
Allahhu akbar allahhu akbar.....
adzan magrib berkumandang..
"mmhhmm" devina bangun dan menggeliat..
"carl, carl, bangun sholat magrib dulu" devina membangunkan carla yang masih terlelap tidur.
"ia Dev, gue mau mandi dlu, lo dluan sana " jawab carla dengan suara yang masih mengantuk.
"yadeh carl, bangun lo kalo gk bangun gue tinggal lo" devina beranjak dari tempat tidur nya dan seger menunaikan sholat magrib.
"carl, ayo bangun sholat gue udh laper banget ini astagaaa" pinta devina yang kesal karna carla tidak mau bangun juga mungkin karna terlalu lelah.
"yaudah lah carl, gue udeh laper bgt, lo kalo laper ceplok telor aja yee sono, gue jalan" ucap devina dan berlalu meninggalkan carla yang masih terlelap dalam mimpinya.
sesampainya devina di resto di dekat apart nya dan sudah menjadi tempat favorit devina.
kali ini tama juga sedang ada di resto itu, dan tama melihat devina datang sendiri dengan wajah lapar nya menbuat tama terkekeh melihat devina karna menurutnya lucu, "apa dia akan makan malam disni setiap malam" ucap tama dalam hati.
__ADS_1
devina duduk di tempat favorit nya yaitu di ujung dekat pemandangan luar resto.
kesempatan itu tidak akan di lalui lagi oleh tama, karna kemarin tama tidak di lirik sama sekali oleh devina.
"hay, boleh aku duduk disini" sapa tama
"oh, hay, ia ia silahkan " kali ini devina melihat wajah tama dan tersenyum, ya senyum itu lah yang membuat tama melayang.
"boleh kenalan, nama ku tama, namamu siapa? "
ajak tama berkenalan.
"aku sudah makan, apa kamu setiap malam makan malam disini, kita sudah 2kali bertemu disni, apa kau ingat? " tanya tama
"uhukk, " devina kaget dengan ucapan tama "ah, tidak aku hanya sedang malas masak saja, Oh ya aku tidak menyadarinya" jawab devina yang masih asik dengan makanannya.
"kemarin aku jg duduk tepat di depan mu, tp sepertinya kemarin kamu terburu2 sampai2 kamu tidak melihat ku" jelas tama..
"oh, maaf aku memang serius kalo sedang makan" jelas devina singkat.
__ADS_1
"iyaa, eh kamu dari bali kan? " tanya tama
"loh, kamu tau aku dari bali, tau darimana? " tanya devina yg penasaran, pasalnya tama tau bahwa ia dari bali
"aku satu kantor sama kamu dev, aku pernah melihat mu, tp memang kita tidak pernah mengobrol" jelas tama
"ah masa sih, haha aku sama sekali tidak pernah melihat kamu, ah sudahlah maafkan aku yang tidak memperhatikan sekitar" devina meminta maaf
"santai devv, wajar kamu tidak melihat ku, kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan kamu, Oh ya kamu tinggal di dekat sini? " tanya tama kembali
"ia tam, aku tinggal di apartemen dekat sini, itu apartemen ku" devina menunjukan apartemen nya.
"oh iya, aku minta nomor hape kamu dong Dev, biar bisa lebih dekat" hehe ucap tama lalu karna ia tidak mau kehilangan gadis yang ia kagumi lagi.
setelah perkenalan di malam itu, tama dan devina menjadi teman, namun devina tidak mengetahui bahwa tama adalah anak dari SAMUDERA KHIEL kakak pertama bumi.
tama memang anak pertama dari Samudera & Yashinta namun tama lebih memilih hidup sendiri dan tidak mau menerima kemewahan dari kedua orang tuanya, tama bukan anak pembangkang namun tama tidak senang jika urusan pribadi nya di atur oleh kedua orang tuanya.
*bersambung
__ADS_1