran sempit, dia mengambil secarik kertas, disana dia menulis pesan singkat.
Dear Pangeran,
Maaf Aku gagal mengambil hati orangtuaku untuk menerimamu, aku berharap dikelahiranku selanjutnya, aku akan tetap berjodoh denganmu, walaupun kita berbeda alam sekalipun, aku akan menjadi pasanganmu. jadii tunggu aku!"
Ratumu.
Usai menulis note dalam kertas, Ratu mengambil pisau buah yang terletak di sisi nampan buah yang baru saja di antar oleh pelayan untuknya, dengan keyakinan penuh, Ratu memilih mengakhiri hidup, dan mencoba untuk terlahir kembali dan mencari keberadaan Pangeran untuk kembali merajut cinta kasih dengannya.
*
"Aaaarrgghhh.. Ratuuuuu... " teriak Pangeram saat terbangun dari mimpi buruknya, Pangeran satu-satunya orang yang sangat terluka saat menemukan jasad wanita yang dicintai terbujur kaku didalam kamar. Dia kembali mengingat pesan yang ditulis Ratu, Pangeran kembali merasakan sakit disekujur tubuhnya.
Air mata Pangeran tak habis menanti kelahiran kedua Ratu, kini sudah berjalan ratusan tahun, namun Pangeran masih terjaga mencari keberadaan Reinkarnasi Ratu. wanita yang akan menjadi istri masa depannya. Walau beda alam, Pangeran akan tetap mengejar cintanya.
to be continue..
Terimakasih sudah membaca karya-karya saya,. seperti biasa, jika membuat beberapa novel up going, author rada oleng, mohon maklum . . cerita nya masih akn dilanjut tapi up nya agak tersendat dikit yaaa.. gapapa yaa..
Jangan lupa sesudah membaca, tinggalkan komen dan Like, beri rate juga, kalo perlu sisihkan Vote kalian yaa gaes.. biar author semangat niih..
Udah gitu aja.. semoga masih nyaman sama bacaan ringan π
__ADS_1
Selamat menunaikan ibadah puasa dan tetao jalankan protokol kesehatan yaaa .βΊοΈ