Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa

Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa
RSKD 21


__ADS_3

Justin Leonard duduk bersila di dalam air dengan tenang. la mendistribusikan Tenaga Chi ke tubuhnya melalui tiga Jalur Aliran Chi.


Rasa sakit berkurang setiap kali merasakan Tenaga Chi miliknya bersirkulasi. Karena ia tidak dapat menahan napasnya lebih lama di dalam air. Itu terjadi karena proses pengolahan bela dirinya masih terbatas, maka ia harus mengambil napas setiap lima menit.


Setelah dua jam, rasa sakit yang ia derita berangsur-angsur hilang. Ia merasakan air menjadi dingin dan mulai memulihkan dirinya. la merasa segala sesuatunya menjadi rileks dan itu membuat ia mengantuk.


"Bulb! bulb! bulbbb!!"


Justin Leonard keluar dari tong dan berdiri di depan cermin perak. la melihat tubuhnya, lalu mengangguk.


10 hari latihan dan mandi pemurnian dapat meningkatkan ketahanan tubuhnya di bagian-bagian tertentu. Sekarang ia tampak lebih bugar.


Hanya terhitung 4 hari waktu yang terbuang di dunia luar, sedangkan di dalam ruangan Jimat Ruang dan Waktu, itu adalah 10 hari.


Empat hari lalu, ia adalah seorang pengecut yang di usir dari Istana Zaden oleh Pangeran Kedelapan dan ditertawakan oleh para penghuni Istana. Siapa sangka, bahwa hanya dengan membutuhkan empat hari latihan, ia telah mencapai proses pengolahan Tingkatan Menengah dari Alam Kuning.


Itu adalah keajaiban!!!


"Itu belum cukup! Tingkatan Menengah dari Alam Kuning adalah permulaan!" dengan tatapan mata yang tajam, Justin Leonard mengepalkan tinju.


Setelah mengenakan baju, ia mengambil sebutir Pil Darah dan masuk ke dalam ruangan Jimat Ruang dan Waktu untuk berlatih kembali.

__ADS_1


Alasan mengapa ia dapat mencapai Tingkatan Menengah dari Alam Kuning dalam empat hari adalah ia memiliki kemampuan Seni Bela Diri yang mumpuni di kehidupan sebelumnya. Dan tentu, itu terjadi oleh karena bantuan yang disediakan oleh ruangan yang ada di Jimat Ruang dan Waktu.


la memiliki waktu tiga hari lebih lama dari para ksatria lain saat berada di dalam ruangan Jimat Ruang dan Waktu, dimana itu menjadi kelebihannya yang unik.


"Jleebbbb!"


"Jleebbbb!"


"Jleebbbb!!"


"Langkah Gajah!"


Justin Leonard menekuk kaki-kakinya, melangkah maju dan meninju. Setiap pukulan yang ia hantamkan turut serta membangun otot-otot dan tulangnya.


Justin Leonard menghabiskan waktu beberapa saat untuk berlatih di ruangan Jimat Ruang dan Waktu. Ia baru akan keluar setelah menghabiskan tiga hari.


Selir Clara tahu bahwa Justin Leonard baru saja mendapatkan Tanda Suci dan ia membutuhkan waktu untuk melakukan pemurnian terhadap dirinya, membangun Wadah Chi, mencuci sumsum, dan membersihkan saluran chi. Oleh karena itu, ia tidak ingin mengganggu anaknya, dan hanya memerintah pelayan Rin untuk mengurus segala sesuatu yang dibutuhkan putranya.


Selir Clara masih menjual perhiasan-perhiasannya dan menggunakan uangnya untuk membeli Pil Darah dan diberikan pada Justin Leonard.


Beberapa waktu lalu, Justin Leonard meminta Rin untuk membeli kembali perhiasan-perhiasan yang dijual ibunya dengan harga yang lebih tinggi.

__ADS_1


Itu adalah perasaan yang sulit digambarkan. Justin Leonard melakukan semuanya dengan tanpa pamrih.


Perlahan-lahan, Justin Leonard mulai menerima dirinya sendiri di kehidupan baru ini, dan menganggap Selir Clara sebagai ibu barunya.


Pada dasarnya, itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Ia hanya butuh untuk memurnikan tubuhnya, maka proses latihannya akan meningkat pesat.


"Apakah itu benar-benar cepat? Itu tergantung kemauan dari masing-masing ksatria."


Justin Leonard tidak pernah mau mengaku bahwa ia memiliki percepatan latihan yang mumpuni. Ia hanya percaya bahwa jika seorang jenius lain memanfaatkan sumber daya latihan yang mereka miliki, maka itu adalah bekal yang luar biasa.


Pangeran Kedelapan menghabiskan empat tahun hanya untuk membuktikkan bahwa dirinya masih terlampau lemah.


Pada saat yang sama, Rin terlihat senang. Ia berkata, "Saya tahu bahwa Anda akan sukses. Jika Anda mencapai Tingkatan Lanjutan dari Alam Kuning, kita tidak perlu takut lagi dengan Pangeran Kedelapan!"


"Yaaa!!! Sekarang tolong tinggalkan aku sendiri, aku tidak ingin diganggu malam ini," kata Justin Leonard.


Rin menganggukkan-anggukkan kepala sehingga ia terlihat seperti anak kecil. "Saya akan menjaga pintu Anda malam ini. Jika ada yang berani mengganggu Anda, saya akan menghentikannya bahkan meski nyawa saya terancam."


la menatap Rin dalam-dalam dan berkata lembut, "Terima kasih."


Setelah Rin keluar, Justin Leonard memasuki ruangan Jimat Ruang dan Waktu.

__ADS_1


"Jika aku ingin menembus Tingkatan Lanjutan dari Alam Kuning, aku harus membuka tiga Jalur Aliran Chi lain pada waktu bersamaan dan membuat tekanan pada Jalur Aliran Chi untuk mengarah pada lima organ vital, tangan, dan juga kaki."


Bersambung......


__ADS_2