Sahabat & Cinta

Sahabat & Cinta
eps 13


__ADS_3

malam ini malam yang berkesan bagi devina, dan ia tidak menyangka bahwa ia akan mendapatkan ini semua, terlebih dari laki-laki yang baru ia kenal. setelah luka yang ia derita di masa lalu, sekarang ia merasa bahwa ia harus benar-benar berdamai dengan masa lalu dan mencoba membuka hati untuk yang lain. devina sangat senang dan senyum nya pun tidak pernah pergi dari bibirnya ia sangat bahagiaaaa bahagiaaa dan kagum atas ajakan makan malam yang di sajikan oleh tama.


"Dev, kamu suka sama tempatnya? " tanya tama yang kini duduk tepat di depannya.


" suka bangett tam, ternyata disini ada kafe yang indah banget gini tam, aku sukaaa mawar, aku suka suara ikan yang berenang, tamm ini perfect bangettt sempurna, makasih banget tam udah ajak aku kesini " ucap devina panjang lebar dan terus berterimakasih kepada tama dan terus memberi senyuman nya kepada tama, membuat tama pun sangat bahagia.


kafe yang tertunda pembangunannya selama 1tahun lamanya karna ia bingung mengusung konsep apa? dan setelah ia bertemu devina melihat senyumnya, melihat apa saja yang ia sukai seketika itu ia mempunyai inspirasi dan langsung saja ia lanjutkan kembali pembangunan kafe itu, dan nama yang awalnya Tam's kaffe Berubah menjadi D'smiLe, devina benar-benar inspirasi bagi tama dan membangkitkan kembali semangat yang telah luntur ketika papah nya menentang untuk menjadi seorang chef dan mendirikan restoran di bandingkan melanjutkan bisnis keluarganya.


makan malam romantis itu pun sudah selesai saatnya tama mengantar devina ke apartemennya, namun di apartemen sudah ada Bima yang menunggunya pulang.

__ADS_1


"tam, makasih banyak yaa buat malam ini, aku bahagia bangettt" ucap devina yang masih saja menebarkan senyumnya lagi-lagi membuat jantung tama berdegub kencang.


"Sama-sama Dev, aku bahagia liat kamu bisa senyum gini" jawab tama yang masih mengontrol diri agar tidak mencium devina karna ia tau bahwa wanita di depannya ini bukan wanita yang bisa ia perlakukan seperti itu, bisa-bisa dia di tampar atau bahkan tulang nya akan di buat patah oleh devina.


"aku masuk ya tam, makasih bangettt" pamit devina dan masih saja berterimakasih kepada tama, devina tersenyum dan membalikan tubuhnya, dan ia melihat Bima yang sedang duduk di taman .


devina tidak melihat tama sampai pergi dari apartemennya, tama masih memperhatikan devina yang berjalan menuju taman. tama memperhatikan devina dari kejauhan.


"ehhh Dev, udah pulang " jawab Bima kaget, tidak menyadari kedatangan devina.

__ADS_1


"iya gua baru aja nyampe bim, liat lo ada disini, gue kesini, btw lo sama siapa disini, carla mana? tanya devina yang clingak clinguk mencari carla karna ia tidak melihat carla ada di samping Bima.


" carla udh gue anter pulang, gue disini mau mastiin lo pulang dengan selamat atau gak " jelas Bima, dan di dengar oleh tama, tama tidak jauh dari tempat duduk devina dan Bima..


"bisa aja lo bim, ini gue udah nyampe dengan selamat tidak ada kurang apapun, udeh sana lo pulang, gue capek ngantuk tapi gue seneng bangett malam ini" ucap devina dengan senang dan tersenyum membuat hati Bima sakit karna sepertinya ia terlambat untuk menjadi kekasih devina.


"syukurlah Dev kalo lo senang dengan makan malam lo, gue pamit yaa, see you! " jawab tama dengan hati yang gemetar ia tak mampu menahan wajah kecewa nya.


"iaa bim hati-hati yaa see you di kantor, " ucap devina kepada Bima, Bima berjalan lemah mendengar wanita pujaannya bahagia namun bukan karnanya.

__ADS_1


disisi lain tama melihat bahwa Bima tertarik dan menyukai devina, tama mengenal Bima, Bima adalah sahabat dan juga asisten bumi di kantor, tama cemburu namun ia tidak ingin membuat devina menjauh darinya, karna kekuatan tama ada pada senyum devina.


__ADS_2