
*Zlebb!!!
"Akh!?"
"Leon!"
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Leon telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
*Slaaash!!!
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Yuna telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Semuanya! Mundur!"
"Kyaaa!!!"
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Luna telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Lu-luna-Nyan!"
*Braaaaakkk!!!
Semuanya...
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Neko telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Ru... Rudeus...."
"Mi-miho!!!"
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Miho telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kenapa...
"Sialan!!!"
*Roooaaarrr!!!
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Ken telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kenapa semua seperti ini...
"Rudeus!" Sesaat aku tersadar saat terdengar suara Elwin memanggilku, terlihat hampir semua perlengkapan yang dia gunakan mengalami kerusakan.
Darah segar terus mengalir membasahi wajahnya, "E... Elwin...," lirihku pelan.
Hampir semuanya sudah terbunuh oleh Dark Dragon, kenapa seperti ini.
Padahal kami semua sudah sejauh ini, saat ini hanya tersisa aku, Elwin dan Alicia.
Kami semua sudah terluka cukup parah, pedang dan perisai yang aku miliki juga sudah hampir tidak bisa di gunakan lagi, aku memandang dark dragon.
Kuat, perbedaan kekuatan kami benar-benar berbeda jauh, "Ru... Rudeus...."
Sesaat aku melihat ke arah Alicia yang tidak jauh dariku, terlihat dia bahkan sudah hampir tidak bisa berdiri lagi, darah terus mengalir membasahi bajunya.
"Hah... Alicia...," lirihku pelan, aku mencoba berjalan mendekati Alicia akan tetapi, dark dragon menatap Alicia, saat itu aku sadar.
Sontak aku mencoba untuk berlari sekuat mungkin, aku sadar sekujur tubuhku sudah hampir tidak mau mengikutiku, "Alicia!!!"
Aku terus berlari, "Rudi...." Alice menatapku.
Air mata mulai mengalir saat aku sadar betapa lemahnya aku, "Alice!"
"Rudi...." Suara Alice bergetar, sesaat dia tersenyum ke arahku saat air mata mulai membasahi wajahnya, "Maaf...."
*Bruk!!!
"Alice!!!"
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Player Alicia telah terbunuh oleh Boss Monster.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Sesaat langkahku terhenti.
"Tidak!!!" Semua begitu cepat, aku sama sekali tidak bisa melakukan apapun, padahal dia di depanku, padahal aku adalah seorang tank.
kenapa! kenapa aku tidak bisa melindunginya! kenapa!?
"Sialan!!!"
Aku menatap Dark Dragon dengan geram, "Hah... Hah... Rudeus...." Elwin mengatakan itu dengan suaranya yang sudah hampir habis.
"Elwin...."
"Sepertinya... me-memang cuma sampai di sini...," lirih Elwin pelan. Aku merapatkan gigiku denga kesal, padahal kami sudah sekuat ini.
Padahal kami sudah berjuang sejauh ini, tapi kenapa? Ini tidak adil.
*Graaaooorrr!!!
"Elwin! Awas!"
*Zlebb!
"Akh!?" Sesaat napas Elwin terhenti, lagi-lagi...
Aku tidak bisa melakukan apapun.
Dengan jelas aku melihat kuku tajam dari Dark Dragon menembus tubuhku Elwin, dia mengangkatnya berlahan, Elwin mengerang sekuat tenaga saat darah segar keluar membasahi tubuhnya.
Dark dragon hanya memandanginya dalam diam sebelum akhirnya melempar tubuh Elwin.
*Bruk!
"Ukh!?"
"Elwin!?" Sontak aku langsung berlari mendekati tubuh Elwin.
"Bertahanlah!" Aku mengeluarkan potion HP dan mencoba menggunakannya kepada Elwin.
"Ru... Rudeus...." Suara Elwin semakin pelan.
"Heal!" Aku juga menggunakan Skill penyembuhanku kepada Elwin akan tetapi darah itu terus mengalir.
"Su-sudahlah...."
"Ta-tapi!" Sesat Elwin memegang tanganku, "Hah... Hah... Rudeus-" Sesaat dia mengatakan sesuatu kepadaku.
"Elwin... ini..."
"Maaf... Ha-hanya ini yang bisa aku lakukan sekarang-"
Sesaat tubuh Elwin mulai bercahaya, "Ti-tidak... Elwin...." Dan berlahan Elwin juga mulai berubah menjadi butiran cahaya.
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Peringatan!
Kini di dalam party hanya tersisa satu player, secara otomatis party akan di bubarkan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sebuah jendela informasi muncul, saat ini aku hanya tersisa sendiri, aku kembali menatap Dark Dragon yang hanya melihat aku dalam diam.
Aku menatap tajam dark dragon, sesaat aku melempar perisaiku, aku mulai menggenggam pedangku dengan kedua tanganku.
Aku menggenggamnya sekuat yang aku bisa, aku merapatkan gigiku, "Naga Sialan!" sontak aku berlari sekuat tenaga ke arah Dark Dragon.
*Bruk!
"Akh!?"
Namun, dengan mudah dark dragon melemparkan tubuhku, dengan mulus tubuhku menghantam dinding Dungeon.
Kepalaku sakit, darah segar semakin banyak membanjiri wajahku, napasku semakin berat.
Kenapa aku selemah ini, aku terus mengutuk kelemahanku dan aku kembali mencoba bangkit sekuat tenaga.
Aku menjadikan pedangku yang sudah retak itu sebagai penyangga tubuhku.
Dengan napasku yang tidak beraturan aku kembali mengambil sebuah Potion HP, aku mencoba memulihkan diriku.
Saat tubuhku mulai membaik aku kembali menatap Dark dragon, dia hanya melihatku dalam diam.
Aku merasa dia bahkan tidak menganggapku sebagai ancaman, dia hanya mulai memainkan ku, dia tidak langsung membunuhku, dia hanya diam saat aku memulihkan diri.
Aku berdecak kesal, "Naga ini...."
Sesaat aku menahan napasku, aku kembali mengangkat pedangku dan mengarahkannya ke arah naga itu.
"Naga Sialan!"
"Aku tidak peduli seberapa kuat dirimu dan seberapa lemah diriku!"
"Aku akan tetap melawanmu!"
"Dan! Aku Rudeus! pasti akan mengalahkanmu!"
__ADS_1
Sesaat aku langsung kembali berlari ke arah Dark dragon, "Fighting spirit!"
Tubuhku mulai mengeluarkan aura kemerahan, aku menggunakan semua MP yang aku miliki kedalam skill ini.
Skill yang di berikan oleh Elwin, Aku mengangkat pedangku, aku mencoba mengayunkannya dengan seluruh kekuatan yang aku miliki.
"Rasakan ini!"
"Aura Blade!"
*Bruk!
"Akh!?"
Namun, seperti apapun, sekuat apapun aku mencoba, aku terus terlempar kembali.
Sontak dengan cepat tubuhku kembali menghantam dinding, sesaat seluruh tubuhku mati rasa.
Pandanganku kabur, napasku berat tidak beraturan, berlahan aku melihat kedepan.
"Hah... Hah... Hah..."
Darah segar terus mengalir keluar dari luka-luka di sekujur tubuhku, mustahil.
Sekuat apapun, ini adalah batasku, aku sudah tidak punya apapun, paling tidak.
aku sudah berusaha, bukan.
aku sudah mencoba sebaik mungkin, meskipun begitu.
Berlahan aku menggigit bibirku dengan kesal, "Hah... Hah... Te-tetap saja... ini menyebalkan."
Berlahan aku mengingat sesuatu, sesuatu yang sejak awal aku lupakan, aku sedikit tertawa kecil.
ada apa ini, kenapa aku terpikirkan ini sekarang, aku memang sedikit penasaran.
lagi pula aku akan mati juga, jadi, paling tidak.
meski cuma sekali, aku ingin coba ini sekarang.
astaga.
Dark Dragon menatapku dengan kedua matanya yang bercahaya dalam kegelapan, sepertinya dia sudah cukup bosan denganku.
Aku mengeluarkan sebuah Potion dari kantongku, potion berkualitas cukup tinggi, paling tidak ini bisa mengembalikan MP yang aku punya cukup banyak.
Sementara itu Dark Dragon sudah siap melancarkan serangan terakhirnya, serangan ini. Sudah jelas aku akan mati dengan serangan berikutnya.
Anehnya aku tidak takut, sepertinya aku memang sudah cukup pasrah sekarang.
"Bwaah...." Aku selesai meminum Potion itu, bersamaan dengan itu dark dragon juga melepaskan sebuah serangan cepat dengan salah satu tangannya.
Aku menutup mataku, sesaat bayangan yang lain mulai mengalir di pikiranku, begitu, sepertinya kami gagal.
"Dungeon khusus rank S, Yah...." sepertinya memang berlebihan untuk kami.
*Syuuuutt!!!
Serangan Dark Dragon semakin dekat, sudah jelas, ini adalah akhir, aku sudah tidak mungkin menghindar.
Berlahan aku menggerakkan mulutku, napasku yang tidak beraturan ini membuatnya semakin sulit. Namun, meskipun begitu, aku tetap berusaha mengucapkannya dengan pelan.
"Sum... Summon...."
*Duaaaar!!!
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Selamat Player berhasil mendapatkan Summon pertama Player.
Level Summon akan meningkat seiring perjalanannya bersama player.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Hah?"
"A-apa?" Sesaat aku bingung, aku masih bisa menerima layar informasi sistem dan entah kenapa aku masih belum mati.
Berlahan aku melihat kedepan, aku melihat sosok perempuan yang berdiri tepat di depanku, perempuan itu berambut kermasan, dia mengenakkan baju perang dengan sebuah benang yang dia genggam di tangan kanannya.
Dia menatapku, sesaat aku cukup terpukau dengan kecantikan yang dia miliki, "Kau...," ucapku pelan.
perempuan itu kembali mengalihkan pandangannya ke depan. yaitu, Dark dragon yang sepertinya terlihat sangat marah.
"A-apa!?" Aku cukup terkejut saat melihat dark dragon kehilangan salah satu tangannya, tetapi, belum sempat aku memikirkan apa yang terjadi tiba-tiba saja perempuan itu langsung berlari ke arah Dark Dragon.
Sesaat sebuah jendela informasi masuk dan itu jelas membuatku sangat terkejut karena.
\=\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=\=\=
Summon : Half valkyrie
Level : 700
Rank : SSS
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Ap... Apa-apaan!?" Aku sangat terkejut dengan yang aku lihat sekarang.
__ADS_1
TBC.