Sahabat & Cinta

Sahabat & Cinta
eps 20


__ADS_3

Bima dan carla telah tiba di kediaman devina, carla pun menghubungi devina "Dev, gue sama Bima udah dibawah nih" pesan singkat dari carla pun langsung ia baca dan ia segera turun kebawah.


"hay gengss" sapa devina heboh "pak satpam aku pergi main dulu yaa" pamit devina kepada pak satpam, pak satpam tersenyum "iyaa nona-nona, aden ganteng jagain anak gadis saya yaa" ucap pak satpam membuat devina dan carla tertawa


"siapa bapak suryo" ucap Bima dan menundukan kepala nya.


"kuliner kemana nih kita" tanya devina


"di taman dekat sini ada pesta kuliner Dev, kita kesana aja yaa" jawab carla "ayok bim, di taman M tempat nya, tau kan lo? " tanya carla pada Bima.


"iya gue tau" jawab Bima singkat.


"bim, kemaren gue liat lo di mall lagi jalan sama cewek seksi, siapa tuh cewek baru lo yaa" tanya carla menatap Bima, devina yang duduk di belakang tersenyum.


"apaan sih lo carl, bukan gue kali, salah liat lo" Bima menjawab dengan gugup sesekali ia menatap devina yang duduk di belakang melalui kaca spion.


"gak mungkin lagi bim, gue salah liat, jelas bangett gue liat itu lo, tapi gue emang gak nyapa lo sih, soalnya gue juga lagi jalan sama gebetan baru gue" ucap carla "santai lagi bim, devina udh tau kalo lo itu buaya" haha carla tertawa , devina pun ikut tertawa


Bima hanya diam seribu bahasa.


"apaan sih carl jangan gitu, jangan percaya Dev, gue ini laki-laki paling setia" Bima berucap dan menebarkan senyumannya meyakinkan kedua temanya terutama devina.


"heleh bim, santai lagi, kita ini 3 manusia yang berbeda dan punya karakter yang beda pula,jadi bukan masalah" ucap devina menjelaskan bahwa ia tak keberatan atas sifat Bima yang penjahat wanita itu.


"jadi lo bisa nerima gue apa ada nya Dev?" tanya Bima


"ets, etsss, tunggu dulu, maksud lo ape nih bim" tanya carla bingung


"maksud gue, devina gak masalah kan punya temen buaya kayak gue" jawab Bima yang sudah kehabisan kata-kata menghadap carla yang ceplas ceplos.

__ADS_1


"yaelah bim, gua sama Dev gak ada masalah mau lo buaya mau lo harimau sekalipun asal jangan kita-kita uang jadi mangsa nya, ya gak Dev? " ucap carla dan di setujui oleh Dev.


"iya bim, semoga lo bisa ketemu cinta sejati lo ya bim" ucap devina prihatin


"ah sialan lo berdua malah mojokin gue, gak gue anter pulang entar" ucap Bima


"yee bim, lo pikir kita berdua gak bisa naik taksi apa" jawab carla


"udah lah bim, lo itu gak usah di tutupi lah kelakuan buaya lo itu" ucap devina.


"lo berdua masih mau ngeledek gue disini, ape turun , udah nyampe nih" ucap Bima kepada kedua teman nya itu yang masih saja tidak berhenti membicarakannya.


"eh udah nyampe yaa, gak sadar gue" ucap carla dan langsung turun


"hahaa iya carl, yaampun carl wangi makanan nya banyak banget, aduh perut gue udah meronta-ronta ini minta di isi" ucap devina dan memegang perutnya, menyelusup air liur nya yang hampir jatuh


"astagah, gak nyangka ternyata gue bawa 2 macan kelaparan" ucap Bima


ketiga sahabat itu pegi kesana kemari mencari jajanan yang ingin mereka makan, "haduhh, harum makanan nya buat gue jadi tambah laper carl" ucap devina


"iyaa nih Dev, gue juga jadi laper" jawab Carla, mata mereka berkeliling melihat-lihat berbagai macam menu makanan yang ada disana, sedang kan Bima si buaya sibuk mencari mangsa .


"carl, gue mau cumi bakar itu carl, keliatannya enak banget" dan langsung saja devina menuju pedagang cumi bakar


"yaudah Dev lo beli cumi, gue mau beli gurita bakar" Carla pun berjalan menuju pedagang yang di seberang pedang cumi bakar, Bima bingung mau ikut yang mana.


Bima berada di tengah-tengah mereka, dan menghidupkan rokok nya, ia melihat kedua sahabatnya itu yang sedang menunggu makanan mereka selesai di olahh..


10 menit kemudian, masing-masing dari devina dan Carla telah mendapatkan makanan nya masing-masing, mereka pun menuju pohon yang disana telah di sediakan kursi untuk pengunjung menyantap makanannya.

__ADS_1


"bim, lo gak beli apa-apa? " tanya Carla sambil mengunyah gurita nya


"liat lo berdua aja gue udh kenyang" jawab Bima, yang masih menghisap rokok nya ia melihat kedua wanita itu dengan seksama.


"Dev, mau coba cumi lo" Carla menatap devina.


"nihh, eitt tukeran dong, gue juga mau nyoba gurita nya" mereka pun saling bertukar makanan


"edann nih gurita alot banget yakkk" keluh devina yang kesulitan menggit gurita


"haha, iya Dev emang susah mangkanya gue lama makannya" ucap carla


"gakpapa Carl, tetap enak dan bisa di nikmati" jawab devina santai, dan mereka menghabiskan jajanan mereka.


"Dev, udah abis, mau makan apa lagi nih" tanya carla.


"yuk kita cari lagi disana carl, eh bim lo disini aja jangan kemana-mana kita berdua mau cari makanan lagi disana, lo mau nitip apa, gue traktir" devina berbicara kepada Bima, dan menyuruh Bima agar tidak meninggalkan kursi mereka, karna keadaan taman M itu sudah ramai pengunjung.


"yaelah, gue sendirian disini, ntar kalo gue di culik gimana? " ucap Bima yang tidak habis pikir ia akan di tinggalkan olek temannya itu.


"yang nyulik lo juga bakal nyesel, dia salah culik, malah nyulik buaya" ucap carla , kedua wanita itu berjalan meninggalkan Bima sendiri di bawah pohon itu,


"salah sasaran gue Dev" gumam Bima yang telah menyadari bahwa ia dan devina memang tidak untuk bersatu, hanya sebatas teman atau sahabat. ia dan devina sangat jauh berbeda, devina yang tidak terlalu mementingkan perhatian pria, sedangkan Bima sangat mementingkan belaian wanita.


di tangan devina dan carla sudah penuh dengan makanan ringan tapi dalam porsi yang menakutkan, berbagai makanan mereka beli dan beberapa minuman sudah ada di tangan merek.


Bima yang melihat hanya menggelengkan kepala nya melihat kedua wanita yang berjalan menghampiri nya membawa begitu banyak makanan.


"bim, jangan minta yaa,tadi kan lo gk nitip apa-apa sama kita" ucap carla memperingati Bima agar tidak menganggunya makan.

__ADS_1


"iya bener tuh bim, " devina membenarkan, disaat kedua wanita itu sedang asyik dengan makanannya , sampai-sampai tidak melihat kemana Bima pergi....


*bersambung..


__ADS_2