Sahabat & Cinta

Sahabat & Cinta
eps 5


__ADS_3

sesampainya di kantor, devina kembali ke ruangan nya dan Bima kembali keruangan nya dengan wajah yang tidak seperti biasa Bima sangat berseri dan ceria hari ini, sehingga membuat bumi penasaran karna Bima tidak pernah seceria dan sebahagia itu.


"lo abis ketemu siapa sih bim, dari pagi udh senyum-senyum, sekarang pulang dari makan siang mukanya bahagia gtu" selidik bumi "lo punya mangsa baru ya, ngaku loo" tanya bumi penasaran.


"sebenernya gua belom ngerti ini perasaan cinta atau hanya mengagumi bum, karna gua baru ketemu dia td pagi, dan dia udh kasih gua senyum yang aahh manis banget sampe gua melayang sampai sekarang" ucap Bima panjang lebar dengan senyum2 menggelikan menurut bumi


"waaahh, siapa tuh, boleh lah kenalin ke gua" ucap bumi yang antusias pasalnya Bima sangat susah di bergaul dengan wanita, maklum dia kaku sama seperti bumi


"dia karyawan baru, eh bukan bukan maksudnya gua dia manajer yang dari bali, yang lo mutasi kesini bum, wah gua berterima kasih banget sama lo bum, lo udah meminta dia kesini" ucap Bima dengan bahagia membuat bumi sangat penasaran dengan wanita yang telah membuat sahabatnya itu mabuk kepayang.


sebenarnya perasaan devina sangat bertolak belakang dengan Bima yang begitu senang berkenalan dengannya, devina akan ramah ke setiap rekan kerjanya yang baru karna devina adalaha perempuan yang mudah bergaul meskipun sedikit galak menurut Teman-teman lamanya.

__ADS_1


jam sudah menunjukan pukul 5 sore dan saat nya untuk pulang, devina mendapatkan fasilitas mobil dari kantor nya dan itu membuat devina bahagia karna ia bisa pergi kemana saja yang dia mau tanpa harus menaikin kendaraan umum.


"alhamdulillah, sampai juga" ucap syukur devina.


devina segera mebersihkan diri dan sholat ashar dia tidak sempat melaksanakan ibadanua di kantor karna pekerjaan yang banyak, sbnrnya dia tidak suka memberi alasan ketika dia tepat beribadah namun dia tidak mampu menghindari kesibukan nya di kantor.


jam sudah menujukan pukul 8,devina merasa sangat lapar karna ia belum makan malam dan ia belum sempat membeli bahan-bahan makanan untuk stok nya jika ia kelaparan seperti ini.


sesampainya ia di supermarket ia sibuk memilih2 bahan2 makanan dan juga kebutuhan dia selama 1 bulan kedepan, dan karna memang perutnya sudah tidak bisa di ajak kompromi akhirnya devina makan di restoran dekat apartemennya .


"ahh sial, perut kenapa lo gabisa gua ajak kompromi sihh, sbnrnya males jg sih gua masak malah begini" gerutu devina.

__ADS_1


setelah makanan sampai di meja makannya ada seorang pria yg menghampiri nya namanya adalah Tama King Khiel anak pertama dari King Samudera Khiel yang berarti kakak dari Bumi Dwi Khiel. Tama pernah bekerja satu perusahaan dengan devina namun sikap devina yang sangat cuek tidak memperdulikan sekitar membuat ia tidak mengenal Tama dengan baik, bahkan tidak mengenal Tama sama sekali.


"apa kursi di sebelah mu kosong" tanya Tama


"hmmm, " ucap devina mengangguk namun tidak melihat Tama karna dia sedang menikmati makan malam yang terlambat itu.


Tama segera duduk dan meletakan coklat hangatnya, ia Tama memang senang mencari udara segar di luar rumah karna sudah penat bekerja di perusahaan nya.


devina tidak memperdulikan seorang Tama yang tampan, yang membuat hari wanita ingin memeluknya namun tidak dengan dev.


*bersambung

__ADS_1


__ADS_2