Road To Light

Road To Light
Surat Nama si Kembar


__ADS_3

Bram masih saja bertengkar dengan Lucky karna tidak membiarkannya mencium baby girl Luna. Mereka berdua memang sangat gemas dengan bayi Luna. Si Kembar memang memiliki paras yang sangat imut yang menggemaskan, tentu saja berasal dari gen kedua orang tuanya yang cantik dan tampan.


Tidak heran jika setiap orang yang melihat si Kembar ingin mencubit pipi keduanya tapi selalu dihalangi Lucky. Ia selalu saja menggendong baby girlnya Luna.


"jika baby girl mu dewasa nanti, aku ingin menjadi daddy sugarnya hahaha...", kata Lucky tertawa kepada Luna.


"hhmmm (berfikir), tapi aku tidak ingin anakku dekat dengan om om kumisan..." kata Luna.


hahaha...


Semua yang mendengar perbincangan Lucky dan Luna tertawa terbahak-bahak.


"sudah cukup teman-teman..., ayo kita mulai acara intinya", seru Dara.


Semua orang begitu antusias dalam mengikuti acara. Bagai mana tidak, acara ini terbilang cukup unik karna semua orang akan berpartisipasi dalam pemberian nama si Kembar.


Pemberian nama si Kembar dilakukan dengan cara pengundian. Semua orang di beri selembar kertas untuk menuliskan sepasang nama. Tampa terkecuali sahabat Luna juga ikut serta, kemudian di serahkan kepada Lisa selaku pembawa acara.


Bukan tanpa alasan Luna ingin memberi nama si Kembar melalui pengundian seperti ini. Itu karena sudah banyak orang yang membantu Luna di sana, jadi Luna akan merasa senang jika nama si Kembar di berikan oleh banyak orang. Luna tidak ingin menutupi keberadaan anaknya di sana, karna Ia sudah di terima oleh masyarakat di sana.

__ADS_1


Acara berlangsung meriah. Kini sudah saatnya acara pengundian dimulai.


"baiklah, saat nya pengundian..", seru Lisa


Plok plok plok..


Suara tepuk tangan memeriahkan acara.


Lisa kemudian mengambil 10 lembar surat nama yang sudah di gulung sedemikian rupa agar tidak memperlihatkan nama yang dituliskan. Kemudian mengacak kembali 10 lembar surat nama dan memilih salah satu nya kembali. Setelah itu Lisa akan mengumumkan nama si Kembar.


Saat yang dinanti pun tiba, yaa mereka tidak sabar nama pemberian siapakah yang akan terpilih.


"sebelum itu kita sambut bintang utamanya siiii... Keemmbaarrr...." sambung Lisa.


Plok plok plok..


Suara tepuk tangan memenuhi aula acara dengan sangat meria. Mereka tidak sabar mendengar siapakah nama yang akan di berikan pada si Kembar. Ingin sekali Luna menangis saat itu dikarenakan Ia sangat terharu, tapi Ia menahannya karna merasa malu.


Detik-detik Lisa akan menyebutkan nama si Kembar membuat semua sangat antusias.

__ADS_1


"daaannn... Nama yang terpilih untuk si Kembar adalah.... (semua orang diam tak bersuara saat akan mendengar nama si Kembar), namanya adalah.. Vino.. dann.. Vina.." kata Lisa dengan kegirangan.


sahutan dan tepuk tangan memenuhi seluruh aula. Sungguh sangat meriah, dan nama yang di berikan pun sangat bagus sehingga semua merasa senang.


Sesuai dengan pernyataan Dara sebelum nya, si pemberi nama akan maju kedepan aula untuk di berikan hadiah.


Seorang wanita yang sudah cukup berumur namun masih tetap terlihat cantik, yaa... dialah Liliana Races yang memberikan nama kepada cucunya sendiri. Liliana Races merupakan langganan kafe Luna dan terbilang dekat dengan Luna.


Nyonya Liliana Races tidak memberi tahukan nama kekeluargaannya agar tidak menjadi sorotan publik karna Ia ingin hidup layaknya masyarakat biasa pada umumnya.


bonus:


si Kembar



bersambung...


Salam manis 😊

__ADS_1


(AUTHOR)


__ADS_2