
Reni adalah wanita yang hidup sendiri tanpa adanya orangtua, Ia dari lahir sudah ditinggal pergi oleh ibu dan papah nya, Ibu nya meninggal seusia reni lahir dan papah nya meninggal kan reni setelah ibu nya meninggal.
sesekali reni selalu menyalah kan keadaan yg belum bisa reni terima, karna reni ingin mendapat kan kasih sayang dari orgtua nya seperti pada umum nya, cuma waktu tdk bisa di putar kembali.
terkadang Reni menyalahkan diri nya sendiri .
( kenapa mamah pergi meninggal kan reni, kenapa bukan reni saja, reni rindu mah.. andai waktu bisa di putar kembali, lebih baik reni yg pergi jgn mamah, sekarang papah sudah pergi meninggal kan reni sendiri disini ) gumam reni
Ia selalu sedih jika ada salah satu orang yg menyakiti hati nya dlm perkataan maupun perbuatan .
Reni adalah anak ke empat dari 3 bersaudara, ia paling terakhir ( Bontot )
__ADS_1
Reni mempunyai kakak perempuan satu paling pertama, dan kakak laki-laki 2 . Reni tidak dekat dengan kakak perempuan nya, karna dulu kakak perempuan nya menyalahkan reni atas meninggal ibu nya sejak lahir, sedangkan reni tidak tau apa apa soal itu, tetapi kakaknya terus menyalahkan nya sampai berkata reni adalah anak sial, karna setelah lahir, ibunya meninggal. dan sampai besar reni di benci kakak perempuan nya.
sedangkan kedua kakak laki-laki reni memang dekat dengan reni, tetapi sesekali kakak laki laki reni datang karna hanya ada butuhnya saja.
Semua kakak reni sudah menikah, tetapi reni belum.
Reni berusia 23thn, tetapi ia memilih bekerja terlebih dahulu, baru memikirkan menikah.
Reni awal bekerja di toko baju/Gamis. Dia kerja saat reni sudah tdk bisa lagi sekolah. ia bekerja untuk membantu keperluan ibu angkatnya dan dirinya sendiri. tetapi reni tidak ingin tinggal satu rumah, ia lebih memilih ngekost, karna ibu angkatnya juga sering memarahinya yg memang reni tdk salah.
ibu angkatnya juga masa bodo terhadap reni, karna reni bukan anak kandung mereka.
__ADS_1
**LANJUT CERITA
Reni tinggal di kost'an sendiri, iapun bekerja saat ini di restoran selama 3thn lebih dan sudah menjadi kepercayaan bosnya. reni yg memang sendiri di kost'an, dia selalu memikirkan kedua orgtuanya yg sudah tiada (Mamah) setiap reni mengingatkan, setiap kali reni mengeluarkan airmatanya, karna reni memang rindu dengannya.
setelah lama ia menangis, reni bangkit dari kamar kost'nya untuk ke kamar mandi, cuci muka dan ngambil wudhu untuk sholat dan berdoa.
( Ya allah, aku rindu mamah.. apa mamah tidak merindukanku? aku ingin merasakan kebahagian bersama mamah dan papah seperti teman teman, apa reni tidak bisa mendapatkan itu semua? kenapa harus mamah yg pergi knp bukan reni saja. mah, reni disini rindu, papah yg tidak lagi sayang dgn reni, papah dan kakak slalu menyalahkan reni atas meninggalnya mamah** ) gumam reni dan menangis terisak.
**Setelah lama dia menangis dalam sujudnya, ia pun merasa kelelahan karna reni menangis terlalu lama dan ia ketiduran saat sholat tahajud.
Jam menunjukan pukul 4 pagi, ia bangun dari tempatnya lalu ke kamar mandi untuk sikat gigi dan cuci muka, selesai ia sikat gigi dan cuci muka, ia bergegas ke dapur untuk membuat sarapan sendiri, setalah membuat sarapan buat sendiri ia langsung mandi dan wudhu karna harus sholat subuh**.
__ADS_1