
Sudah diputuskan, setelah berkeliling sekolah TK, Vita memilih sekolah dimana miss Rere yang menjadi pendamping nya pekan lalu, "Mi, Vita mau sekolah di tempat miss Rere, disana tempatnya asik!" ucap Vita sambil memainkan boneka barbie kesayangannya.
"Iya, besok mami, urus pendaftarannya ya Vit, lalu nanti mami cari supir untuk antar jemput kamu ya!" kata Mami,
"Hmm" Vita mengangguk.
*
Dikamar
Vita kembali berbicara sendiri, entah, akhir-akhir ini dia sering ditemani seseorang, "Aku mau sekolah, mulai pekan depan, kamu mau ikut?" kata Vita, dia berbicara dengan mahkluk berwajah pucat,
"Iyaa, aku nanti di anter supir!" ucap Vita lagi masih berbicara sendiri.
ceklek..
"Vit.. kamu bicara sama siapa?" tanya Abang Uda, begitu sebutan Vita ke kakak laki laki yang bernama Garuda itu.
"Abang kepooo!" ucap Vita terkekeh.
Terlihat sosok laki-laki gagah yang sedari tadi memperhatikan Vita bermain, lelaki itu kerap menjaga Vita, dan mengikuti kemanapun Vita pergi, bahkan Vita yang mengetahui keberadannya tidak terganggu sama sekali.
__ADS_1
"Abang ngapain disini?" tanya Vita.
"Abang lewat, denger kamu ngobrol, kirain ada orang! udah ah jangan kebiasaan ngomong sendiri dek, ya udh abang balik ke kamar kalo gitu, kamu istirahat ya!" ucap Garuda sambil mengusap kepala adik perempuannya
"iyaa abang bawel!" Vita terkekeh, ditemani teman makhluk astral yang terkekeh juga, namun hanya Vita yang melihatnya.
Vita mengalihkan pandangannya ke arah lelaki yang duduk dipojok ruangan, tersenyum manis, Vita membalas senyuman itu.
"sayang.. aku sangat merindukanmu!" ucap Pangeran.
Vita kembali merebahkan tubuh mungilnya, anak usia 5tahun itu kini siap untuk tidur, setelah dia pulas, lelaki itu kini masuk ke dalam selimut dan mengusap kepala Vita dengan hangat dan lembut, "Ratu sayang, kapan kamu dewasa, kapan kamu menyadari kehadiranku lagi?" Ucap Pangeran dengan tatapan sendu, menatap wajah polos Vita yang tertidur.
*
"Vita cantik, ayo gambarnya diselesaikan sayang,!" ucap miss Rere yang melihat Vita banyak melamun saat pelajaran Menggambar.
"Miss, kenapa sih, lelaki itu selalu ngikutin aku?" ucap Vita menatap pada dinding putih.
"Vita, ayo, jangan bicara yang bukan bukan sayang, teman-teman yang lain sudah hampir selesai,. Vita baru mengerjakan sketsa!" kata Miss Rere mengalihkan pembicaraan Vita.
Vita menggerakan tangannya melukis sesuatu, namun gambarnya kali ini bukan tentang anak-anak TK, dia menggambar sebuah cincin yang menurut dia cantik.
__ADS_1
"Bahkan saat ini, kau masih mengingat cincin pemberianku sayang!" ucap Pangeran menatap gambar yang sedang di warnai dengan warna emas dan ungu pada permata nya.
"Vita, gambarnya bagus sekali, apa ini cincin Vita?" kata Miss Rere.
"Hmm.."Vita menggeleng. "Vita tiba-tiba kepikiran. cincin ini saja miss!" katanya lagi.
Miss Rere tersenyum, walau Vita sering aneh, namun Vita termasuk anak yang cerdas.
"Baiklah, kalo sudah selesai dikumpul kesini ya sayang!" kata Miss Rere beralih ke teman yang lain
Vita memandang lelaki yang kini dihadapannya. "Kenapa?" tanyanya dengan suara pelan
"Gambarmu bagus!" ucap Pangeran
Vita tersenyum "Terimakasih, apa kamu menyukai gambarku!" tanya nya
"aku menyukai semua yang ada padamu!" gumam Pangeran
Pangeran menganggukkan kepala dan tersenyum kemudian mengeluarkan kotak hitam berisi cincin emas bermata ungu mirip seperti yang digambar Vita pada kelas menggambar saat itu.
sebentar lagi, cincin ini kembali ke tangan pemiliknya. ucap Pangeran menatap lembut Vita.
__ADS_1