
Selir Clara bertanya, "Apakah Ningsan mau menerima lamaran dari Pangeran Ketujuh? Apakah ia akan bahagia jika pernikahan nya adalah demi kemakmuran keluarga?" Lin Feng menatap Selir Clara dan berteriak, "Kau salah!!! Itu adalah keputusan yang dibuat oleh Ningsan sendiri!"
Lapangan Istana Keluarga Lin sangat lah luas. Ukurannya separuh lapangan sepak bola.
Anak-anak muda yang mengenakan jubah hijau tosca dan tergabung dalam ksatria Seni Bela Diri Keluarga Lin, mereka nampak sedang berlatih teknik bela diri di Lapangan Istana. Beberapa dari mereka berlatih teknik pukulan, teknik-teknik pedang dan yang terakhir, berlatih menggunakan Broadsword.
Beberapa di antara mereka adalah para elit dari Keluarga Lin dan mereka-meraka yang telah mendapatkan Tanda Suci. Mereka semua berlatih di bawah komando para ksatria senior yang memiliki aura yang berbeda.
Justin Leonard menganggukkan kepala dan berkata pada dirinya sendiri. "Keluarga Lin pasti adalah keluarga yang terhormat di Yunwu Commandery."
Tiba-tiba, Justin Leonard melihat seorang gadis yang ramping dan cantik.
Gadis itu seperti nya masih berusia 14 atau 15 tahun tetapi telah memiliki bentuk tubuh yang ranum, alis yang tebal, mata yang jernih, serta kulit yang bersih. Sungguh gadis yang menawan!
la menggenggam sebilah pedang yang diselimuti sinar tipis berwarna hijau tosca. Aura yang memancar dari Pedang Napas mengelilingi tubuhnya saat ia berjalan. Itu terlihat seperti seekor angsa yang anggun atau sama cantiknya dengan naga yang terbang di angkasa. Itu terjadi sebab ia telah menguasai teknik pedang.
"Kilatan aura yang mengelilingi tubuh nya telah dilepaskan. Itu adalah teknik yang diberi nama Pedang yang Mengikuti Hati. Gadis itu memiliki kemampuan Seni Bela Diri dan telah mencapai Tingkat Medium dari Alam Kuning, yang mana ia mestinya lebih kuat daripada Pangeran Kedelapan batin Justin Leonard.
"Woaahhhh!!! Apakah itu Pangeran Kesembilan? Apa yang membuatnya berkunjung ke Kediaman Lin?" ucap salah satu ksatria muda dari Keluarga Lin saat melihat Justin Leonard yang berdiri di luar Lapangan Istana dan tersenyum ke arahnya.
__ADS_1
"Dia datang pasti untuk menemui saudari Ningsan. Betapa sialnya! Saudari Ningsan tidak ingin bertemu lagi dengan nya." "Aku dengar la telah mendapatkan Tanda Suci."
"Mmmmmm! Ia tidak mendapatkan Tanda Suci sampai usia 16. Apakah ia bisa memiliki pencapaian yang lebih? Jika saja ia bukan saudara sepupu Ningsan, ia sungguh tidak punya kesempatan untuk berada di sini"
"Aku dengar bahwa Ningsan akan bertunangan dengan Pangeran Ketujuh dalam waktu dekat. Sungguh pasangan yang sempurna!"
"Heyyy!!! Bukan kah Pangeran Kesembilan selalu mencintai Ningsan. Bisakah mau menebak seperti apa ekspresi wajah nya ketika ia mengetahui berita ini?"
Semua ksatria muda di Keluarga Lin berhenti berlatih dan menatap Justin Leonard yang berdiri di luar Lapangan Istana. Mereka menudingnya, lalu mulai berbisik dan mencemoohnya.
Lin Ningsan juga berhenti berlatih dan menatap Justin Leonard, ia melambaikan tangan nya sambil menyarungkan Pedang Splendor yang berukuran 5 meter.
Ketika mereka masih muda, Lin Ningsan dan Justin Leonard saling mencintai. Tetapi kemudian, Lin Ningsan telah mendapat Tanda Suci dan mulai menghabiskan waktunya untuk berlatih, dimana ia menjadi jarang bertemu dengan Justin Leonard.
Setelah apa yang terjadi tiga tahun silam, ia tidak pernah lagi datang ke Istana Yunwu lagi. Meskipun Justin Leonard sakit bertahun lamanya, ia tetap mengunjungi Keluarga Lin untuk menemui nya. Meski dengan pertemuan yang singkat, itu cukup membuat nya senang.
Seiring berjalan nya waktu, ia semakin jarang berkunjung. Ia tidak pernah lagi menemui nya selama enam bulan. Sebab Ningsan selalu berpesan pada pelayan nya untuk mengusir Justin Leonard pergi.
"Ternyata ia adalah saudari sepupu ku"
__ADS_1
Sesungguhnya, ini kali pertama Justin Leonard bertemu dan bertatap muka dengan Lin Ningsan di kehidupan yang sekarang. Maka ia tidak memiliki perasaan apa-apa terhadapnya. Lalu ia merespon Lin Ningsan dengan santai, "Benar, aku telah mendapatkan Tanda Suci. Tetapi ratu berkata bahwa ini adalah Tanda Suci Tingkat Nol. Oleh karena itu, ini tidak ada apa-apanya bila di bandingkan dengan milikmu."
Lin Ningsan mengangguk, lalu mengusap dagu nya yang lembut dan berkata, "Kau telah menginjak 16 tahun. Mendapatkan Tanda Suci mungkin adalah berkah bagi mu. Kau harus berlatih lebih keras. Meski kau tidak bisa menguasai tingkatan tinggi dari Seni Bela Diri, itu tetap bisa membantu mu meningkatkan daya tahan tubuh dan menyembuhkanmu dari penyakit. Untukmu..... setidaknya kau masih bisa menjadi orang biasa."
Justin Leonard terlihat sedikit sedih namun mengangguk, "Aku akan berlatih sekeras yang aku bisa untuk dapat mengejar ketertinggalanku atas dirimu"
Lin Ningsan benar-benar tahu bahwa Justin Leonard masih mencintainya. Ketika ia mendengar apa yang dikatakan oleh Justin Leonard, ia semakin yakin bahwa Justin Leonard masih sangat mencintai dirinya dan tetap berusaha mendapatkannya.
"Baiklah! Saudara sepupu, proses pengolahanku telah mencapai Tingkatan Medium dari Alam Kuning. Dimana itu cukup dekat dengan Tingkatan Akhir. Maka sepertimu, kau tidak pernah mungkin bisa mencapai Tingkatan Medium. Sebab yang harus kau lakukan adalah berlatih tahap demi tahap. Kau tidak bisa berkata seenaknya dan berharap lebih dari yang kau mampu. Lagipula, kau akan mendapatkan luka yang serius jika ingin menguasai itu," ucap Lin Ningsan, sesuatu yang paradoks.
Justin Leonard mengerutkan dahi.
Lin Ningsan menatap Justin Leonard dengan simpatik, "Saudara sepupu, satu lagi. Aku berharap kau tidak sedih dan patah hati. Sebab dalam tiga bulan, aku akan bertunangan dengan Pangeran Ketujuh ketika Komandan Pangeran menyelesaikan proses pemurniannya.
"Itu akan menarik! Hehehe!!!"
Semua ksatria muda Keluarga Lin tidak percaya dengan ini. Mereka saling bersitatap satu dengan yang lain. Mereka tidak percaya terhadap reaksi Justin Leonard ketika mendengar kabar pertunangan Lin Ningsan.
Bersambung......
__ADS_1