
jam telah menunjukan pukul 1:30 dini hari, Bima dan desi telah selesai melakukan hal yang iya iya, tidak lama Bima tersadar dan melihat jam yang ada di ponsel nya, dan ia baru teringat bahwa ia kesini tidak sendirian melainkan bersama carla dan devina "bagaimana ini? " gumam Bima dalam hati wajah nya seketika menjadi panik.
"mas Bima kenapa? " tanya desi yang memperhatikan nya sambil memperbaiki pakaian nya.
"des, aku lupa, aku kesini gak sendiri, aku kesini sama 2 macan betina, dan... " ucapan Bima terhenti saat melihat ke depan devina dan carla telah menghampiri mobilnya, wajah Bima semakin panik, sedangkan desi merasa gugup ,dalam situasi seperti ini desi seperti kepergok sedang selingkuh..
"mas mereka berdua siapa mas? " ucap desi yang heran sekaligus gugup
"ini macan betina nya des, des kamu tutup kuping yaa des kalo-kalo mereka mau menerkam ku " ucap Bima sambil meneguk air liur nya ia saat ini tau bahwa kedua temannya itu akan menerkam dia saat itu juga bagaimana tidak ia meninggalkannya di bawah pohon itu sendirian, tanpa memberitahu apa lagi wajah devina dan carla sudah seperti zombie.
carla menggedor kaca mobil "woy Bima buka pintu nya" ucap carla
"Bima kampret buka.... " teriak devina
Bima langsung membuka pintu mobil nya, carla dan devina masuk kedalam mobil dan ia melihat Bima dengan tajam bergantian ia melihat desi yang memalingkan wajah nya, desi malu sekaligus gugup ia tak tahu apa yang harus ia lakukan.
"jalan Bima" ucap devina dingin
carla hanya diam melihat Bima, tidak carla tidak diam carla mengucapkan kata-kata yang membuat Bima semakin mati kutu "burung perkutut lo itu gak tau tempat ya bim" ucap carla mengejek
"pleasee guys, maafin gue, gue benar-benar lupa sama kalian " ucap Bima meminta maaf
__ADS_1
"buaya! " ucap devina kesal
sepanjang perjalanan keadaan di dalam mobil hening, Bima melihat kedua temannya yang duduk dii belakang sedang tertidur lelap, ia berinisiatif untuk mengantar desi terlebih dahulu "des aku anter kamu kemana? " tanya Bima pelan
"ke kostan mas, di jalan X" jawab desi pelan.
setelah sampai di kostan desi, Bima memberikan belembar uang lembaran merah "des, maaf yaa, nanti aku call kamu lagi" ucap Bima dan si buaya ini masih saja sempat mencium desi.
"terimakasih mas Bima" ucap desi
"si Bima otak mesum" Bima langsung menoleh ke belakang dan melihat devina sudah tersadar dari tidur nya
"Dev udah bangun lo" tanya Bima basa basi
"nanti lo juga ngerasain Dev, enak nya surga dunia" jawab Bima santai
"iya gue emang bakal ngerasain tapi gak di depan lo" jawab devina kesal.
tidak lama mobil telah berada di apartemen devina, devina membangunkan carla dan carla pun tidur di apartemen devina malam ini.
jam telah menunjukkan pukul 2:30 dini hari membuat devina menghembuskan nafas nya dengan kasar, bagaimana tidak dalm waktu kurang lebih 2-3jam ia harus bersiap untuk pergerakan bekerja, ia tidak ingin membuang-buang waktunya dan ia langsung saja tidur.
__ADS_1
drrr... drrrr.... alarm berbunyi, menunjukan pukul jam 5:30 "astagfirullahaladzim... " devina terbangun ia kesiangan sampai-sampai ia tidak mendengar adzan subuh, ia segera menuju kamar mandi dan berwudhu, setelah selesai sholat subuh Ian membangunkan carla
"carl, bangun, ini udah siang, kita harus berangkat kerja " ucap devina dan langsung ke kamar mandi
"astagahh, jam berapa ini" carla terbangun dan ia membuka jendela ternyata matahari sudah menyinari bumi ia melihat jam dan ia duduk lemas di atas kasur.
devina keluar dari kamar mandi " sana mandi" ucap devina
"Dev, gue harus bikin perhitungan sama Bima kampret" ucap nya
"udah, nanti dia gak usah kita tegur " ucap devina yang juga kesal dengan Bima.
7:35 carla dan devina telah sampai di kantor, meskipun Bima melakukan kesalahan tadi malam tapi ia tetap menunggu kedua sahabatnya itu di lobby " selamat pagi cantikk" ucap nya dengan senyum khas Bima, namun kedua sahabat nya itu tidak menghiraukan nya, mereka berjalan tanpa memperdulikan Bima, dan di lihat oleh bumi "haha kenapa lo? " bumi datang sambil memukul lengan Bima
"semalam, malam yang panjang bum, lo gak bakal paham" jawab Bima lesu , bumi menuntun Bima masuk kedalam ruangan mereka.
"yaa, gue emang gak bakal paham, kalo lo gak cerita" ucap bumi "bim pagi ini kita miting dengan perusahaan yang cukup bonafit" ucap nya lagi dan ia masuk ke dalam ruangannya.
Bima melihat jadwal miting dan melihat materi yang sudah ada di mejanya, ia melihat bahwa ada 1 berkas yang kurang, yaitu berkas dari ruangan devina dan carla. Bima gugup ia bingung, bagaimana bisa ia dengan mudah mendapatkan berkas itu.
"hadehh, udah jam segini" ia semakin gugup, pasti bumi akan memarahi nya jika miting dan laporan keuangan..
__ADS_1
*bersambung..