Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa

Reinkarnasi Sang Kaisar Dewa
RSKD 18


__ADS_3

Akhirnya, ia menukarkan lima Kristal Suci untuk lima dosis Bubuk pemurnian.


Dan 10 Kristal Suci lain ia tukarkan dengan 10 Pil Energi.


la juga membeli salep Penyembuhan Otot dan Tulang untuk Rin. Itu dihargai setara dengan 500 koin perak. Terlepas dari 1.220.000 yang telah ia depositkan di Bank Pasar Bela Diri, ia masih memiliki sisa 5 Kristal Suci dan 2.500 koin perak di kantongnya.


Justin Leonard kembali ke istana dan menyimpan seluruh Pil yang baru saja ia beli ke dalam ruangan Jimat Ruang dan Waktu.


"Saudari Rin, ini aku belikan kau salep Penyembuhan Otot dan Tulang. Semoga lenganmu yang patah itu dapat sembuh dengan cepat." Justin Leonard mengeluarkan sebuah bungkus kotak yang terlihat mahal dan memberikannya ke Rin.


Rin merasa sedikit terkejut untuk beberapa saat. Ia pun menjadi sedikit gugup saat menerima kotak yang diberikan, lalu membukanya.


Seketika kotak itu melepas aroma khas obat-obatan.


la merasa senang sekaligus terkejut dalam satu waktu, "Pangeran Kesembilan, darimana... darimana Anda mendapatkan koin perak untuk membeli salep Penyembuhan Otot dan Tulang?"


Justin Leonard tersenyum, "Saudari Rin, aku punya beberapa rahasia yang tidak dapat aku katakan pada siapa pun sekarang ini. Aku berharap kau tidak memberitahu siapa-siapa tentang ini."


Rin menatap Justin Leonard lekat-lekat, lalu mengangguk.

__ADS_1


"Bolehkah aku memberitahu Selir Clara?"


"Jangan dulu," ucap Justin Leonard.


"Baiklah. Aku berjanji akan merahasiakan ini." Rin menggenggam kotak itu gemas sekaligus merasa lega. Sebab Justin Leonard menghabiskan 1.000 koin perak untuk membelikannya salep Penyembuhan Otot dan Tulang. la meyakini bahwa Justin Leonard memiliki kesempatan yang baik.


Mungkin suatu hari nanti Pangeran Kesembilan akan menjadi seorang legenda Seni Bela Diri.


Justin Leonard bertanya, "Ada satu hal yang masih tidak aku pahami, dan aku berharap kau dapat mengatakan kebenaran yang sesungguhnya. Ibuku adalah bagian dari Keluarga Lin. Mengapa ia memutus hubungan dengan para Keluarga Lin? Apa yang sebenarnya terjadi tiga tahun lalu?"


Rin menghembuskan napas sejenak, "Sejak Anda selalu menderita sakit dan terbaring lemah. Sehingga para keluarga istana menganggap Anda belum cukup mampu memikul beban berat, maka selama itu pula rahasia ini terjaga. Tetapi sekarang Anda telah mendapatkan Tanda Suci, maka saya akan mengatakan yang sebenarnya."


"Tetapi tiga tahun lalu, Lin Chen bersitegang dengan jenius yang lain, seorang genius yang memiliki proses pengolahan yang lebih tinggi dari beliau. Kedua kaki beliau patah oleh orang itu, dan beliau dijebloskan ke dalam Penjara Kerajaan."


"Bagaimana itu bisa terjadi?" Justin Leonard bertanya. "Keluarga Lin adalah termasuk salah satu dari yang terkuat di Yunwu Commandery. Slapa yang berani mengirim perintah untuk menjebloskan sang jenius dari Keluarga Lin ke dalam Penjara Kerajaan? Apakah karena jenius yang bersitegang dengan Lin Chen memiliki latar belakang yang lebih kuat?"


Rin mengangguk, "Benar. Lin Chen bersitegang dengan Pangeran Ketujuh, jenius yang paling bersinar di seluruh Yunwu Commandery. Di bandingkan dengan Pangeran Ketujuh, jenius yang lain tidak memiliki arti apa-apa".


"Aku mengerti." Justin Leonard mengangguk. Akhirnya ia mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


Rin menambahkan, "Pemimpin Keluarga Lin mendatangi istana dan memohon kepada Selir Clara setelah anaknya Lin Chen dijebloskan ke Penjara Kerajaan. Beliau berharap bahwa Selir Clara dapat membantu untuk membujuk Komandan Pangeran Aaron. Bahkan beliau rela membayar berapa saja kepada Selir Clara asal Lin Chen dibebaskan.


"Tanpa perlu seperti itu, Selir Clara bergegas untuk menemui Komandan Pangeran. Tetapi beliau dihalangi oleh ratu. Mereka saling berdebat satu sama lain, hingga akhirnya ratu marah dan menghukum Selir Clara. Beliau mendapat 30 kali cambukan sebagai hukuman. Selir Clara kehabisan darah dan hampir mati setelah hukuman itu dijatuhkan."


"Jleebbbb!!!"


Justin Leonard memukul dinding dengan tinjunya, ia menjadi geram, "Apakah Komandan Pangeran Aaron hanya membiarkan itu terjadi tanpa peduli sedikit pun?"


Rin merespon, "Anda tentu sudah mengetahui bahwa Pangeran Ketujuh adalah putra paling bertalenta diantara sembilan anak dari Komandan Pangeran. Maka Komandan Pangeran Aaron terlampau mencintal beliau dan memiliki pandangan yang lebih terhadap beliau. Komandan Pangeran melalukan investigasi dan menemukan bahwa itu sesungguhnya adalah kesalahan Lin Chen, yang memang saat itu hampir membunuh Pangeran Ketujuh."


"Komandan Pangeran Aaron menjadi marah karena itu. Beliau berpikir bahwa Selir Clara tidak memiliki alasan yang masuk akal untuk membela dan meminta ampunan untuk Lin Chen. Sebab beliau menganggap bahwa Lin Chen telah membuat kesalahan yang cukup fatal."


"Komandan Pangeran Aaron di masa lalu sangat mencintai Selir Clara, namun setelah kejadian itu, beliau menjadi dingin."


Rin melanjutkan, "Keluarga Lin tidak mengetahui pengorbanan yang telah dilakukan oleh Selir Clara. Mereka tidak berani menyalahkan ratu atau Pangeran Ketujuh. Maka dari itu mereka menyalahkan Selir Clara. Menurut mereka, mereka telah kehilangan seseorang yang paling jenius dari Keluarga Lin oleh karena Selir Clara tidak mau membantu mereka untuk merayu Komandan Pangeran. Akhirnya Keluarga Lin memutus tali keluarga dengan Selir Clara dan mengucilkan beliau hingga sekarang."


Justin Leonard mengambil napas dalam-dalam. la merasakan betul bagaimana ketidakadilan yang diterima oleh Selir Clara sehingga ibunya sangat menderita. Ia menggenggam tinju dan menghantam dinding sekali lagi. Dengan intonasi berat ia berkata, "Kekuasaan! Tanpa kekuasaan, kau tidak akan bisa bertahan di dunia ini. Kau tidak akan mendapat keadilan!"


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2