Sahabat & Cinta

Sahabat & Cinta
eps 16


__ADS_3

malam ini devina tidak keluar apartemen sama sekali, malam ini ia masak untuk makan malam sehingga ia tidak perlu keluar untuk sekedar makan malam.


di restoran tempat ia biasa makan malam duduk seorang pria, yaa tama siapa lagi pria itu kalau bukan tama, tama duduk sendiri disana ia menunggu perempuan yang menjadi sudah memikat seorang tama yang misterius.


namun telah lama tama menunggu devina tidak datang juga, ia melihat jam, jam telah menunjukan pukul 9 malam "mungkin malam ini ia tidak makan malam disini" gumamnya dan ia berfikir untuk kembali ke apartemen nya, namun terbesik di hati nya untuk pulang kerumah, mengunjungi mamanya yashinnta dan papahnya samudera.


dengan pikiran yang plin plan, pulang ke rumah atau ke apartemen akhirnya tama memutuskan untuk pulang kerumah mengunjungi kedua orang tuanya.


breemmmm mobil tama sudah tiba di halaman parkir rumahnya yang sangat mewah itu, ia di sambit oleh le' man "selamat malam den tama, senang melihat den tama kembali" sapa le' man kepada tama


"selamat malam le', iya nih, le' man gimana kabarnya?" tanya tama dan duduk di kursi depan ia tidak langsung masuk kedalam rumahnya, ia duduk dulu dan mengobrol dengan le' man tukang kebun dirumahnya itu.


"alhamdulillah baik den, aden gimana kabarnya? apa aden masih tinggal di bali? " tanya le' man

__ADS_1


"tidak le' saya sekarang sudah kembali ke kota ini, namun saya tinggal di apartemen yang tidak jauh dari sini hanya sekitat 30 menit lee' " jawab tama menjelaskan dirinya, dan bercerita tentang masa kecil nya tidak terasa jam sudah menunjukan pukul 11:30 yang itu artinya sudah lama ia mengobrol dengan le' man, setelah ia sadar bahwa ini sudah tengah malam dan sudah pasti mama dan papa nya sudah tertidur pulas, ia tidak mau menggangu kedua orang tuanya, ia pun pamit dengan le' man " le' aku masuk dulu yaa " pamit tama " iyaa den silahkan masuk, selamat istirahat " jawab le' man.


tama langsung naik ke lantai atas dan menuju kamar nya, sudah lama tama tidak tidur di kamar ini, ini rindu tidur disini ia rindu kamar ini sangat rindu, hampir 3tahun tama meninggalkan kamar ini.


tama pun terlelap , ia tertidur dengan nyenyak.


di kediaman devina.


"kenapa tama gak kasih gue kabar yaa" gumam devina dalam hati, ia memang tidak berani menelepon tama duluan karna ia takut menganggu nyaa, ia sadar ia belum lama kenal dengan tama.


Allahhu akbarr... Allahu akbar..


adzan subuh berkumandang, devina pun terbangun ia menuju kamar mandi dan mengambil air wudhu dan menunaikan sholat subuh.

__ADS_1


devina sengaja berangkat kerja lebih awal, karna ia ingin mampir ke toko bunga, eittss bukan mau beli bunga tapi devina mau beli vas bunga untuk bunga yang ia dapat kemarin.


sesampainya di kantor, Bima sudah menunggu di loby kantor.


"selamat pagi devina" sapa Bima, saat devina sudah ada di depannya.


"selamat pagi juga Bima" jawab devina.


"woy, woy, udah pada dateng aja nih klean" terikat Carla yang juga sudah datang dan menghampiri Bima dan devina.


"biasa aja dong carl, jangan teriak-teriak gitu, masih pagi" jawab Bima.


"justru karna masih pagi pak bima, kita harus semangat, ia gakk gaes!!! " jawab carla dan bertanya kepada karyawan yang baru datang sama seperti mereka, dan para karyawan senyum mendengar ucapan carla...

__ADS_1


*bersambung


__ADS_2