
Setelah memasuki Pasar Bela Diri, Justin Leonard langsung menuju ke Pusat Lelang.
Sesaat setelah Justin Leonard berjalan ke arah Pusat Lelang, ada seorang pelayan cantik yang berpakaian anggun mendatanginya. Dengan tanpa menunjukkan ketertarikannya saat pertama kali melihat Justin Leonard yang mengenakan baju misterius itu, ia bertanya sopan, "Pak, adakah yang bisa saya bantu?"
"Aku ingin bertemu seseorang yang memimpin Pusat Lelang!" Justin Leonard mengubah intonasi suaranya seperti seseorang yang sudah berumur 30 atau 40 tahun.
"Siapakah pria ini? Mengapa ia ingin bertemu Pemimpin Lelang sesaat setelah dia tiba? la pasti bukan orang sembarangan."
"Saya akan memberitahu Pemimpin Lelang, tetapi, biasanya beliau sedang sibuk melayani pelanggan VIP. Saya takut beliau tidak memiliki waktu untuk menerima Anda. Dapatkah Anda menunggu sebentar?"
Setelah mengatakan itu, pelayan wanita itu memasuki gerbang besar dan segera menemui Pemimpin Lelang.
Justin Leonard sedang tidak terburu-buru dan menunggu di lobi dengan tenang.
Tidak begitu lama, pelayan perempuan itu kembali membuka gerbang bersama dengan tetua yang mengenakan jubah indah. Pelayan itu menunjuk Justin Leonard, "itu orangnya, Tuan Pemimpin Lelang."
Pemimpin Lelang sekilas menatap Justin Leonard yang masih mengenakan penutup kepala hitam. Dari kejauhan, Pemimpin Lelang memaku matanya pada kaki Justin Leonard. Tiba-tiba mata keriput itu menyipit, ia merasa mengenali sesuatu.
Sepasang sepatu yang dikenakan oleh Justin Leonard adalah "sepatu kylin emas dan hanya para ksatria dari keluarga kerajaan yang boleh mengenakannya.
Justin Leonard tidak menutupi sepatunya karena bagaimanapun juga la ingin melelang teknik pedang dari Kelas Rendah Tingkatan Ruh, dimana itu sangat bernilai dan dicari banyak orang. Ia tidak memiliki kemampuan untuk melindungi formula teknik pedang dengan proses pengolahan bela dirinya saat ini.
__ADS_1
Jika orang lain mengenalinya sebagai bagian dari keluarga kerajaan, maka hanya sedikit orang yang berani berbicara kepadanya. Itu penting baginya untuk berpura-pura menunjukkan bahwa dirinya
memang kuat agar orang-orang menjadi takut. Sebab yang terjadi, ia belum benar-benar kuat.
"la datang dari latar belakang yang berbeda!"
Pemimpin Lelang menyimpulkan sesaat setelah melihat sepatu Justin Leonard.
Akhirnya, gerak-gerik Pemimpin Lelang pun berubah dan mulai menaruh hormat kepada Justin Leonard karena dianggap sebagai bagian dari ksatria kerajaan. la berjalan ke arah Justin Leonard dan berkata dengan hangat, "Yang Mulia, mari lewat sini!"
"Okeee"
Sebagai cara menghargainya, Justin Leonard hanya mengangguk dan tidak menerima hormat dari Pemimpin Lelang yang saat itu sedikit membungkuk. Maka ia meletakkan tangannya di belakang punggung mengangkat bahunya, untuk kemudian mempersilahkan pemimpin lelang berjalan dengan postur tegap.
Sesampainya di lantai tiga Pusat Lelang, Justin Leonard duduk di tempat tertinggi dan mengambil teh yang dihidangkan oleh seorang pelayan. Dengan intonasi dramatis tertentu, ia mengatakan "aku memiliki harta karun yang ingin aku lelang di sini. Tolong panggilkan para juru taksir Anda yang paling bisa dipercaya untuk menilai keaslian harta karun ku."
Dengan menilai sikap dari Justin Leonard, Pemimpin Lelang memiliki keyakinan bahwa orang ini adalah orang penting di kerajaanya. Lalu ia memanggil para juru taksir yang handal.
Setelah menunggu beberapa saat, orang tua berambut abu-abu datang menghampirinya.
Ia terlihat seperti seseorang yang telah berusia 70 atau 80 tahun, yang memiliki sepasang mata yang tajam. Namun sesuatu telah mengejutkan dirinya, sebab ia tidak dapat menerka tingkat proses pengolahan yang dimiliki lelaki yang duduk di depannya.
__ADS_1
Maka seketika, sang penaksir tua membungkuk dan berkata, "Saya adalah juru taksir untuk Lelang Pusat. Di mana harta karun itu, Yang Mulia?"
Terdapat tiga situasi dimana seseorang tidak dapat menerka proses pengolahan bela diri orang lain. Yang pertama, jika tingkat pengolahan dari orang lain lebih tinggi dari milik mereka sendiri.
Yang kedua, latihan-latihan yang dilakukan oleh orang lain lebih efisien daripada orang biasa.
Sebagaimana misal, para ksatria yang berada pada Tingkatan Manusia rata-rata tidak akan bisa menerka proses pengolahan dari mereka yang berada di Tingkatan Ruh. Mereka hanya bisa menebak
proses pengolahan orang lain lewat detil dan aura. Tentunya, jika berada di tingkatan yang sama. Orang yang memiliki tingkat pengolahan lebih tinggi masih bisa mengetahui proses
pengolahan bela diri di bawahnya.
Dan yang ketiga adalah ketika seseorang memiliki harta karun untuk menyembunyikan proses pengolahannya.
Kasus kedua dan ketiga adalah hal yang tidak biasa maka secara naluriah tetua itu menyikapi Justin Leonard seperti kasus pertama. la berpikir bahwa tingkat pengolahan yang dimiliki oleh Justin Leonard adalah lebih tinggi dari miliknya. Untuknya ia benar-benar menaruh hormat pada Justin Leonard.
Kebetulan sekali karena Justin Leonard mempraktekkan apa yang tertulis di "Kitab Empryan Kaisar Leonard", dimana itu dilengkapi dengan latihan yang mendalam. Juga tak seorang pun yang berada di Yunwu Commandery dapat melihat proses pengolahan bela dirinya kecuali ia menunjukkan Jalur Aliran Chi nya dengan sengaja.
Selain itu, di kehidupan sebelumnya, Justin Leonard adalah seseorang yang tangguh dan telah mencapai Penyelesaian dari Alam Surga. Meskipun akhirnya dihidupkan dalam kondisi yang biasa-biasa saja, pemahaman Justin Leonard terhadap Seni Bela Diri telah menyatu bersama jiwanya dan menjadi sesuatu yang vital dalam hidupnya.
Jika ada seseorang yang memiliki proses pengolahan di atas Penyelesaian dari Alam Surga maka orang itu menjadi satu-satunya yang dapat mengetahui tingkat pengolahan dari Justin Leonard saat ini.
__ADS_1
Bersambung......