Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa

Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa
RSKD 8


__ADS_3

Justin Leonard bangkit dari tanah dan melenturkan otot serta tulang-tulangnya, lalu mulai mengobservasi keadaan di sekitar.


Ruangan ini benar-benar tertutup tanpa pintu dan jendela. Ruangan ini memiliki tinggi dan lebar 10 meter.


"Apa yang terjadi? Bagaimana aku bisa di sini? Sedangkan di sini hanya ada sebongkah batu?"


Hanya terdapat satu bongkah batu di ruangan tersebut.


Di bongkahan batu itu tidak ada apa-apa kecuali gulungan lukisan dan buku berwarna perak.


Justin Leonard mencoba untuk mengambil lukisan itu tetapi ia tidak berhasil. Lukisan itu seperti melekat kuat pada batu, tidak peduli seberapa kuat Justin Leonard ingin menariknya.


Karena gulungan lukisan tidak dapat diambil, maka ia biarkan sementara waktu, untuk kemudian Justin Leonard beralih dan mengambil buku perak.


"Misteri Ruang dan Waktu!" tertulis di buku itu.


Tapi kali ini, Justin Leonard telah bersiap. Dengan Tenaga Chi yang dialirkan ke tubuhnya, ia mencoba sekuat tenaga dan mulai membuka halaman pertama.


"Cukup...... mudah?"


Dengan mudah ia membuka halaman pertama "Misteri Ruang dan Waktu"


Justin Leonard menggelengkan kepala dan menghentikan Tenaga Chi. la mengambil buku "Misteri Ruang dan Waktu" dan membacanya.


Halaman pertama dari buku "Misteri Ruang dan Waktu" bukan hanya menjadi semacam buku panduan sebab di sana tertulis catatan dari Biksu Suci Yami, pemilik terakhir dari Jimat Ruang dan Waktu.


Setelah membaca catatan Biksu Suci Yami, Justin Leonard menyadari sesuatu.

__ADS_1


la menyadari bahwa Tanda Suci yang dimiliki nya adalah Tanda Suci Ruang dan Waktu. Dan menurut apa yang dikatakan oleh Biksu Suci Yami, tidak satu pun dari seratus juta ksatria dapat membukanya. Sejak dahulu, hanya ada dua orang yang menguasainya. Dan sekarang menjadi tiga.


Biksu Suci Yami adalah orang kedua yang berhasil menguasai Tanda Suci Ruang dan Waktu. Dan berdasarkan catatan dari buku "Misteri Ruang dan Waktu" ia telah mati lebih dari seratus ribu tahun yang lalu. Itu terjadi pada saat Abad Pertengahan.


Ruangan yang Justin Leonard kunjungi adalah berasal dari dalam Jimat Ruang dan Waktu yang ia miliki.


Konsep waktu yang dihabiskan di dalam ruangan inti sangat berbeda dengan waktu yang ada di dunia luar. Karena jika ia melakukan latihan selama tiga hari di ruangan inti, itu adalah sama dengan menghabiskan satu hari di dunia luar.


Justin Leonard sangat senang. Ia berkata riang "Berlatih tiga hari di ruangan inti adalah sama dengan satu hari di dunia luar. Itu berarti waktu latihan ku menjadi tiga kali lebih panjang daripada ksatria lain! Ini sempurna!"


Justin Leonard ingin membalik kertas menuju halaman dua. Tetapi entah mengapa, ia tidak dapat membuka nya.


"Aku gagal lagi!"


Justin Leonard kecewa dan melempar buku "Misteri Ruang dan Waktu" ke tanah. Tiba-tiba, ia menemukan kalimat yang ditulis kecil- kecil di bagian bawah halaman pertama:


"Hanya ketika kau mencapai Tingkatan Fajar dari Alam Kuning lalu menyalurkan Tenaga Chi ke gulungan lukisan, agar kau dapat membuka halaman kedua."


"Aku akan berlatih keras dan mencoba untuk mencapai Tingkatan Fajar secepat mungkin. Aku tidak sabar melihat apa yang ada di dalam lukisan itu"


Tingkatan Fajar adalah tingkatan kecil keempat. Di atasnya terdapat Tingkatan Medium, Tingkatan Akhir dan Puncak.


Kemudian Justin Leonard merasa sedikit lapar. Ia meninggalkan ruangan inti dari Jimat Ruang dan Waktu, lalu kembali ke kamarnya.


la menyimpan Jimat Ruang dan Waktu di genggamannya. Dengan Jimat ini, la semakin yakin bahwa ia mampu mencapai Tingkatan Lanjutan dari Alam Kuning dalam kurun waktu tiga bulan.


Justin Leonard, Selir Clara dan pelayan Yun duduk dan sarapan bersama-sama.

__ADS_1


Di sana, hanya terdapat nasi dan roti kukus tanpa lauk.


Oleh karena para ksatria membutuhkan energi lebih daripada orang biasa. Untuknya, makanan sehari-hari mereka seharusnya menunjang tenaga yang mereka keluarkan.


Para Pangeran dan Permaisuri yang telah mendapatkan Tanda Suci haruslah berhenti makan masakan biasa dan mulai menggantinya dengan Pil Darah yang diperoleh dari darah binatang buas.


Satu Pil Darah dapat menggantikan seluruh tenaga yang dikeluarkan sepanjang hari. Meski mereka melakukan latihan fisik seperti meninju atau latihan pedang sepanjang hari. Mereka tidak akan pernah kelelahan, apalagi kelaparan.


Di samping itu, Pil Darah memiliki keunggulan dalam meningkatkan Metabolisme Darah. Itu membantu pembentukan tubuh dan meningkatkan stamina para ksatria Seni Bela Diri.


Maka dari itu, meski Justin Leonard makan sehari delapan kali, itu tidak akan pernah cukup untuk menggantikan energi yang dikeluarkan.


"Justin sebab kau telah mendapatkan Tanda Suci, kau seharusnya tidak memakan makanan seperti ini. Ambillah ini, 10 Pil Darah. Aku akan mencarikan lagi, jika kau membutuhkan lebih." Selir Clara menyimpan itu di dalam kantong dan memberikannya pada Justin Leonard.


Justin Leonard tidak menyangka bahwa Selir Clara akan memberikannya 10 butir Pil Darah. Maka ia bertanya curiga, "Bu, satu butir Pil Darah dihargai dengan lima koin perak. Darimana engkau mendapatkan uang?"


Selir Clara hanya tersenyum, lalu berkata, "Selalu ada jalan untuk mengusahakan itu!"


Pelayan Rin yang berdiri di belakang Selir Clara berkata, "Permaisuri menukarkan jepit emas kesayangannya di pasar demi 10 butir Pil Darah!!!"


Selir Clara melotot dan menatap pelayan Rin sebagai kode agar la lebih berhati-hati ketika hendak berbicara. Lalu ia menambahkan "Justin Leonard, tidak apa-apa. Selama kau ingin menjadi ksatria. Aku akan selalu mendukungmu. Bahkan jika itu harus menjual semua perhiasanku."


Justin Leonard benar-benar tersentuh saat meraih kantong yang diberikan. la menggigit bibir dan ingin mengatakan yang sejujurnya bahwa ia memang telah menjadi ksatria yang sesungguh nya.


Hanya...... Tidak, la tidak bisa mengatakannya.


Sebab ia hanya membutuhkan satu malam saja untuk mengolah Washing-Marrow dan Breaking out of the Channels. Dan itu adalah terlampau cepat. Jika saja kabar ini tersebar, para pangeran dan ratu dapat dengan mudah mencari cara untuk menghancurkan dia.

__ADS_1


Sedangkan ia masih terlampau lemah untuk melawan mereka dan masih membutuhkan beberapa waktu untuk berlatih lagi.


Bersambung......


__ADS_2