
Dilema pra wedding Bram akhirnya selesai, dan kini iya ingin kembali pulang. Hah, pulang?. Yaa tentu saja pulang ke tempat Luna dan teman-temannya, karna mereka berlima tinggal bersama di Swiss Eropa Barat. Lisa, Dara, Lucky, dan Bram, hanya pulang balik antara Novena Singapura dan Swiss hanya untuk pekerjaan saja.
Di sisi lain, Keluarga Races.
Abraham Races yang tidak lain adalah ayah Vann Races datang dari Eropa. Tujuannya kali ini adalah mengajak putra bungsunya untuk pulang dengannya.
"sekarang kamu adalah seorang presdir yang menggantikanku di perusahaan. Pusat perkembangan bisnis keluarga semuanya berpusat di Eropa, jadi pulanglah denganku. Biarkan Rei' kakakmu yang mengurus yang lainnya disini", kata ayah Vann.
Sontak saja Vann kaget atas pernyataan ayahnya itu. Bagai mana tidak?, meskipun perusahaan di Singapura hanya berupa anak-anak dari perusahan keluarga, tapi terbilang cukup besar jika disatukan.
"ayah, sebagian besar saham perusahaan masih ada padaku. Jika ayah masih bersikeras memberikan saham ayah tersebut pada kakak, ayah tau sendiri seperti apa perusahaan ayah pada kedepannya", kata Vann kemudian meninggalkan ayahnya itu.
Pertemuan keduanya berlangsung singkat dan cukup menegangkan. Kedua ayah dan anak itu memang sama persis, masih pada ego masing-masing.
Memang pada awalnya ayah Vann berniat untuk memberikan saham sisanya pada putra pertamanya. Namun sesuai ucapan Vann yang tidak akan segan-segan dalam bertindak sehingga sekalipun saham ayah Vann pindah pada kakaknya, Ia masih memiliki jumlah yang lebih besar. Tidak heran jika Vann tetap pada prinsip awalnya.
__ADS_1
Jika bukan karena wasiat peninggalan kakek Vann, ayah Vann akan memberikan semua saham pada Reihan Races putra pertama dari wanita yang dicintainya. Namun kakek Vann sama sekali tidak menerima hal itu karna Ia tidak menyukai wanita yang dicintai putranya itu.
Wanita itu, Ririn Arya adalah wanita yang diperkenalkan oleh ayah Vann namun tidak mendapat persetujuan dari keluarganya. Bukan tampa alasan ketidak setujuan tersebut, sehingga ayah Vann akhirnya di nikahkan dengan liliana Races ibunya Vann.
Kemudian konflik keluarga muncul dan memecahkan hubungan ayah dan anak itu. Ibu Vann tidak ikut dengan ayahnya Vann karna dia mengurus beberapa hal di Eropa.
Untuk menetralkan hubungan. Ririn Arya menikah dengan ayahnya Vann namun tidak diakui secara hukum dan tinggal di singapura juga tidak jauh dari kediaman Vann. Reihan sendiri mendapat gelar keluarga Races atas permohonan ayahnya dulu.
#oww_capek_yaah_bahas asal-usul_keluarga_Races,
"paman....", seru Liara sembari memeluk pria yang sudah cukup tua itu.
"loh, kenapa kamu masih memanggil ku paman. aku sudah menjadi ayahmu sekarang, sekarang panggil aku ayah seperti kakak-kakakmu yang lainnya", kata ayah Vann dan kini jadi ayah Liara juga.
"hahaha, Maaf ay..ayah... Itu karna ayah jarang mengunjungi kami disini", kata Liara
__ADS_1
Mereka berdua berbincang cukup lama.
"ayah..., aku ingin ikut pulang dengan ayah dan kak Vann ke Eropa, boleh yaa?", kata Liara membujuk.
Belum sempat ayahnya menjawab tiba-tiba saja Vann datang.
"tidak, kamu akan tetap disini. kamu harus menyelesaikan pendidikanmu terlebih dahulu. Biar aku dan ayah yang pulang, kamu akan tinggal dengan bibi Ririn dan kak Rei' DI SINI", kata Vann sedikit menekan kalimat akhirnya kemudian pergi meninggalkan mereka.
Ayahnya menyetujui hal tersebut karna itulah yang terbaik saat itu. Sekalipun Liara membujuk bahkan mengatakan rindu pada ibunya Vann tapi tetap tidak akan di setujui oleh Vann. kalian tau sendiri kan seperti apa hubungan mereka.
Vann menyetujui pulang dengan ayahnya agar Ia bisa jauh dari Liara. Sedang masalah pencarian masih diserahakan Pada Rolan.
Bersambung....
Salam manis 😊
__ADS_1
(AUTHOR)