Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa

Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa
RSKD 3


__ADS_3

Yunwu Commandery adalah tempat dimana Justin Leonard tinggal saat ini. Itu adalah salah satu dari ribuan wilayah di bagian Timur Daratan Kunlun.


Commandery dikenal seperti tingkat kabupaten di Kekaisaran Pusat Pertama. Setiap commandery diwajibkan untuk membayar upeti dan pajak kepada Kekaisaran Pusat Pertama setiap tahunnya.


Yang berwenang atas kepemimpinan di commandery disebut sebagai "Komandan Pangeran"


Kondisi Justin Leonard di kehidupan baru ini adalah putra kesembilan dari Komandan Pangeran Aaron.


Saat Justin Leonard berbaring di ranjang kayu yang dingin, ia tidak bisa berhenti memikirkan Upacara Ibadah yang akan diselenggarakan besok.


"Pemilik tubuh ini belum memiliki 'Tanda Suci pada usia 16 tahun', seolah-olah dewa telah meninggalkannya. Apa yang harus aku lakukan untuk meningkatkan kesempatan dalam mendapatkan 'Tanda Suci'?"


Ada sebuah kepercayaan yang beredar bahwa ketika seseorang ingin mendapatkan 'Tanda Suci' dan menjadi kesatria di Daratan Kunlun, maka ia membutuhkan persetujuan dari para dewa yang datang pada saat pelaksaan Upacara Ibadah.


Praktek ini dikenal sebagai mewariskan Seni Bela Diri untuk anak cucu.


Selama Upacara Ibadah berlangsung, akan ada jembatan yang menghubungkan antara langit dan bumi dengan Alam Ruh di Daratan Kunlun. Itu berfungsi sebagai bentuk persembahan kepada para Ruh agar dapat menikmati acara yang telah disiapkan oleh rakyat Yunwu. Sesaat setelah kebutuhan para Ruh terpenuhi, mereka akan memilih mana-mana manusia berbakat dan akan memberinya "Tanda Suci". Dalam hal ini, mereka membantu menyeleksi manusia yang mampu mengolah esensi dari Seni Bela Diri.


Umumnya, semakin berbakat seseorang, semakin cepat pula ia memperoleh "Tanda Suci".


Di kehidupan sebelumnya, Justin Leonard mendapatkan "Tanda Suci" ketika dia masih berada di dalam kandungan ibunya. Lantas ia lahir dan dikenal sebagai seorang genius dalam Seni Bela Diri.


Sialnya, ia belum juga mendapat kesempatan untuk memperoleh "Tanda Suci" pada usia 16 di kehidupan yang sekarang. Perihal usia ideal, misalnya. Semakin tua seseorang, semakin kecil kesempatan mereka dalam mendapatkan "Tanda Suci". Pada dasarnya, ia dapat diklasifikasikan sebagai orang yang telah ditinggalkan oleh para dewanya. Meskipun ia mendatangi upacara, sepertinya ia tidak akan bisa mendapat "Tanda Suci".

__ADS_1


Justin Leonard tidak bisa tidur, dia terus memikirkan bagaimana cara mendapatkan "Tanda Suci". Akhirnya, ia hanya duduk dan memainkan sesuatu yang menyerupai batu berwarna putih di tangannya. Ujung kedua sisi itu lancip dan nampak transparan di bagian tengah, terlihat bersih tanpa noda.


Justin Leonard curiga dengan Jimat Putih itu. Ia mulai mempelajarinya, sebagaimana itu dianggap sebagai suatu cara untuk mendapatkan persetujuan dari para dewa untuk memperoleh "Tanda Suci".


Jimat Putih ini sangat berarti bagi Justin Leonard di kehidupan sebelumnya. Itu adalah saat ulang tahunnya yang ke 16, Kaisar Leonard memberikan Jimat itu sebagai hadiah atas masa transisi dari remaja menuju dewasa.


Meskipun demikian, Justin Leonard tidak mengetahui apa sebenarnya Jimat Putih itu, ia hanya membawanya sepanjang waktu. Ia tidak pernah mengira bahwa itu masih bersama dirinya meski setelah 800 tahun.


"Aku berasal dari 800 tahun lalu kemudian bangkit pada 800 tahun kemudian. Mungkin ada sesuatu yang dapat dilakukan dengan Jimat Putih ini" Justin mulai menganalisa.


Ia menutup matanya dan meremas Jimat Putih itu kuat-kuat. Ingatan ayahnya, Kaisar Ming, perlahan hadir memenuhi pikirannya. Entah ia berspekulasi atau tidak, bahwa ayahnya masih hidup setelah 800 tahun.


Hujan salju turun dengan kencang pada sore hari di kota Yunwu.


Keesokan paginya, seluruh kota Yunwu diselimuti timbunan salju. Bangunan-bangunan, jalan-jalan, serta sekitar paviliun juga dipenuhi salju yang tebal.


Setiap tahun pada hari ini, semua kesatria kota Yunwu berkumpul bersama di luar Kuil Leluhur Kekaisaran, menyembah dewa, dan dipimpin oleh Komandan Pangeran.


Di luar Kuil Leluhur Kekaisaran, ada sebuah altar kuno yang terbuat dari bebatuan. Ribuan ternak, domba, sapi, dan babi diletakkan di altar, pula binatang buas yang diikat dengan rantai besi yang kokoh.


Banyak orang yang berkumpul bersama untuk alasan yang sama ratu, selir, pangeran, putri, pelayan kerajaan, dan para kesatria Seni Bela Diri bersama dengan sejumlah pemuda yang sedang menunggu untuk memperoleh "Tanda Suci". Seperti bayi yang sedang menunggu lengan gendongan ibunya.


Seluruh kota tidak sabar menanti puncak upacara. Itu dilaksanakan tidak hanya di kota Yunwu, tetapi semua kota lain, seluruh kabupaten, bahkan seluruh desa yang berada pada Yunwu Commandery.

__ADS_1


"Hey, saudara kesembilan! Kau sudah 16 tahun. Meski kau mendatangi upacara, kau tidak mungkin mendapat "Tanda Suci". Lalu mengapa kau masih bersikeras untuk kemari dan mempermalukan dirimu sendiri?" tanya Dion, Pangeran Kedelapan, sambil terkekeh di depan Justin Leonard.


Pangeran Ketujuh berdiri di samping Pangeran Kedelapan, dimana turut serta mengeluarkan argumen yang arogan, "Orang-orang selalu mengatakan bahwa raja mempunyai sembilan anak dan setiap mereka memiliki keunikan masing-masing. Ayah kita adalah seperti pahlawan. Aku tidak bisa percaya bahwa dia memproduksi sampah! 16 tahun dan belum juga mendapatkan 'Tanda Suci'! Kau benar-benar telak mempermalukan seluruh Keluarga Kerajaan! Apa tujuanmu bertahan hidup? Kenapa kau tidak pergi saja ke neraka?"


Apa yang dikatakan Pangeran Ketujuh benar-benar sesuatu yang di luar dugaan. Pada akhirnya, memang itulah yang ada di kepala semua Pangeran.


Itu benar-benar mendemonstrasikan bagaimana rapuhnya hubungan Keluarga Kerajaan terhadap dirinya dan keluarganya.


Di Daratan Kunlun, hanya terdapat satu dari sepuluh orang yang berhak mendapat "Tanda Suci". Itu bisa dikatakan bahwa memiliki status kesatria adalah sama halnya dengan menjadi manusia yang unggul.


Untuk para kesatria Seni Bela Diri, itu jelas merupakan hal yang berbeda. Sebab Jalur Chi memang sudah mengalir di tubuh para Kesatria Seni Bela Diri, maka kesempatan untuk mewariskannya pada generasi penerus mereka adalah menjadi lebih besar. Oleh karena itu, kemungkinan untuk memperoleh "Tanda Suci" bukanlah sesuatu yang mustahil.


Di antara para putra dari Komandan Pangeran Aaron, delapan diantaranya telah memiliki "Tanda Suci". Sehingga yang tertinggal hanyalah Justin Leonard, dimana ia telah menginjak usia 16 tetapi belum juga mendapatkannya. Sebab itulah ia menjadi bahan candaan keluarga kerajaan.


Lebih jauh, banyak orang mengejeknya seperti yang biasa terdengar dalam ungkapan "ayah yang gagah berani dan seorang anak yang pengecut!"


Ada juga rumor yang beredar dan mengatakan bahwa Justin Leonard bukanlah seorang anak dari Komandan Pangeran Aaron. Sebab menjadi satu-satunya anak yang belum mempunyai "Tanda Suci", dimana itu membuat malu seluruh anggota Keluarga Kerajaan.


Sebab itulah mengapa para pangeran lain menganggap Justin Leonard tidak lain adalah sebagai sampah bagi Keluarga Kerajaan. Mereka tidak pernah bersikap seperti saudara saat berada di depannya dan selalu menginginkan ia mati.


Pada tahun ini, Komandan Pangeran Aaron juga mulai menjaga jarak dengan Selir Clara dan Justin Leonard. Setelah diasingkan oleh para selir lain dan permaisuri. Mereka diusir keluar dari Istana Jade dan pindah di Side Hall kemarin malam.


Justin Leonard hanya berdiri dan tak mengeluarkan kata. Ia tidak lagi peduli dengan ucapan Pangeran Ketujuh dan Pangeran Kedelapan.

__ADS_1


Ia percaya bahwa sebelum ia mendapatkan kekuatan yang sesungguhnya, orang-orang akan terus melakukan hal yang demikian, memandang rendah dirinya.


Bersambung......


__ADS_2