
hari ini keadaan di kantor seperti biasa, semua orang sibuk pada pekerjaan nya masing-masing, devina sibuk mengumpulkan laporan keuangan Clara sibuk menghitung kalau kalau ada data yang menyimpang dan selisih, Bima sibuk membuat jadwal bumi untuk miting dan mempersiapkan berkas-berkas penting.
kringg.... kringg... suara handphone devina berbunyi dan dilihat nama Bima yang ada di layar hanaphone itu,
devina : hallo bim, ada apa?
Bima : nanti malam kita jalan yuk?
devina: hmm, kemana? makan yaaa
Bima : makan?
devina : maksud ku kita ke tempat kuliner aja gitu bim, bosen kalo ke mall terus.
Bima : baiklah kalo begitu, aku jemput jam 7 nanti malam.
devina : jangan lupa jemput Clara juga yaa bim, see youu!!
__ADS_1
Bima : hmmm, baabaaiklaahhh, see youu!
Bima tidak menyangka ajakan ngedate nya gagal, devina malah menyuruh nya menjemput carla terlebih dahulu baru menjemputnya, benar-benar devina tidak mengetahui bahwa Bima diam-diam mengagumi nya.
di ruangan devina dan Carla berbincang sambil menunggu jam pulang.
"carl, nanti malam kita kulineran, oke" ucap devina sudah bilang oke belum ada persetujuan carla
"hah? gue belum bilang oke udah oke aja lo ini Dev Dev" jawab carla heran
"udah gue tau, lo pasti mau, nanti malam Bima yang jemput kita jam 7" ucap devina.
"ehh, udh jam 4 nih yuk maree kita pulang, cussss" devina berdiri dan langsung keluar kantor, seperti biasa di lobby sudah ada Bima.
"Nanti malam jam 7 kalian harus sudah siap jangan biarkan bima yang ganteng nan rupawan ini menunggu terlalu lama" ucap Bima kepada kedua teman nya itu dan tentu saja membuat Dev dan carla membuka mulutnya "see you gaesss! " ucap Bima lagi dan kali ini ia langsung pergi menuju parkir mobilnya.
"gilaa ya itu anak, PD bangettt" ucap devina
__ADS_1
"tau tuh, kesambet apa kali, gue heran dulu mana pernah dia begitu" jawab carla heran melihat Bima yang dulu tidak seperti itu.
"masaa sih carl?" tanya devina penasaran.
"iaa Dev, dia dulu dingin sama kayak bumi, kalo bumi itu bucin bangett kalo Bima itu penjahat wanita" ucap carla menjelaskan sifat kedua bos nya itu, ia mengetahui tentang Bima dan bumi, 2 orang yang mempunyai dua kepribadian yang berbeda-beda, yang satu sangat suka berganti-ganti wanita yang satu lagi sangat setia dan mencintai satu wanita saja.
devina akhirnya mengetahui karakter teman baru nya itu, dan ia biasa saja dengan kepribadian teman baru nya, menurutnya tidak masalah asal itu tidak merugikan dirinya.
sesampainya di apartemen, pak satpam memberikan beberapa bunga mawar yang di rangkai dengan sangat rapihh, devina menerima nya dan berkata "terimakasih pak, apa ini untuk ku? dan siapa pengirimnya" tanya devina kepada pak satpam.
"kurir bunga yang mengantar, dan di tuliskan disini untuk nona devina" jawab pak satpam.
"ohh baiklah, terimakasih ya pak, aku ke atas dulu" pamit devina dan ia langsung saja menuju unit apartemen nya.
devina mencium aroma mawar itu dan mendapat ketenangan disana, ia senang dan gembira aroma mawar itu membuat ia merasa lebih baik dan membangkitkan semangat nya kembali, dan saat ia melihat bunga itu ada sebuah kartu disitu langsung saja di baca oleh devina
"hari ini aku sangat kacau, namun setelah aku menghirup aroma bunga mawar ini hati ku terasa hangat, nyaman dan damai"
__ADS_1
begitulah tulisan di dalam kartu itu, devina tersenyum dan bertanya pada hati nya "siapa kamu, mengapa kamu tau bunga kesukaan ku, dan kamu pun merasakan tenang setelah mencium aroma mawar ini" gumam nya.
devina menyusun satu persatu bunga mawar itu ke dalam vas bunga, dan sesekali ia mencium nya, "aaahh mawar, kamu membuat ku jatuh cinta lagi" ucap devina pelan dan menatap mawar itu.