
Justin Leonard mengambil tiga botol dan meletakkannya berurutan. Dalam setiap botol terdapat satu porsi Cairan Washing-Marrow.
Setelah mempersiapkan dirinya, Justin Leonard menenggak cairan pertama. Di bawah pengaruh meditasi, ia mencoba untuk membuka Jalur Allran Chi keempat.
Setengah jam berlalu, Jalur Aliran Chi keempat telah terbuka.
Empat Jalur Aliran Chi mengalir dari Wadah Chi, menuju leher, dada, tangan kiri, juga tangan kanan. Lalu itu mengalir ke belakang kepala dan punggung. Hingga akhirnya, itu kembali ke dalam wadah Chi yang berada di antara kedua alisnya. Sirkulasi energi yang besar telah berhasil dilalui.
Tanpa mengambil jeda, Justin Leonard menenggak cairan kedua dan mencoba untuk membuka Jalur Aliran Chi kelima.
Jalur Aliran Chi kelima mengalir dari Wadah Chi dan menuju dada, perut, kaki kiri, dan kaki kanan. Hingga akhirnya kembali ke Wadah Chi.
Jalur Aliran Chi yang barusan memiliki rute yang panjang, dimana itu menghabiskan waktu enam jam untuk membuatnya berhasil.
Separuh dari Tenaga Chi telah ia gunakan. Justin Leonard sedikit kelelahan, maka ia menggenggam Kristal Suci di tangannya dan mulai menyerap Energi Chi untuk menggantikan Tenaga Chi yang terpakai. Lalu ia menyimpannya ke dalam Wadah Chi.
Tenaga Chi dalam Wadah Chi nya sekali lagi telah terisi penuh. Justin Leonard seketika menenggak botol ketiganya dan mulai membuka Jalur Aliran Chi keenam.
Jalur Aliran Chi ini mengaliri lima organ vital yakni; limpa, paru-paru, jantung, ginjal, dan hati. Ketika Tenaga Chi mengaliri organ-organ, seketika itu membuatnya lebih kuat. Lima organ vital memang lebih rapuh. Oleh karena itu, Justin Leonard harus lebih berhati-hati.
Akhirnya, 12 jam berlalu dan seluruh Tenaga Chi miliknya hampir terkuras habis. Tetapi masih ada satu bagian lagi yang mesti ia buka.
Jika sampai kehabisan Tenaga Chi, semua yang baru saja ia lakukan menjadi sia-sia dan menimbulkan luka, bahkan lima organ vitalnya akan rusak.
__ADS_1
Apa yang terjadi setelahnya adalah sepuluh kali lipat lebih sulit. ketika ia hendak membuka Jalur Aliran Chi di masa mendatang.
Justin Leonard memiliki tekad yang bulat. Ia mengambil Pil Energi dan menelan itu guna meningkatkan percepatannya.
"Boommm!!!"
Arwah Pil mulai merasuk ke dalam tubuhnya.
Justin Leonard melakukan pekerjaan ganda dalam waktu yang bersamaan. Pada satu waktu, ia menggunakan lima Jalur Aliran Chi untuk menyerap Arwah Pil, lalu mengubahnya menjadi Tenaga Chi dan menyimpannya di Wadah Chi.
Dan pada saat yang lain, dengan berhati-hati la dalam mengontrol Tenaga Chi nya dan mencoba membuka Jalur Aliran Chi keenam.
Itu adalah tugas yang berat bagi kesehatan mentalnya. Beruntungnya, ia adalah ksatria Puncak dari Alam Kuning di kehidupan sebelumnya, dimana kondisi mentalnya masih cukup kuat untuk melakukan pekerjaan ganda dalam waktu bersamaan.
Wadah Chi yang berada di antara kedua alisnya mengeluarkan sinar putih dan kapasitasnya meningkat sepuluh kali lebih besar dari sebelumnya.
Wadah Chi di Tingkatan Menengah dari Alam Kuning hanya sebesar bakul nasi.
Sekarang, Wadah Chi miliknya menjadi 10 kali lipat daripada itu, dimana itu mampu menampung lebih banyak Tenaga Chi.
"Aku akhirnya mampu menembus Tingkatan Lanjutan dari Alam Kuning!"
Justin Leonard mengambil Kristal Suci di tangannya. Lalu Tanda Suci yang berada di antara alisnya bersinar dan mulai menyerap Energi Chi dari Kristal Suci.
__ADS_1
Proses penyerapannya berkembang dua kali lebih cepat ketika Jalur Aluran Chi keenam terbuka secara bersamaan.
Justin Leonard menghentikan latihan ketika tingkatan yang baru saja la capal menjadi stabil.
la membuka matanya. Pupil matanya menyala dan bersinar seperti bintang-bintang yang ada di angkasa.
Kotoran-kotoran mulai keluar dari pori-pori tubuh sejak terbukanya tiga Jalur Aliran Chi tambahan. Dimana kotoran-kotoran itu mengeluarkan bau yang sangat menyengat.
Justin Leonard keluar dari ruangan Jimat Ruang dan Waktu lalu beranjak mandi.
Kemudian ia mengenakan pakaian dan melangkah keluar.
Saat itu adalah tengah malam.
Butiran salju turun perlahan dari langit dan menutupi seluruh halaman rumput, menjadikan itu berwarna putih.
Rin yang duduk di luar tangga kamar Justin Leonard. Tubuhnya menggigil, ia menggosok-gosok dan meniup tangannya agar tetap hangat.
"Kreekkk!!!"
Mendengar pintu belakangnya terbuka, Rin seketika berdiri dan menatap Justin Leonard yang akan berjalan keluar, ia bertanya dengan antusias, "Apakah Anda berhasil?"
Bersambung......
__ADS_1