Sahabat & Cinta

Sahabat & Cinta
eps 25


__ADS_3

sesampai nya di apartemen devina kaget melihat tama yang masih tertidur pulas " ini orang apa gak kerasa laper ya perutnya, padahal cuman makan roti sama sosis, gue aja udah makan nasi goreng nyampe rumah masih bisa makan nasi goreng lagi" ucap devina dan meletakan makanan yang ia dapatkan dari abang nya carla,


devina pun tidur di kamar nya dan membiarkan tama tidur di sofa nya malam ini.


keesokan paginya devina menyiapkan sarapan nasi goreng yang ia beli tadi malam, tama pun terbangun mendengar suara berisik dari dapur "hoaaammmmhhhhhh" tama menggeliat namun devina tidak melihat karna ia masih sibuk menghangatkan nasi goreng dan steak nya.


"astagah ternyata gue tidur dirumah Dev" tama membuka mata dan mengumpulkan nyawanya dan meminum air putih yang ada di hadapannya, ia duduk di meja makan tepat di belakang devina ia memperhatikan devina dari belakang suasana seperti istri yang sedang menyiapkan sarapan untuk suami nya tama bahagia pagi ini ia senyum-senyum melihat pemandangan pagi ini tidak lama devina meletakkan makanan di atas meja "ehh, tam kamu udah bangunn, dari tadi??? " tanya Dev karna ia tidak menyadari bahwa tama telah di belakang nya.


"hehee gak kok barusan Dev, kamu masak nasi goreng? " tanya tama


"aku cuman ngangetin doang tam, semalem aku keluar sama temen kerja, terus aku take away ini mumpung ada yang bayarin hahaa" jelas Dev tanpa malu-malu "ayok tam sarapan, abis ini aku mau berangkat ke kantor" ia menyodorkan nasi goreng ke tama mereka pun sama-sama menyantap sarapan pagi mereka.

__ADS_1


"ohh iya Dev, kamu nyetir sendiri? " tanya tama


"iyaa dong, wanita tangguh hahaa" jawab devina


"aku anter kamu ya ke kantor itung-itung ucapan terimakasih ku sama kamu karna udah ngasih aku tempat tidur malem ini" jelas tama


"cuman nganter nih? " tanya Dev menggoda


"iya aku jemput juga dongg:$" jawab tama


sesampainya di kantor, ia turun dan berpamitan dengan tama, melambaikan tangan dan menuju ke ruangan nya..

__ADS_1


Plot Tama


tama tidak langsung pulang, ia memarkirkan mobil nya di parkiran, ia tau bahwa ini adalah cabang utama perusahan ayah nya, ia ingin masuk kedalam menemui bumi, adiknya..


tama menuju ruangan bumi, ia memakai masker agar tidak terlihat oleh devina ia belum siap berterus terang pada Dev, sesampai di ruangan bumi ia melihat bumi belum datang, begitupun asisten bumi, Bima.


ia duduk dan melihat perkembangan perusahaan, sebenarnya ia sudah belajar banyak tentang bisnis keluarga nya tanpa diketahui papah nya Samudera.


bumi membuka ruangannya ia kaget melihat se seoarang sedang duduk di kursi kebangsaan nya "hhhhmmm... " ia batuk yang sengaja tama pun melihat bumi yang datang bumi pun kaget "kakk tama " ucap nya heran


"selamat pagi bapak bumi... " ucap tama, bumi pun duduk di hadapan tama

__ADS_1


"aku senang melihat kamu pagi ini kak, aku tau kamu sudah belajar banyak tentang bisnis keluarga kita, ayolah kak kita mengelolah perusahaan keluarga ber sama-sama, kita akan menjadi macan asia bahkan dunia" ucap bumi ia berharap kakak sulung nya ini bersedia bekerja meneruskan bisnis yang telah berkembang ini.


"aku juga senang bumi pagi ini, malam ini aku tidur di apartemen miliknya, sarapan berdua bahkan aku mengantar nya bekerja, bum aku menemukan wanita ku " tama bercerita tentang kebahagiaan nya pagi ini....


__ADS_2