Road To Light

Road To Light
Selamat datang


__ADS_3

Hari yang dinantipun tiba...


"Bram... Bagaimana kondisi luna?" tanya dara


"tenanglah... dia baik, kini di bawa keruang bersalin" jawab Bram.


Hanya Dara dan Bram yang menemani Luna dirumah sakit, karna pada hari ini Luna akan segera melahirkan. Lisa dan Lucky harus kembali ke kota Novena karena ada urusan penting jadi tidak dapat menemani Luna dirumah sakit.


"Dokter, segera siapkan perlengkapan bersalin. Kelahiran ini merupakan kelahiran yang rumit dikerenakan ada dua bayi. Jika terjadi hal yang tidak memungkinkan segera siapkan ruang operasi" kata bram.


Bram memberi dokter bersalin arahan karna sangat khawatir dengan kondisi Luna. Bram tidak ikut dalam proses persalinan Luna dikarenakan Ia sedang dalam kondisi kurang sehat.


eeeaakkkhnnhg....


Suara bayi lahir terdengar didepan pintu. Dara merasa sangat bahagia bahkan sampai melompat-lompat kegirangan, tapi....


"hhuuaaa...(menangis)" Bram merengek dan menarik lengan dara.


"heii... bodoh kenapa kau menangis? kau ini pria bukan sih? kau seorang dokter profesional... Bersikaplah layaknya dokter. Tersenyum lebar dan mengucapkan selamat. Huh..." Dara yang melihat reaksi Bram langsung merasa jengkel tapi tidak bertahan lama karena Ia sangat bahagia.

__ADS_1


"bukannya aku tidak profesional tapi aku hanya terharu... Tidak ku sangka aku akan jadi seorang paman, aahh keponakan ku... Tunggulah aku.. Muaahhcc(memonyongkan bibirnya)" kata Bram.


"yaa ampun..(geleng kepala)" batin Dara. Ia tidak menyangka jika Bram akan menjadi seperti lucy yang berhati hello kitty.


Tidak lama kemudian dokter bersalin keluar dari ruangan. Dara dan Bram langsung menghampiri.


"bagaimana kondisi Luna dok?, saya akan masuk" kata Bram.


"tunggu prof...( menahan Bram), kondisi nona Luna sekarang tidak baik, bayi pertama lahir berjenis kelamin laki-laki dan sehat. Bayi kedua belum lahir dikarenakan nona Luna tidak kuat lagi mengedan, Kita harus menjalankan opersi untuk mengekuarkan bayi kedua". Kata dokter bersalin.


"baiklah dokter, ruang operasi sudah saya siapkan. Segera lakukan tindakan dan jangan sampai ada masalah, pastikan nona Luna tidak mengalami kesulitan dan bayi harus selamat dikarenakan mereka berdua masih dalam keadaan kurang stabil" kata Bram tegas.


(selama opersi berlangsung )


"kenapa kau dipanggil dengan sebutan Prof tadi?" tanya Dara, seingat mereka Bram hanya seorang dokter profesional saja.


"oh itu, sebenarnya gelarku sudah lama naik bahkan sebelum luna hamil. Hanya saja aku belum memberi tahu semuanya karna akan ku jadikan kejutan saat si kembar lahir, tapi mengingat kejadian tadi sepertinya bukan kejutan lagi hehehe" kata Bram.


Buukk..

__ADS_1


pukulan mengenai perut Bram.


"siapa suruh kau menyembunyikannya, mmhh" kata Dara setelah memukul Bram.


Bram hanya meringis kesakitan. Dara jago bela diri loh...


Karna merasa kesakitan, Bram hanya bisa meringis dan diam, Ia tidak berani lagi mengganggu Dara, apalagi disaat seperti ini mereka hanya bisa berdo'a untuk keselamatan semuanya.


Bersambung....


* kota Novena adalah salah satu kota besar di Singapura (kota asal Luna tumbuh dan dewasa sebelum Luna ke Eropa) kota dengan lebih dari 2000 jiwa.


MAAF JIKALAU ADA KESALAHAN KATA DAN KALIMAT DALAM PENULISAN INI YAA.. SAYA BARU BELAJAR 🙏


JANGAN LUPA FOLLOW DAN DUKUNG AKU YAA AGAR BISA JADI INSPIRASI..


Salam manis 😊😊


(AUTHOR)

__ADS_1


__ADS_2