
"apa kakak sudah melupakan chelsea?? " tanya bumi
"aku sudah melupakan nya sudah lama sekali, saat aku melihat senyum wanita itu aku pun telah melupakan jalang itu" jawab tama
"syukurlah kak, apa kamu akan kembali? aaahh aku boleh tau siapa wanita itu kak? " tanya bumi penasaran, wanita mana yang telah mencuri hati kakak sulung nya itu.
"aku akan kembali, segera! wanita ku ada disini, dia bekerja disini, namun aku belum siap jika dia mengetahui siapa aku disini bum" jelas tama
"hmmmmm" tama mengernyitkan matanya "siapa kak? mengapa begitu? bukan lebih bagus jika ia tau bahwa kakak pemilik saham utama perusahaan ini? " tanya bumi heran ternyata tama menyembunyikan jati diri dia selama ini
"bagus jika ia wanita seperti chelsea, tp dia berbeda, ia tidak pernah memakai barang branded bahkan gaji nya disini tidak sedikit, cukup untuk membuatnya menjadi wanita glmaourr, tapi aku tidak pernah melihat nya seperti itu, dia sederhana namun elegant aku kagum dengan nyaa" ucap tama seraya tersenyum seperti laki-laki yang sedang kasmaran
"aku penasaran, apa masih ada wanita seperti itu? " jawab bumi dan bumi semakin penasaran ia mengingat ngingat karyawan yang sederhana namun elegant
"tidak usah kamu pikirkan, siapa wanita itu, ia ada di sekeliling mu, nanti kamu akan tau? " ucap tama "aku akan secepatnya membantu mu disini dan pulang kembali kerumah, aku telah menemukan penyejuk hati ku" jelas tama dan ia pun pergi meninggalkan bumi
sesampainya tama di kafe D'smile ia pun menemui Sultan, tangan kanan tama, sultan adalah sahabat tama mereka sudah saling mengenal sudah sangat lama, sultan yang menemani dikala tama sedang terpuruk dan kesulitan saat meninggalkan rumah karna ulah chelsea.
"tann, lo harus nolongin gue? " tanya tama tanpa basa basi
"tolongin apa tam?" tanya sultan
"please!! lo urus kafe ini dan gue akan kembali ke perusahaan bokap gue" jelas tama
__ADS_1
"apaan sih tam, yaa gue mana bisa ngurus Kafe ini sendirian, gue juga punya kesibukan sendiri" jawab sultan kesal
"sultan, cuman lo yang bisa bantu gue, pleasee lahhh" tama memohon dan menatap sultan dengan tatapan menjijikan
"lo ngedeket gue tabok lo, " ucap sultan kesal karna sahabat nya ini akan mencium nya
"yaudah mangkanya lo tolongin gue, lo itu mau ngapain sih hahhhh!! " tama menjauh dan tidak menatap sultan lagi
"tam ayolaaahhh, lo tau gue ini gak ada bakat untuk bisnis gini, kalo cuman bantu lo sehari dua hari gue bisa kalo ini lo serahin ke gue bisa bangkrut lo" ucap sultan, sultan adalah anak petani yang paling kaya raya di daerah nya maka dari itu sultan tidak pernah bekerja , jika ia butuh uang ia tinggal minta dengan orang tua nya, berbeda dengan tama yang bekerja dan berusaha sendiri.
"tann, ini saat nya lo berubah, lo belajar cari uang tan lo gak bisa ngabisin harta orang tua lo terus, lo harus punya pekerjaan usaha setidak nya lo punya skill sewaktu-waktu usaha orang tua lo lagi turun lo bisa bantu mereka" nasehat tama untuk sultan
"bangsaatt tam, lo ye ngomong nya begitu amat" ucap sultan kesal namun kata-kata tama mampu menyentuh hati nya
"lo abis kesambet apa mau pulang kerumah dan mau gantiin posisi bokap lo" tanya sultan penasaran
"devinaa" ucap tama jelas
"jadi karna cewek? lo yakin sama dia, nanti kayak mantan lo itu siapa sih lupa gue nama cewek matre itu" tanya sultan
"gue rasa Dev beda dari chelsea, gue udah kenal dia dari 3 tahun yang lalu, tapi dia kenal gua baru berapa bulan ini" jelas tama
"hah? lo udah menguntit dia dari lama? " tanya sultan heran
__ADS_1
"haha yaa gitu, dulu gue ke Bali kerja di cabang perusahaan bokap gue jadi koki, dia di bagian keuangan, dia cuek banget ke siapa aja, kayak nganggep semua itu temen tapi dia lupa siapa aja yang dia sapa, gue semakin tertarik ketika dia senyum dan langsung menyentuh hati gue sejak saat itu gue gak bisa lupain senyum nya, gue cari tau semua tentang dia, mulai dari warna favorit bunga favorit makanan favorit dan semua yang dia suka dan gak dia suka, dan semua itu ada di kafe ini " panjang lebar tama mencertikan tentang devinaa kepada sultan
"gilaa yaa lu tam, dia bahkan kenal lo baru berapa bulan dan lo udah kenal dia bertahun-tahun emang mantep luuuu! " ucap sultan tidak habis pikir dengan tama
"gue cinta sama dia tan, gue cinta, gue cinta, gue cinta sama devinaa, devinaa, devinaa " tama benar-benar di buat gila oleh devinaa wanita sederhana .
"dia pernah kesini tam? " tanya sultan lagi
"dia perempuan pertama yang gue ajak kesini dan kafe ini bukti kalo gue bener-bener cinta sama dia " jawab tama
"wah gila lo, lo gak ngenalin dia sama gue apa tam? " tanya sultan
"nanti lo bakal kenal sendiri sama dia, dan jangan sampai dia tau lo temen gue" permintaan tama memang aneh-aneh
"terus maksud lo gue siapa lo? "
"lo pemilik kafe ini, sampai waktu nya gue bisa dapetin hati nya " jelas tama
"hmm okelah kalo gitu tam gue Terima tawaran-tawaran lo ini gue turutin semua mau lo dan gue bakal belajar tentang bisnis ini tam " sultan menerima tawaran tama
"sipp, sukses tan, sukses untuk kita berdua" ucap tama dan memeluk sultan.
*bersambung
__ADS_1