Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa

Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa
RSKD 10


__ADS_3

Ia berlatih selama sembilan hari di ruangan Jimat Ruang dan Waktu hingga akhirnya berhasil dan menguasai gerakan pertama dari Pukulan Naga dan Gajah Prajna, yakni Langkah Gajah.


Di luar, hanya tiga hari waktu yang terbuang. Sebaliknya, itu adalah sembilan hari di dalam ruangan inti.


"Aku penasaran seperti apa kekuatan gerakan pertama bila aku menggunakannya dengan proses pengolahan ku saat ini."


Justin Leonard melangkah ke luar ruangan inti dari Jimat Ruang dan Waktu lalu pergi ke pekarangan belakang. la berdiri di tengah- tengah halaman dan mulai menyalurkan Tenaga Chi ke kaki-kakinya.


"Langkah Gajah."


Kaki nya bergerak teratur untuk kemudian tiba-tiba melesat keluar jalur.


Di tiap langkah nya terdapat aliran kekuatan mengisi kaki-kakinya, kemudian naik ke pinggang, punggung, bahu dan akhir nya, terbakar keluar dari tangannya.


Meskipun itu hanya satu gerakan. Itu telah merangsang terbentuk nya kekuatan di tiap-tiap otot. Itu sebabnya mengapa kekuatan itu begitu dahsyat.


"Jleebbbb!!!"


Tinjunya menghantam batu besar - batu yang berukuran separuh badan manusia. Ia kemudian menarik tinjunya kembali, mengendurkan kuda-kuda, dan kembali ke posisi semula.


Justin Leonard melihat batu besar itu dan di sana tercetak dua lubang besar di permukaan. Batu itu terbenam ke dalam tanah sekitar dua sentimeter.

__ADS_1


Justin Leonard cukup puas dengan progresnya.


Meskipun Pukulan Naga dan Gajah Prajna hanyalah Kelas Rendah dari Tahap Manusia, teknik itu tetap lebih unggul daripada teknik lainnya. Tentu, itu adalah juga jauh lebih kuat......


Semakin tinggi kelas dan tahapan yang dicapai maka semakin sulit pula untuk dipelajari. Jika aku terburu-buru dan memilih berlatih teknik pada Tahap Ruh misalnya. Aku tidak akan pernah berhasil meski telah ku habiskan sembilan hari. Mungkin aku memerlukan waktu setidak nya setengah tahun. Terlebih, itu mustahil bagi ku untuk berlatih teknik yang berada pada Tahap Ruh sebab Tenaga Chi milikku masih belum stabil." Waktu yang diperlukan untuk belajar teknik bela diri dan kemampuan lain sebaik nya aku rencanakan lebih matang.


Jika hanya berfokus pada latihan teknik bela diri dan mengacuhkan latihan kemampuan. Maka proses pengolahan mereka akan tumbuh dengan lambat.


Tetapi jika ada ksatria yang hanya fokus pada latihan kemampuan dan mengacuhkan teknik bela diri maka ia akan mendapat luka serius ketika bertarung.


Setelah berhasil menguasai teknik gerakan pertama dari Pukulan Naga dan Gajah Prajna, Justin Leonard akhir nya memiliki kemampuan dasar untuk melindungi dirinya sendiri pada era ini.


Untuk dapat mengembangkan Jalur Aliran Chi, Cairan Washing-Marrow adalah barang wajib. Tetapi ratu hanya memberi nya satu botol, dimana ia telah menghabiskannya ketika membangun Jalur Aliran Chi pertama kali.


Bagaimana cara agar la mendapat lebih banyak Cairan Washing- Marrow?


"Pangeran Kesembilan, Selir Clara mencari Anda kemana-mana. Apa yang Anda lakukan disini?" pelayan Rin melihat Justin Leonard yang berdiri di tengah-tengah pekarangan belakang. la curiga dan berjalan menghampirinya.


Sebagai satu-satu nya pelayan bagi Selir Clara dan Justin Leonard, Rin adalah gadis berusia 17 tahun dengan mata yang jernih dan rahang yang runcing, la sungguh cantik.


Justin Leonard berjalan menghampirinya, untuk kemudian menghalangi Rin agar tidak melihat dua lubang yang tercetak di permukaan batu dan bertanya dengan sungguh-sungguh, "Saudari Rin, apakah luka mu membaik?"

__ADS_1


Rin menganggukkan kepala. Tapi mungkin masih butuh dua atau tiga bulan lagi untuk sembuh. Tangan nya patah ketika mencoba menghalangi Pangeran Kedelapan beberapa hari lalu. Menyakiti seorang pelayan seperti ia atau membunuh nya adalah bukan sesuatu yang sulit bagi Pangeran Kedelapan. Bahkan Pangeran Kedelapan sama sekali tidak merasa bersalah apalagi mencoba untuk bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan. Dunia dimana yang kuat yang berkuasa, yang lemah hanya bisa berdarah.


Justin Leonard bertanya, "Mengapa kau tidak membeli Salep Penyembuhan Otot dan Tulang?"


Rin tersenyum kecut dan menjawab "bahkan salep dengan kualitas rendah pun seharga 200 perak. Seorang pelayan seperti saya tidak akan sanggup membeli nya. Pangeran Kesembilan, saya berterima kasih karena Anda peduli pada saya. Sekarang, tolong ikuti saya lalu bertemu Selir Clara. Kita akan pergi keluar Istana hari ini."


Justin Leonard berjalan mengikuti Rin lalu bertanya "Pergi ke luar? Kemana kah?"


"Untuk bertemu Ningsan!!! Anda akan sungguh senang, sebab Anda sudah lama tidak bertemu dengan nya." Yun tersenyum ceria dan menatap Justin Leonard Setiap kali nama Ningsan disebut maka seketika itu pula pipi Justin Leonard menjadi merah seperti gadis yang malu-malu.


"Siapa kah Ningsan?" Justin Leonard ingin bertanya demikian namun ia menyadari sebaiknya tidak menanyakan itu.


Sebelumnya, Justin Leonard pasti sudah mengenal gadis ini. Karena saat melihat gerak-gerik dari Rin maka kiranya gadis ini pasti memiliki hubungan yang spesial dengan dirinya.


Jika Justin Leonard menanyakan siapa gadis tersebut, itu sama saja dengan menunjukkan identitas asli dirinya. Oleh karena itu, ia memilih bungkam.


Sayangnya, Justin Leonard mengalami sakit sepanjang tahun. Sehingga ia kesulitan untuk bertemu dengan siapa pun, kecuali Selir Clara. Maka jika tidak hati-hati, la akan mudah dicurigai.


Melihat respon yang biasa-biasa saja dari Justin Leonard, Rin sedikit terkejut. Namun ia tidak menaruh curiga padanya dan tetap membimbing Justin Leonard untuk bertemu Selir Clara.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2